BYD Flash Charging Diluncurkan, Ngecas EV Hanya Lima Menit
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
Ada beberapa ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah Cina dalam proses daur ulang baterai mobil listrik
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Mobil listrik kini menjadi primadona baru bagi sebagian kalangan. Mereka menggunakan Electric Vehicle (EV) untuk mobilitas sehari-hari.
Masifnya penggunaan kendaraan roda empat setrum membawa persoalan baru, seperti limbah penampung daya yang dipakai.
Melansir Carnewschina pada Senin (19/01), Cina baru saja memperketat aturan daur ulang baterai mobil listrik.
Pemerintah Tiongkok menerbitkan langkah-langkah sementara, untuk pengelolaan daur ulang dan pemanfaatan komprehensif baterai bekas kendaraan listrik.
“Aturan ini akan mulai berlaku pada 1 April untuk mengontrol arus baterai bekas, lalu mewajibkan baterai EV tetap berada di dalam kendaraan setelah dibongkar,” tulis media daring ini.
Memang daur ulang penampung daya di Cina menghadapi beberapa tantangan besar. Seperti kurangnya infrastruktur, risiko kebakaran hingga proses pembongkaran yang mahal karena tidak ada standardisasi.
Oleh sebab itu, Chinese General Administration of Market Supervision dan Ministry of Industry and Information Technology (MIIT) membentuk komite teknis nasional.
Nantinya organisasi tersebut bertugas untuk menstandardisasi daur ulang baterai mobil listrik.
“MIIT akan membangun platform informasi nasional yang akan melacak baterai NEV sepanjang siklus hidupnya,” lanjut mereka.
Proses di atas meliputi produksi, penjualan, perbaikan, penggantian, pembongkaran, daur ulang dan pemanfaatan komprehensif.
Selain itu Cina juga bakal menetapkan sistem standar buat pemanfaatan komprehensif baterai EV, lalu mendukung demonstrasi, promosi, penerapan teknologi, proses maupun peralatan baru.
Kemudian pemerintah Tiongkok mewajibkan para produsen serta importir penampung daya, menggunakan bahan dengan tingkat toksisitas rendah.
Lalu bahan baku atau material baterai EV juga wajib mudah didaur ulang. Selanjutnya harus diidentifikasi sesuai dengan standar GB/T 34014.
Disebutkan bahwa produsen dan importir NEV harus menyerahkan informasi teknis.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
14 Oktober 2026, 16:12 WIB
14 Oktober 2026, 11:00 WIB
Terkini
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik MG S6 EV jadi opsi baru SUV keluarga di Indonesia, segera meluncur di pameran otomotif GAW 2026
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Shooting brake perdana dari BYD, Danza Z9GT resmi diluncurkan ke konsumen dengan harga Rp 2,25 miliar
14 Oktober 2026, 16:12 WIB
Pasar mobil listrik kembali kedatangan produk baru, kali ini new Danza D9 dan Z9 GT diluncurkan di Tanah Air
14 Oktober 2026, 11:00 WIB
Leapmotor B03 incar konsumen urban, mobil listrik berukuran kompak yang incar konsumen area perkotaan
14 Oktober 2026, 09:00 WIB
Federal Oil terus melakukan berbagai pendekatan untuk mengembangkan pasar dengan konsistensi inovasi
14 Oktober 2026, 07:00 WIB
Aion UT Urban mengisi celah kosong tipe Standard dan Premium, jadi sesusai kebutuhan konsumen di Indonesia