Produksi Pabrik BYD Zhengzhou Nyaris 100 Persen Dikerjakan Robot
19 Januari 2026, 12:33 WIB
Kebakaran mobil listrik perlu ditangani hati-hati, wajib jadi perhatian damkar dan pengelola properti
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Belakangan ini beberapa kasus kebakaran mobil listrik menjadi sorotan masyarakat. Dalam rentang waktu dua bulan, setidaknya ada dua insiden menjadi viral di media massa.
Meskipun masih terhitung jari, kebakaran mobil listrik menuai perhatian dari banyak pihak. Apalagi beberapa kasus terjadi di lokasi seperti area parkir ataupun di jalan raya.
Patut jadi perhatian sebab kebakaran mobil listrik berbeda dari insiden yang mungkin terjadi pada mobil konvensional.
Pada mobil listrik ada komponen penampung daya atau baterai, dapat memicu keparahan kebakaran. Apalagi jika baterai jadi penyebab utama, waktu pemadamannya bisa memakan waktu lebih lama.
Sejauh ini, mayoritas kasus kebakaran mobil listrik bukan disebabkan oleh kendala baterai. Namun penanganannya tetap perlu ekstra hati-hati.
Oleh karena itu penting buat pemadam kebakaran dan pihak-pihak terkait memiliki rencana mitigasi jelas dalam menghadapi kebakaran mobil listrik.
“Tetapi yang mungkin kurang awareness adalah first responder, misal dari pihak fasilitas seperti gedung parkir, mal,” kata Mahaendra Gofar, Founder EVSafe Indonesia kepada KatadataOTO belum lama ini.
Dia menegaskan pihak damkar juga seharusnya sudah melatih seluruh personil dalam menangani uniknya kebakaran mobil listrik.
Khususnya ketika kebakaran terjadi di tempat umum dan berpeluang membahayakan lebih banyak orang.
Mahaendra mengungkapkan, EVSafe Indonesia sebagai institusi pelatihan keselamatan mobil listrik berupaya ambil bagian melalui kerja sama dengan pemilik properti.
“Bahkan juga mengadakan fire drill dengan pihak mal seperti Senayan City dan Bintaro Plaza,” ungkap Mahaendra.
Menjelang akhir Desember, terjadi kebakaran mobil listrik yang disebabkan satu unit Electric Vehicle (EV) saat sedang diisi daya di garasi.
Dugaan kuatnya, sistem pengaman untuk pengecasan mobil listrik tersebut tidak sesuai standar dan kapasitas sehingga menyebabkan panas serta memicu api.
Lalu satu unit mobil performa tinggi tengah diparkir di area lahan bengkel tiba-tiba dilahap api.
Berdasarkan analisa EVSafe Indonesia, api dimulai dari area belakang mengindikasikan kebakaran terjadi karena sistem kelistrikan tegangan rendah, bukan akibat baterai.
Terakhir adalah satu unit van bertenaga listrik mengalami kebakaran di area jalan tol. Namun belum ada kepastian terkait penyebab insiden yang terjadi pada Jumat (16/01).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Januari 2026, 12:33 WIB
18 Januari 2026, 22:25 WIB
18 Januari 2026, 09:00 WIB
16 Januari 2026, 17:00 WIB
16 Januari 2026, 06:24 WIB
Terkini
19 Januari 2026, 13:00 WIB
Dengan Investasi mencapai Rp 4 Triliun, Sailun Group siap meramaikan pasar ban kendaraan bermotor di Indonesia
19 Januari 2026, 12:33 WIB
Otomatisasi produksi mobil di super factory BYD di Zhengzhou, China hampir 100 persen dikerjakan oleh robot-robot produksi
19 Januari 2026, 12:00 WIB
Julian Johan, pereli asal Indonesia berhasil mencatatkan sejarah baru setelah finish di Rally Dakar 2026
19 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota berhasil jadi produsen mobil terbesar 2025 di Indonesia setelah membuat lebih dari 500 ribu kendaraan
19 Januari 2026, 10:11 WIB
SUV baru Mitsubishi diyakini kuat merupakan Pajero generasi terbaru, SUV offroad berkapasitas tujuh penumpang
19 Januari 2026, 09:00 WIB
Yamaha meminta kepada para pemerintah provinsi agar membuat opsen PKB dan BBNKB tidak membebani masyarakat
19 Januari 2026, 08:00 WIB
Ada banyak hal yang mempengaruhi harga BBM di Indonesia, seperti contoh potensi perang antara Iran dan AS
19 Januari 2026, 07:00 WIB
Mobil hybrid menunjukkan pertumbuhan stabil di Indonesia, PHEV populer berkat kehadiran merek Tiongkok