Ekonom Sebut Insentif Masih Dibutuhkan buat Pertahankan Penjualan
11 Februari 2026, 19:00 WIB
Kebakaran mobil listrik perlu ditangani hati-hati, wajib jadi perhatian damkar dan pengelola properti
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Belakangan ini beberapa kasus kebakaran mobil listrik menjadi sorotan masyarakat. Dalam rentang waktu dua bulan, setidaknya ada dua insiden menjadi viral di media massa.
Meskipun masih terhitung jari, kebakaran mobil listrik menuai perhatian dari banyak pihak. Apalagi beberapa kasus terjadi di lokasi seperti area parkir ataupun di jalan raya.
Patut jadi perhatian sebab kebakaran mobil listrik berbeda dari insiden yang mungkin terjadi pada mobil konvensional.
Pada mobil listrik ada komponen penampung daya atau baterai, dapat memicu keparahan kebakaran. Apalagi jika baterai jadi penyebab utama, waktu pemadamannya bisa memakan waktu lebih lama.
Sejauh ini, mayoritas kasus kebakaran mobil listrik bukan disebabkan oleh kendala baterai. Namun penanganannya tetap perlu ekstra hati-hati.
Oleh karena itu penting buat pemadam kebakaran dan pihak-pihak terkait memiliki rencana mitigasi jelas dalam menghadapi kebakaran mobil listrik.
“Tetapi yang mungkin kurang awareness adalah first responder, misal dari pihak fasilitas seperti gedung parkir, mal,” kata Mahaendra Gofar, Founder EVSafe Indonesia kepada KatadataOTO belum lama ini.
Dia menegaskan pihak damkar juga seharusnya sudah melatih seluruh personil dalam menangani uniknya kebakaran mobil listrik.
Khususnya ketika kebakaran terjadi di tempat umum dan berpeluang membahayakan lebih banyak orang.
Mahaendra mengungkapkan, EVSafe Indonesia sebagai institusi pelatihan keselamatan mobil listrik berupaya ambil bagian melalui kerja sama dengan pemilik properti.
“Bahkan juga mengadakan fire drill dengan pihak mal seperti Senayan City dan Bintaro Plaza,” ungkap Mahaendra.
Menjelang akhir Desember, terjadi kebakaran mobil listrik yang disebabkan satu unit Electric Vehicle (EV) saat sedang diisi daya di garasi.
Dugaan kuatnya, sistem pengaman untuk pengecasan mobil listrik tersebut tidak sesuai standar dan kapasitas sehingga menyebabkan panas serta memicu api.
Lalu satu unit mobil performa tinggi tengah diparkir di area lahan bengkel tiba-tiba dilahap api.
Berdasarkan analisa EVSafe Indonesia, api dimulai dari area belakang mengindikasikan kebakaran terjadi karena sistem kelistrikan tegangan rendah, bukan akibat baterai.
Terakhir adalah satu unit van bertenaga listrik mengalami kebakaran di area jalan tol. Namun belum ada kepastian terkait penyebab insiden yang terjadi pada Jumat (16/01).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Februari 2026, 19:00 WIB
11 Februari 2026, 13:00 WIB
11 Februari 2026, 12:00 WIB
11 Februari 2026, 10:00 WIB
10 Februari 2026, 13:00 WIB
Terkini
11 Februari 2026, 21:00 WIB
Harga BYD Atto 1 disebut masih akan bertahan mulai dari Rp 199 jutaan meskipun statusnya diimpor utuh
11 Februari 2026, 20:00 WIB
Diler GWM Kelapa Gading hadir di lokasi strategis, sehingga memberikan pelayanan maksimal kepada konsumen
11 Februari 2026, 19:00 WIB
Insentif otomotif jadi salah satu daya tarik utama, perlu diterapkan agar penjualan bisa bertahan konsisten
11 Februari 2026, 18:00 WIB
Bridgestone Indonesia berhasil mencatat perkembangan pasar yang positif pada tahun lalu di tengah tantangan
11 Februari 2026, 17:00 WIB
Ada sejumlah pilihan mobil hybrid murah mulai dari Rp 200 juta-Rp 300 jutaan di IIMS 2026, simak daftarnya
11 Februari 2026, 16:43 WIB
Lepas L8 hadir di IIMS 2026 dengan menawarkan beragam penawaran menarik, sehingga bisa dimanfaatkan pengunjung
11 Februari 2026, 13:00 WIB
Vinfast menilai mobil listrik yang sudah diproduksi di Subang memiliki harga yang kompetitif di pasar EV
11 Februari 2026, 12:00 WIB
Segmen fleet masih menjadi andalan VinFast dalam mengembangkan kendaraan listrik mereka di Indonesia