Baru Meluncur, 10 Ribu Unit MG S5 EV Ditarik dari Pasaran
24 Juli 2026, 20:22 WIB
Kebakaran mobil listrik perlu ditangani hati-hati, wajib jadi perhatian damkar dan pengelola properti
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Belakangan ini beberapa kasus kebakaran mobil listrik menjadi sorotan masyarakat. Dalam rentang waktu dua bulan, setidaknya ada dua insiden menjadi viral di media massa.
Meskipun masih terhitung jari, kebakaran mobil listrik menuai perhatian dari banyak pihak. Apalagi beberapa kasus terjadi di lokasi seperti area parkir ataupun di jalan raya.
Patut jadi perhatian sebab kebakaran mobil listrik berbeda dari insiden yang mungkin terjadi pada mobil konvensional.
Pada mobil listrik ada komponen penampung daya atau baterai, dapat memicu keparahan kebakaran. Apalagi jika baterai jadi penyebab utama, waktu pemadamannya bisa memakan waktu lebih lama.
Sejauh ini, mayoritas kasus kebakaran mobil listrik bukan disebabkan oleh kendala baterai. Namun penanganannya tetap perlu ekstra hati-hati.
Oleh karena itu penting buat pemadam kebakaran dan pihak-pihak terkait memiliki rencana mitigasi jelas dalam menghadapi kebakaran mobil listrik.
“Tetapi yang mungkin kurang awareness adalah first responder, misal dari pihak fasilitas seperti gedung parkir, mal,” kata Mahaendra Gofar, Founder EVSafe Indonesia kepada KatadataOTO belum lama ini.
Dia menegaskan pihak damkar juga seharusnya sudah melatih seluruh personil dalam menangani uniknya kebakaran mobil listrik.
Khususnya ketika kebakaran terjadi di tempat umum dan berpeluang membahayakan lebih banyak orang.
Mahaendra mengungkapkan, EVSafe Indonesia sebagai institusi pelatihan keselamatan mobil listrik berupaya ambil bagian melalui kerja sama dengan pemilik properti.
“Bahkan juga mengadakan fire drill dengan pihak mal seperti Senayan City dan Bintaro Plaza,” ungkap Mahaendra.
Menjelang akhir Desember, terjadi kebakaran mobil listrik yang disebabkan satu unit Electric Vehicle (EV) saat sedang diisi daya di garasi.
Dugaan kuatnya, sistem pengaman untuk pengecasan mobil listrik tersebut tidak sesuai standar dan kapasitas sehingga menyebabkan panas serta memicu api.
Lalu satu unit mobil performa tinggi tengah diparkir di area lahan bengkel tiba-tiba dilahap api.
Berdasarkan analisa EVSafe Indonesia, api dimulai dari area belakang mengindikasikan kebakaran terjadi karena sistem kelistrikan tegangan rendah, bukan akibat baterai.
Terakhir adalah satu unit van bertenaga listrik mengalami kebakaran di area jalan tol. Namun belum ada kepastian terkait penyebab insiden yang terjadi pada Jumat (16/01).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Juli 2026, 20:22 WIB
19 Juli 2026, 12:00 WIB
18 Juli 2026, 21:09 WIB
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
Terkini
27 Juli 2026, 06:39 WIB
SIM keliling Bandung bisa memudahkan Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara untuk golongan A dan C
27 Juli 2026, 06:38 WIB
Tersebar di lima lokasi berbeda, berikut informasi tempat, persyaratan dan biaya SIM keliling Jakarta
27 Juli 2026, 06:00 WIB
KadatadataOTO merangkum jadwal dan lokasi ganjil genap Jakarta hari ini lengkap hingga gerbang tolnya
26 Juli 2026, 22:05 WIB
IDRS ingin meningkatkan standar keselamatan pengujian pada setiap motor baru yang ada dipasarkan di Tanah Air
26 Juli 2026, 16:28 WIB
Apabila dikembangkan di masa mendatang, Geely membuka peluang menghadirkan Lynk & Co ke pasar Indonesia
25 Juli 2026, 22:44 WIB
Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026
25 Juli 2026, 08:00 WIB
Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia