Isuzu Yakin Industri Otomotif Sektor Komersial Masih Menjanjikan

Di tengah tantangan otomotif, Isuzu yakin sektor kendaraan komersial masih bisa raup keuntungan dari ekspor

Isuzu Yakin Industri Otomotif Sektor Komersial Masih Menjanjikan

KatadataOTO – Pasar otomotif tengah menghadapi berbagai tantangan khususnya di 2025. Perekonomian nasional juga dinilai belum membaik karena berbagai faktor.

Jika dilihat dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang Januari sampai Juni 2025 penjualan ritel otomotif hanya ada di angka 390.467 unit.

Hasil itu turun 9,7 persen dari periode sama tahun sebelumnya, yakni 432.453 unit. Sehingga patut menjadi perhatian seluruh pihak terkait.

Menurut pihak Gaikindo, hal itu disebabkan oleh lesunya penjualan mobil imbas pelemahan daya beli masyarakat dan perekonomian yang tak kunjung membaik.

Isuzu MU-X
Photo : KatadataOTO

Terlepas dari hal itu, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) meyakini masih ada ruang bertumbuh melalui kontribusi ekspor salah satu produknya yakni Traga.

Menurut pihak Isuzu, penjualan merek asal Jepang ini menunjukkan tren positif selama dua bulan belakangan, ditandai dengan market share Isuzu yang tembus 29 persen di segmen kendaraan komersial.

“Kami yakin dengan tren positif ini bisa mencapai 30 persen di akhir tahun, sama seperti tahun lalu,” kata Rian Erlangga, Business Strategy Division Head PT IAMI di sela GIIAS 2025, Tangerang pada Rabu (23/07).

Lebih lanjut dijelaskan, optimisme Isuzu terbentuk karena melihat penerimaan para pelaku bisnis transportasi logistik, pergudangan dan distribusi ritel terhadap kendaraan Isuzu.

Data Supply Chain Indonesia (SCI) mengungkapkan bahwa subsektor transportasi dan pergudangan nasional diprediksi tumbuh 12,53 persen di 2025.

Bicara soal ekspor, Isuzu Traga disebut masih jadi tulang punggung penjualan dan catatkan market share 45,3 persen.

Sedangkan di daerah tertentu seperti Jawa Timur pangsa pasarnya bisa lebih besar dan mencapai angka 70 persen.

Oleh karena itu Isuzu melihat masih banyak peluang pasar ekspor dengan menjajaki negara-negara tujuan baru buat memasarkan Traga.

“Tingkat Komponen Dalam Negeri TKDN) Traga sudah 48,15 persen. Kita mengekspor produk yang punya TKDN tinggi, ini tentu memajukan industri otomotif nasional,” tegas dia.

Isuzu Traga Tebar Pesona
Photo : IAMI

Sekadar informasi, Isuzu Traga sebelumnya diekspor sebanyak 6.000 unit ke Filipina.

Jika dilihat ke belakang, Isuzu Traga mulai diekspor ke ilipina pada Desember 2019 dengan jumlah 6.000 unit. Lalu pada 2024 angkanya adalah 8.070 unit.

Isuzu Traga diekspor ke 16 negara yang juga mencakup Filipina, Panama, Guatemala, Elsavador, Laos, Myanmar, Nikaragua, Jamaika serta Paraguay.


Terkini

mobil
Toyota

Toyota Luncurkan Tiga Model Baru di IIMS 2026, Ada Vios Hybrid

Tiga produk elektrifikasi terbaru Toyota di IIMS 2026 diharapkan bisa menjangkau lebih banyak konsumen

mobil
Chery

Harga Chery C5 CSH Dirilis, Lebih Murah Dari Honda HR-V Hybrid

Chery Sales Indonesia kembali melakukan gebrakan dalam menentukan harga produk yang dipasarkan di Tanah Air

motor
QJMotor

QJMotor Luncurkan Dua Produk Baru di IIMS 2026, Ada Promo

QJMotor meramaikan IIMS 2026 dengan memboyong dua motor baru, seperti contoh 250 DX dengan untuk adventure

mobil
Wuling

Wuling Eksion Tampil Perdana di IIMS 2026, Calon Penerus Almaz

SUV Wuling Eksion akan mengisi seri Darion di pasar Indonesia, bisa dilihat langsung di pameran IIMS 2026

mobil
Suzuki

Suzuki e Vitara Resmi Meluncur di IIMS 2026, Harga Rp 700 Jutaan

Mobil listrik pertama Suzuki di Indonesia akhirnya resmi diluncurkan, e Vitara dipasarkan seharga Rp 700 jutaan

mobil
Suzuki Fronx

Penjualan Suzuki Fronx Lampaui Target Awal

Penjualan Suzuki Fronx berhasil melampaui target awal perusahaan dan ungguli model lama seperti Ertiga

mobil
IIMS 2026

IIMS 2026 Resmi Dibuka, Bantu Gairahkan Pasar di Awal Tahun

Menteri Perindustrian resmi membuka rangkaian pameran otomotif IIMS 2026, diramaikan puluhan merek ternama

mobil
Proses produksi Toyota

Produksi Toyota Tumbuh, Tapi Belum Ciptakan Rekor Baru

Produksi kendaraan Toyota berhasil mencatatkan hasil positif dengan tumbuh 5,7 persen dibanding tahun lalu