Kebakaran Saat Pengisian Daya EV Belum Tentu Disebabkan Baterai
21 Desember 2025, 13:00 WIB
Pada PEVS 2023 turut diramaikan oleh FAST, salah satu produsen pemadam api baterai lithium Ion buat motor listrik
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Pameran PEVS 2023 tengah berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada 17-21 Mei. Berbagai kendaraan listrik dipajang di sana.
Termasuk industri pendukung di dalamnya. Seperti salah satunya pemadam api baterai lithium ion dari PT FAST (Famindo Alfa SpektrumTeknologi).
Mereka mengenalkan produknya kepada pengunjung PEVS 2023 diberi nama lithium fire killer. Selain itu juga ingin mengedukasi masyarakat terhadap pentingnya alat pemadam api yang tepat buat mobil dan motor listrik.
Sebab api ditimbulkan dari baterai lithium ion memiliki klasifikasi khusus. Kekuatan daya sembur api bisa mencapai 1.600 sampai 2.000 derajat celcius.
Berbagai media pemadaman seperti jenis bubuk serta air tidak efektif menjinakan api tersebut. Seperti yang dikatakan oleh Willy Hadiwijaya, CEO PT FAST.
"Sebetulnya sulit untuk membakar secara sengaja baterai sepeda motor listrik. Karena memang diciptakan seaman mungkin. Namun jika kasus itu tetap terjadi pada setiap kendaraan elektrik, kita tak perlu khawatir," ujar Willy.
Lebih jauh alat pemadam api baterai lithium ion mudah digunakan. Sehingga lebih efektif digunakaan ketika dibutuhkan.
"Cukup semprotkan produk kita, api langsung mati. Beda dengan APAR masih berjenis powder, justru semakin membesar,” tegasnya.
Perlu diketahui api dari baterai dapat menyala terus-menerus selama masih ada daya tersimpan meski direndam dalam air sekalipun. Dalam hal ini, perlu perlakuan khusus guna meredam lonjakan suhu.
Karenanya Hartindo AF31 sebagai produk lokal ditemukan serta dipatenkan oleh anak bangsa Indonesia hadir sebagai pemadam api dari baterai lithium yang paling efektif di dunia. Dibuktikan dengan serti?kasi dimiliki atas uji coba telah dilakukan di berbagai belahan dunia.
Sebut saja seperti Amerika, Inggris, Kanada, Perancis, Singapura dan juga Malaysia. Lithium fire killer memiliki sifat pendingin dapat menghentikan thermal runaway sama mencegah penyalaan ulang dari baterai lithium.
Selain itu merupakan cairan sangat aman buat manusia, hewan maupun lingkungan. Sehingga bisa menjadi pilihan tepat bagi pengguna kendaraan listrik.
"Dengan melakukan langkah-langkah preventif untuk memitigasi risiko yang timbul,” tegasnya.
Di kesempatan yang sama FAST turut memperkenalkan Battery Life Alert Diagnostic atau disebut BALLISTIC sebagai aplikasi pemantau dan sistem peringatan dini dari kemungkinan terjadinya kebakaran baterai kendaraan listrik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Desember 2025, 13:00 WIB
04 Desember 2025, 19:00 WIB
20 November 2025, 08:00 WIB
05 November 2025, 07:00 WIB
27 Oktober 2025, 14:51 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat
31 Desember 2025, 11:00 WIB
Kinerja pasar motor baru di Indonesia pada 2025 terbilang cukup stabil meski banyak rintangan menghadang
31 Desember 2025, 10:00 WIB
Pemerintah dinilai perlu lebih mempertegas aturan soal TKDN EV penerima insentif mobil listrik impor