EV Farizon SV Masuk ke Sektor Transportasi Antar Kota
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Pada PEVS 2023 turut diramaikan oleh FAST, salah satu produsen pemadam api baterai lithium Ion buat motor listrik
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Pameran PEVS 2023 tengah berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada 17-21 Mei. Berbagai kendaraan listrik dipajang di sana.
Termasuk industri pendukung di dalamnya. Seperti salah satunya pemadam api baterai lithium ion dari PT FAST (Famindo Alfa SpektrumTeknologi).
Mereka mengenalkan produknya kepada pengunjung PEVS 2023 diberi nama lithium fire killer. Selain itu juga ingin mengedukasi masyarakat terhadap pentingnya alat pemadam api yang tepat buat mobil dan motor listrik.
Sebab api ditimbulkan dari baterai lithium ion memiliki klasifikasi khusus. Kekuatan daya sembur api bisa mencapai 1.600 sampai 2.000 derajat celcius.
Berbagai media pemadaman seperti jenis bubuk serta air tidak efektif menjinakan api tersebut. Seperti yang dikatakan oleh Willy Hadiwijaya, CEO PT FAST.
"Sebetulnya sulit untuk membakar secara sengaja baterai sepeda motor listrik. Karena memang diciptakan seaman mungkin. Namun jika kasus itu tetap terjadi pada setiap kendaraan elektrik, kita tak perlu khawatir," ujar Willy.
Lebih jauh alat pemadam api baterai lithium ion mudah digunakan. Sehingga lebih efektif digunakaan ketika dibutuhkan.
"Cukup semprotkan produk kita, api langsung mati. Beda dengan APAR masih berjenis powder, justru semakin membesar,” tegasnya.
Perlu diketahui api dari baterai dapat menyala terus-menerus selama masih ada daya tersimpan meski direndam dalam air sekalipun. Dalam hal ini, perlu perlakuan khusus guna meredam lonjakan suhu.
Karenanya Hartindo AF31 sebagai produk lokal ditemukan serta dipatenkan oleh anak bangsa Indonesia hadir sebagai pemadam api dari baterai lithium yang paling efektif di dunia. Dibuktikan dengan serti?kasi dimiliki atas uji coba telah dilakukan di berbagai belahan dunia.
Sebut saja seperti Amerika, Inggris, Kanada, Perancis, Singapura dan juga Malaysia. Lithium fire killer memiliki sifat pendingin dapat menghentikan thermal runaway sama mencegah penyalaan ulang dari baterai lithium.
Selain itu merupakan cairan sangat aman buat manusia, hewan maupun lingkungan. Sehingga bisa menjadi pilihan tepat bagi pengguna kendaraan listrik.
"Dengan melakukan langkah-langkah preventif untuk memitigasi risiko yang timbul,” tegasnya.
Di kesempatan yang sama FAST turut memperkenalkan Battery Life Alert Diagnostic atau disebut BALLISTIC sebagai aplikasi pemantau dan sistem peringatan dini dari kemungkinan terjadinya kebakaran baterai kendaraan listrik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
10 April 2026, 15:04 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
19 Februari 2026, 16:27 WIB
19 Februari 2026, 15:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz