Cara Hyundai Bikin Nyaman dan Tenang Konsumen
17 April 2026, 07:42 WIB
Pasar mobil listrik di Sumatera Utara diklaim mulai menunjukkan angka positif dengan setelah SPKLU dibangun
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Perkembangan mobil listrik di Indonesia kini sudah semakin luas. Pasalnya kini pasar tidak terbatas pada Jabodetabek tapi provinsi di luar Jawa.
Salah satu provinsi yang perkembangannya positif adalah Sumatera Utara. Afriansyah Noor, Wakil Menteri Ketenagakerjaan mengungkap bahwa masyarakat di sana sudah mulai banyak menggunakan mobil listrik.
Kepercayaan warga terhadap mobil listrik disebabkan mulai tersebarnya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Sehingga pemilik kendaraan jadi lebih tenang saat bermobilitas.
"Keberadaan SPKLU di berbagai wilayah Sumut jadi faktor penting buat mendorong masyarakat beralih dari kendaraan konvensional ke EV,” ungkapnya.
Ia mengungkap bahwa SPKLU di Sumatera Utara tidak terbatas di Medan tapi juga di beberapa kota lain. Bahkan di jalur lintas Sumatera pun sudah tersedia dan jumlahnya terus bertambah.
“Mobil listrik itu hemat operasional, perawatannya sederhana dan membantu mengurangi polusi udara. Saya mengajak masyarakat mencoba EV karena telah didukung infrastruktur memadai," ucapnya.
Sementara itu Mundhakir, General Manager PLN UID Sumatera Utara mengungkap telah menyiapkan strategi hadapi Natal dan tahun baru 2026. Pasalnya pada momen tersebut, mobilitas masyarakat bakal meningkat.
"Kami telah menyediakan sebanyak 76 unit SPKLU yang tersebar di 57 lokasi strategis. Mulai dari pusat kota, kawasan wisata hingga jalur tol dan lintas utama Sumatera,” tegas Mundhakir.
Ia pun menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan edukasi terkait keuntungan menggunakan mobil listrik. Mulai dari efisiensi energi, pengurangan emisi, hingga kontribusi terhadap target nasional Net Zero Emission 2060.
Pasar mobil listrik di Indonesia memang terus mengalami peningkatan. Pada Oktober 2025, wholesalesnya mencapai 13.935 unit.
Jumlah tersebut meningkat signifikan bila dibanding pencapaian bulan lalu yang hanya 4.039 unit. Ada pun peningkatan didorong oleh mulai dikirimnya BYD Atto 1 ke diler.
Model tersebut tercatat berhasil menjadi yang paling banyak dikirim dengan jumlah 9.396 unit. Jumlah ini diyakini masih bisa tumbuh karena banyaknya pemesanan sejak diluncurkan pada GIIAS 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 April 2026, 07:42 WIB
16 April 2026, 07:56 WIB
14 April 2026, 16:40 WIB
14 April 2026, 09:00 WIB
13 April 2026, 19:00 WIB
Terkini
17 April 2026, 14:33 WIB
Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross
17 April 2026, 09:00 WIB
Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka
17 April 2026, 07:42 WIB
Hyundai menyiapkan mobil pengganti untuk konsumen yang kendaraannya harus menginap di bengkel resmi mereka
17 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung hadir demi memfasilitasi kebutuhan para pengendara di Kota Kembang
17 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih diterapkan meski Aparatur Sipil Negara tengah menjalankan kebijakan Work From Home
17 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih menjadi salah satu alternatif jika masyarakat ingin mengurus dokumen berkendara
16 April 2026, 23:19 WIB
Melalui gelaran Toyota Eco Youth, pelajar diajak mengidentifikasi dan mencari solusi permasalahan lingkungan
16 April 2026, 16:15 WIB
Di tengah penurunan, BYD jadi salah satu merek mobil terlaris yang catatkan tren positif penjualan Maret 2026