Honda Super One Goda Petrolhead untuk Beralih ke Mobil Listrik
16 Juli 2026, 07:00 WIB
Pasar mobil listrik di Sumatera Utara diklaim mulai menunjukkan angka positif dengan setelah SPKLU dibangun
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Perkembangan mobil listrik di Indonesia kini sudah semakin luas. Pasalnya kini pasar tidak terbatas pada Jabodetabek tapi provinsi di luar Jawa.
Salah satu provinsi yang perkembangannya positif adalah Sumatera Utara. Afriansyah Noor, Wakil Menteri Ketenagakerjaan mengungkap bahwa masyarakat di sana sudah mulai banyak menggunakan mobil listrik.
Kepercayaan warga terhadap mobil listrik disebabkan mulai tersebarnya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Sehingga pemilik kendaraan jadi lebih tenang saat bermobilitas.
"Keberadaan SPKLU di berbagai wilayah Sumut jadi faktor penting buat mendorong masyarakat beralih dari kendaraan konvensional ke EV,” ungkapnya.
Ia mengungkap bahwa SPKLU di Sumatera Utara tidak terbatas di Medan tapi juga di beberapa kota lain. Bahkan di jalur lintas Sumatera pun sudah tersedia dan jumlahnya terus bertambah.
“Mobil listrik itu hemat operasional, perawatannya sederhana dan membantu mengurangi polusi udara. Saya mengajak masyarakat mencoba EV karena telah didukung infrastruktur memadai," ucapnya.
Sementara itu Mundhakir, General Manager PLN UID Sumatera Utara mengungkap telah menyiapkan strategi hadapi Natal dan tahun baru 2026. Pasalnya pada momen tersebut, mobilitas masyarakat bakal meningkat.
"Kami telah menyediakan sebanyak 76 unit SPKLU yang tersebar di 57 lokasi strategis. Mulai dari pusat kota, kawasan wisata hingga jalur tol dan lintas utama Sumatera,” tegas Mundhakir.
Ia pun menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan edukasi terkait keuntungan menggunakan mobil listrik. Mulai dari efisiensi energi, pengurangan emisi, hingga kontribusi terhadap target nasional Net Zero Emission 2060.
Pasar mobil listrik di Indonesia memang terus mengalami peningkatan. Pada Oktober 2025, wholesalesnya mencapai 13.935 unit.
Jumlah tersebut meningkat signifikan bila dibanding pencapaian bulan lalu yang hanya 4.039 unit. Ada pun peningkatan didorong oleh mulai dikirimnya BYD Atto 1 ke diler.
Model tersebut tercatat berhasil menjadi yang paling banyak dikirim dengan jumlah 9.396 unit. Jumlah ini diyakini masih bisa tumbuh karena banyaknya pemesanan sejak diluncurkan pada GIIAS 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
14 Juli 2026, 22:00 WIB
13 Juli 2026, 09:00 WIB
13 Juli 2026, 07:00 WIB
Terkini
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya
16 Juli 2026, 22:00 WIB
MG ZS Hybrid+ hadir kembali di Indonesia dengan mengusung berbagai teknologi baru terutama keselamatan
16 Juli 2026, 21:00 WIB
KLHN 2026 menjadi wadah para tenaga kerja Honda untuk pengembangan diri dalam melayani para pelanggan