Lamborghini Batal Bikin Mobil Listrik: Hampir Tak Ada Peminat
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Pasar mobil listrik di Sumatera Utara diklaim mulai menunjukkan angka positif dengan setelah SPKLU dibangun
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Perkembangan mobil listrik di Indonesia kini sudah semakin luas. Pasalnya kini pasar tidak terbatas pada Jabodetabek tapi provinsi di luar Jawa.
Salah satu provinsi yang perkembangannya positif adalah Sumatera Utara. Afriansyah Noor, Wakil Menteri Ketenagakerjaan mengungkap bahwa masyarakat di sana sudah mulai banyak menggunakan mobil listrik.
Kepercayaan warga terhadap mobil listrik disebabkan mulai tersebarnya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Sehingga pemilik kendaraan jadi lebih tenang saat bermobilitas.
"Keberadaan SPKLU di berbagai wilayah Sumut jadi faktor penting buat mendorong masyarakat beralih dari kendaraan konvensional ke EV,” ungkapnya.
Ia mengungkap bahwa SPKLU di Sumatera Utara tidak terbatas di Medan tapi juga di beberapa kota lain. Bahkan di jalur lintas Sumatera pun sudah tersedia dan jumlahnya terus bertambah.
“Mobil listrik itu hemat operasional, perawatannya sederhana dan membantu mengurangi polusi udara. Saya mengajak masyarakat mencoba EV karena telah didukung infrastruktur memadai," ucapnya.
Sementara itu Mundhakir, General Manager PLN UID Sumatera Utara mengungkap telah menyiapkan strategi hadapi Natal dan tahun baru 2026. Pasalnya pada momen tersebut, mobilitas masyarakat bakal meningkat.
"Kami telah menyediakan sebanyak 76 unit SPKLU yang tersebar di 57 lokasi strategis. Mulai dari pusat kota, kawasan wisata hingga jalur tol dan lintas utama Sumatera,” tegas Mundhakir.
Ia pun menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan edukasi terkait keuntungan menggunakan mobil listrik. Mulai dari efisiensi energi, pengurangan emisi, hingga kontribusi terhadap target nasional Net Zero Emission 2060.
Pasar mobil listrik di Indonesia memang terus mengalami peningkatan. Pada Oktober 2025, wholesalesnya mencapai 13.935 unit.
Jumlah tersebut meningkat signifikan bila dibanding pencapaian bulan lalu yang hanya 4.039 unit. Ada pun peningkatan didorong oleh mulai dikirimnya BYD Atto 1 ke diler.
Model tersebut tercatat berhasil menjadi yang paling banyak dikirim dengan jumlah 9.396 unit. Jumlah ini diyakini masih bisa tumbuh karena banyaknya pemesanan sejak diluncurkan pada GIIAS 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Maret 2026, 16:06 WIB
01 Maret 2026, 14:00 WIB
26 Februari 2026, 12:00 WIB
24 Februari 2026, 12:00 WIB
23 Februari 2026, 11:00 WIB
Terkini
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Lamborghini memutuskan untuk hadirkan Lanzador sebagai PHEV, EV murni masih belum berhasil menjaring peminat
02 Maret 2026, 14:00 WIB
Usaha rental mobil ikut terdampak di tengah lesunya ekonomi dan adanya efisiensi atau pemotongan anggaran
02 Maret 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia menyiapkan setidaknya empat strategi untuk bisa mewujudkan targetnya pada tahun ini
02 Maret 2026, 12:00 WIB
Geely siap mengawal pelanggannya saat mudik Lebaran 2026 dengan membuka 11 diler di sejumlah kota besar
02 Maret 2026, 11:00 WIB
Selama musim mudik 2026, Hino akan membuka sejumlah posko mudik yang siap mengawal perjalanan pelanggan
02 Maret 2026, 10:00 WIB
Yamaha ingin berkolaborasi dengan Agrinas Pangan Nusantara untuk memasok motor baru bagi Koperasi Merah Putih
02 Maret 2026, 08:03 WIB
Pedro Acosta sukses mengamankan 32 poin di Thailand untuk bisa berebut puncak klasemen sementara MotoGP 2026
02 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta pertama di Maret 2026 akan diawasi ketat oleh pihak kepolisian yang terus berjaga