GAC Aion Kejar TKDN 60 Persen Untuk 2027
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
Pasar mobil listrik di Sumatera Utara diklaim mulai menunjukkan angka positif dengan setelah SPKLU dibangun
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Perkembangan mobil listrik di Indonesia kini sudah semakin luas. Pasalnya kini pasar tidak terbatas pada Jabodetabek tapi provinsi di luar Jawa.
Salah satu provinsi yang perkembangannya positif adalah Sumatera Utara. Afriansyah Noor, Wakil Menteri Ketenagakerjaan mengungkap bahwa masyarakat di sana sudah mulai banyak menggunakan mobil listrik.
Kepercayaan warga terhadap mobil listrik disebabkan mulai tersebarnya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Sehingga pemilik kendaraan jadi lebih tenang saat bermobilitas.
"Keberadaan SPKLU di berbagai wilayah Sumut jadi faktor penting buat mendorong masyarakat beralih dari kendaraan konvensional ke EV,” ungkapnya.
Ia mengungkap bahwa SPKLU di Sumatera Utara tidak terbatas di Medan tapi juga di beberapa kota lain. Bahkan di jalur lintas Sumatera pun sudah tersedia dan jumlahnya terus bertambah.
“Mobil listrik itu hemat operasional, perawatannya sederhana dan membantu mengurangi polusi udara. Saya mengajak masyarakat mencoba EV karena telah didukung infrastruktur memadai," ucapnya.
Sementara itu Mundhakir, General Manager PLN UID Sumatera Utara mengungkap telah menyiapkan strategi hadapi Natal dan tahun baru 2026. Pasalnya pada momen tersebut, mobilitas masyarakat bakal meningkat.
"Kami telah menyediakan sebanyak 76 unit SPKLU yang tersebar di 57 lokasi strategis. Mulai dari pusat kota, kawasan wisata hingga jalur tol dan lintas utama Sumatera,” tegas Mundhakir.
Ia pun menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan edukasi terkait keuntungan menggunakan mobil listrik. Mulai dari efisiensi energi, pengurangan emisi, hingga kontribusi terhadap target nasional Net Zero Emission 2060.
Pasar mobil listrik di Indonesia memang terus mengalami peningkatan. Pada Oktober 2025, wholesalesnya mencapai 13.935 unit.
Jumlah tersebut meningkat signifikan bila dibanding pencapaian bulan lalu yang hanya 4.039 unit. Ada pun peningkatan didorong oleh mulai dikirimnya BYD Atto 1 ke diler.
Model tersebut tercatat berhasil menjadi yang paling banyak dikirim dengan jumlah 9.396 unit. Jumlah ini diyakini masih bisa tumbuh karena banyaknya pemesanan sejak diluncurkan pada GIIAS 2025.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Terkini
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi