Harga Mobil BMW Turun Demi Bisa Bersaing dengan Produk Cina
05 Januari 2026, 13:00 WIB
Pasar mobil listrik di Sumatera Utara diklaim mulai menunjukkan angka positif dengan setelah SPKLU dibangun
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Perkembangan mobil listrik di Indonesia kini sudah semakin luas. Pasalnya kini pasar tidak terbatas pada Jabodetabek tapi provinsi di luar Jawa.
Salah satu provinsi yang perkembangannya positif adalah Sumatera Utara. Afriansyah Noor, Wakil Menteri Ketenagakerjaan mengungkap bahwa masyarakat di sana sudah mulai banyak menggunakan mobil listrik.
Kepercayaan warga terhadap mobil listrik disebabkan mulai tersebarnya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Sehingga pemilik kendaraan jadi lebih tenang saat bermobilitas.
"Keberadaan SPKLU di berbagai wilayah Sumut jadi faktor penting buat mendorong masyarakat beralih dari kendaraan konvensional ke EV,” ungkapnya.
Ia mengungkap bahwa SPKLU di Sumatera Utara tidak terbatas di Medan tapi juga di beberapa kota lain. Bahkan di jalur lintas Sumatera pun sudah tersedia dan jumlahnya terus bertambah.
“Mobil listrik itu hemat operasional, perawatannya sederhana dan membantu mengurangi polusi udara. Saya mengajak masyarakat mencoba EV karena telah didukung infrastruktur memadai," ucapnya.
Sementara itu Mundhakir, General Manager PLN UID Sumatera Utara mengungkap telah menyiapkan strategi hadapi Natal dan tahun baru 2026. Pasalnya pada momen tersebut, mobilitas masyarakat bakal meningkat.
"Kami telah menyediakan sebanyak 76 unit SPKLU yang tersebar di 57 lokasi strategis. Mulai dari pusat kota, kawasan wisata hingga jalur tol dan lintas utama Sumatera,” tegas Mundhakir.
Ia pun menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan edukasi terkait keuntungan menggunakan mobil listrik. Mulai dari efisiensi energi, pengurangan emisi, hingga kontribusi terhadap target nasional Net Zero Emission 2060.
Pasar mobil listrik di Indonesia memang terus mengalami peningkatan. Pada Oktober 2025, wholesalesnya mencapai 13.935 unit.
Jumlah tersebut meningkat signifikan bila dibanding pencapaian bulan lalu yang hanya 4.039 unit. Ada pun peningkatan didorong oleh mulai dikirimnya BYD Atto 1 ke diler.
Model tersebut tercatat berhasil menjadi yang paling banyak dikirim dengan jumlah 9.396 unit. Jumlah ini diyakini masih bisa tumbuh karena banyaknya pemesanan sejak diluncurkan pada GIIAS 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Januari 2026, 13:00 WIB
02 Januari 2026, 16:00 WIB
02 Januari 2026, 15:00 WIB
02 Januari 2026, 12:00 WIB
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Terkini
05 Januari 2026, 17:33 WIB
Chery TIggo 7 CSH berpeluang mengisi lini kendaraan ramah lingkungan PT CSI di dalam negeri, ini wujudnya
05 Januari 2026, 16:41 WIB
Ferarri F40 disematkan wide body milik Fully Leaded
05 Januari 2026, 15:29 WIB
Hongqi punya sejumlah model kendaraan mewah yang menarik dan berpeluang dihadirkan di Indonesia tahun ini
05 Januari 2026, 14:00 WIB
Toyota Veloz Hybrid diharapkan bisa sampai ke konsumen sebelum momentum libur Lebaran pada Maret 2026
05 Januari 2026, 13:00 WIB
Penurunan harga BMW di pasar Cina sudah resmi diberlakukan sejak 1 Januari 2026 dengan besaran bervariasi
05 Januari 2026, 12:00 WIB
Melihat ketidakpastian insentif tahun ini, ekonom yakin penjualan mobil baru belum bisa tembus 1 juta unit
05 Januari 2026, 11:00 WIB
Sejumlah proyek strategis milik pemerintah yang ingin dijalankan dipercaya membawa efek bagi pasar motor baru
05 Januari 2026, 10:00 WIB
Harga mobil hybrid di RI belum mengalami penyesuaian, ada model baru Toyota dan varian anyar Chery Tiggo 8