Tantangan Perusahaan Asuransi: Klaim Kerusakan EV Cenderung Mahal
04 Juni 2026, 11:00 WIB
Kendaraan listrik dinilai potensial di segmen niaga, Kalista sorot perlu ada insentif dari pemerintah
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) dinilai potensial sebagai sarana mobilitas di segmen niaga. Meskipun begitu penyerapannya masih terbilang kecil karena berbagai alasan.
Salah satunya adalah kurangnya dorongan dari pemerintah dan pemangku kepentingan. Kalista sebagai salah satu penyedia layanan kendaraan listrik menyorot pentingnya pemberian insentif.
“Mungkin perlu ada insentif seperti di kendaraan penumpang yang Pajak Pertambahan Nilai (PPN)-nya 10 persen, atau motor (insentif) Rp 7 juta,” kata Albert Aulia Ilyas, Direktur Utama Kalista di Jakarta, Kamis (04/12).
Penggunaan kendaraan listrik untuk keperluan niaga disebut mampu membantu menekan emisi. Mengingat rute operasional kendaraan di segmen tersebut cukup tinggi.
Menurut Albert, di sejumlah negara lain seperti Singapura dan Malaysia insentif diberikan buat kendaraan listrik lintas segmen. Sehingga adopsinya jadi lebih merata.
“Itu bisa menjadi salah satu cara untuk percepatan. Karena kalau orang atau perusahaan diberikan insentif pasti lebih cepat berubah,” kata Albert.
Di sisi lain Kalista turut mendorong pembangunan persebaran infrastruktur yang lebih merata. Sehingga konsumen fleet bisa semakin yakin dalam menggunakan kendaraan listrik untuk kebutuhan armada.
Kalista menyediakan kesempatan bagi para konsumen fleet melakukan uji coba kendaraan elektrifikasi termasuk bus listrik sebelum melakukan pembelian.
Pihak Kalista mengungkapkan hal ini terbukti mampu membuat konsumen semakin yakin menggunakan EV sebagai armada, baik untuk transportasi umum maupun kebutuhan logistik.
“(Konsumen tidak yakin) karena tidak familiar. Sesederhana masalah spesifikasi, (kapasitas) baterai lalu pasang charger-nya bagaimana,” kata Yoga Adiwinarto, Direktur Pengembangan Bisnis Kalista dalam kesempatan sama.
Setelah diberikan kesempatan trial, Yoga mengatakan bahwa banyak konsumen mengaku puas dan menjadi tertarik menggunakan kendaraan listrik sebagai armadanya.
Konsumen juga menjadi semakin paham dengan spesifikasi kendaraan listrik sesuai kebutuhan mereka.
“Itulah akhirnya yang buat kita melihat bahwa selama pengetahuan itu ada, mereka pasti akan akselerasikan (penggunaaan EV),” tegas dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Juni 2026, 11:00 WIB
31 Mei 2026, 19:57 WIB
28 Mei 2026, 17:00 WIB
26 Mei 2026, 19:13 WIB
24 Mei 2026, 19:00 WIB
Terkini
05 Juni 2026, 14:06 WIB
Harga mobil baru berpotensi meningkat dalam waktu dekat jika terus menerus tertekan karena rupiah melemah
05 Juni 2026, 09:00 WIB
GR Garage Auto2000 perkenalkan skuad untuk ambil bagian dalam ajang Kejurnas Mandalika Festival of Speed 2026
05 Juni 2026, 08:05 WIB
Masyarakat di Kota Kembang bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi pada hari ini
05 Juni 2026, 08:05 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali menjadi andalan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol
05 Juni 2026, 08:05 WIB
Wuling Eksion dikatakan mendapat antuasiasme positif dari masyarakat Indonesia karena sejumlah kelebihannya
05 Juni 2026, 08:05 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat melayani prosedur perpanjangan SIM yang aktif
04 Juni 2026, 19:34 WIB
Toyota Kijang Innova Ambulans diharapkan dapat mempermudah mobilitas layanan kesehatan masyarakat Aceh Tamiang
04 Juni 2026, 11:00 WIB
Perusahaan asuransi sebut klaim kerusakan mobil listrik atau EV lebih tinggi dari kendaraan konvensional