Meskipun Irit, Mitsubishi Xforce Hybrid Disarankan Pakai BBM RON 95
21 Juli 2026, 11:00 WIB
Ada kebiasaan yang perlu dihindari saat pakai bensin E10, untuk meminimalisir potensi karat pada tangki
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Penerapan bahan bakar minyak dengan campuran etanol 10 persen alias E10 akan diterapkan pemerintah di Indonesia. Ada banyak hal yang perlu disiapkan para pemangku kepentingan.
Salah satunya adalah kesiapan tangki bensin pada kendaraan. Beberapa manufaktur di dalam negeri meyakini produk yang mereka jual sudah mampu menenggak etanol.
Meskipun begitu patut jadi perhatian karena pada praktiknya kendaraan di Indonesia kemungkinan besar belum pernah diberikan bensin campuran E10.
Sehingga meskipun disebut kompatibel, perlu ada pengujian lebih lanjut dari pihak manufaktur untuk memastikan kendaraan memenuhi kriteria untuk menampung E10.
Mengingat etanol bersifat higroskopik alias menyerap air. Sehingga memperbesar peluang munculnya karat tak diinginkan pada tangki bahan bakar.
Buat mengantisipasi hal tersebut, teknisi mengungkapkan pemilik mobil ataupun motor perlu lebih ekstra memperhatikan kebiasaan mengisi bensin ketika menggunakan E10.
“Sehingga kalau bisa, bensin itu selalu (terisi) penuh (di tangki kendaraan),” kata Lung Lung, owner Dokter Mobil kepada KatadataOTO belum lama ini.
Dia menyarankan agar pemilik kendaraan tidak membiarkan tangki bensin kendaraan sampai kosong apalagi untuk waktu lama.
Kemudian pemilik perlu menguras tangki secara berkala untuk mengeluarkan partikel air yang mungkin muncul selama penggunaan bensin etanol E10.
“Partikel air itu kan lebih besar dari partikel bensin. Kalau masuk ruang injektor biasanya bisa ngelitik dan misfire, itu kalau kasus ekstrem,” lanjut dia.
Ia menegaskan apabila material tangki bensin sudah disesuaikan untuk kebutuhan menampung etanol maka deretan masalah itu bisa dihindari.
Namun pemilik tetap perlu menguras tangki di jangka waktu tertentu buat mengantisipasi terjadinya kerusakan.
“Kalau tangki bensinnya masih (bermaterial) besi, itu menjadi masalah baru. Karena biasanya akan karatan,” tegas Lung Lung.
Sebagai informasi, mandatori bensin etanol 10 persen merupakan bagian dari roadmap pemerintah yang digaungkan lagi baru-baru ini.
Hanya saja pemerintah diminta untuk menerapkannya secara bertahap dan dimulai dari edukasi terlebih dulu.
Harapannya transisi yang baik dapat mengurangi rasa khawatir masyarakat dan membantu pengguna kendaraan lebih paham makna campuran etanol pada bahan bakar.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
21 Juli 2026, 11:00 WIB
01 Juli 2026, 16:32 WIB
18 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 14:57 WIB
10 Juni 2026, 07:00 WIB
Terkini
03 Agustus 2026, 20:00 WIB
Mitusbishi Fuso mengundang anggota komunitas Canter Mania Indonesia Community untuk berkunjung ke GIIAS 2026
03 Agustus 2026, 19:00 WIB
Tawarkan teknologi Intelligent Dual Mode, Jetour T2 Berikan Sensasi berkendara EV maupun mesin ICE bersamaan
03 Agustus 2026, 18:00 WIB
Inovasi yang ditawarkan oleh Accelera Omikron Rugged Tyre tidak hanya cocok untuk harian tetapi juga offrod
03 Agustus 2026, 17:35 WIB
Quad Lock Indonesia resmi meluncur diGIIAS dengan menghadirkan ragam produk phone holder untuk berbagai kendaraan
03 Agustus 2026, 16:00 WIB
Lepas akhirnya resmi menyerahkan unit L8 PHEV ke para konsumennya, manfaatkan perhelatan otomotif GIIAS 2026
03 Agustus 2026, 15:00 WIB
Perkuat kehadirannya di RI, Wincos hadirkan tiga produk baru dan lanjutkan kolaborasi dengan Garasi Drift dan HRI
03 Agustus 2026, 14:00 WIB
Ajang pameran otomotif GIIAS 2026 menjadi waktu yang tepat untuk para pemilik mobil-mobil bermerek Suzuki
03 Agustus 2026, 13:00 WIB
Tekiro memamerkan pencapaian terbarunya dengan berhasil memecahkan rekor dunia dalam hal kompetisi mekanik