Pemerintah Incar Mobil Buatan Jepang untuk Dijejali Etanol

Pemerintah Indonesia bakal berfokus pada mobil-mobil dari pabrikan Jepang untuk mandatori Etanol 10 persen

Pemerintah Incar Mobil Buatan Jepang untuk Dijejali Etanol
Satrio Adhy

KatadataOTO – Berbagai aturan untuk penerapan campuran etanol 10 persen (E10) terus digodok. Termasuk kendaraan-kendaraan yang jadi sasaran.

Terkini pemerintah menargetkan mobil-mobil dari pabrikan Jepang, jadi sasaran utama mereka untuk menjalankan mandatori E10.

“Populasi kendaraan bermotor, khususnya mobil itu 60-70 persenan masih (produksi) Jepang,” ungkap Todotua Pasaribu, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi di Antara, Kamis (20/11).

Berangkat dari fakta tersebut, ia memastikan produk-produk Toyota, Daihatsu sampai Honda akan jadi sasaran utama.

Honda Culture Indonesia Volume 2 Digelar di Bandung dan Palembang
Photo : HPM

Sehingga kebijakan baru mengenai penerapan campuran etanol 10 persen, bisa berjalan dengan lancar di masa mendatang.

Ditambah pemerintah telah memilih Toyota untuk berkolaborasi. Nanti mereka bakal mengembangkan pabrik etanol.

Manufaktur asal Negeri Sakura itu juga sudah melakukan riset dan rencana komersil. Terutama buat pengunaan etanol dalam bahan bakar minyak (BBM).

“Sebenarnya bukan hanya Toyota, setelah saya ke Jepang rupanya ini adalah cycle konsolidasi grup otomotif yang ada di jepang,” lanjut dia.

Sebagai informasi, memang berdasarkan Roadmap Hilirisasi Investasi Srategis yang dimiliki Kementerian Investasi dan Hilirisasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), sejumlah wilayah sudah disiapkan untuk menjadi sentra pengembangan etanol.

Ambil contoh di wilayah Lampung, di sana akan ditanami berbagai bahan baku. Mulai dari tebu, singkong dan sorgum.

Investasi di bidang ini dipercaya membawa banyak dampak positif. Seperti memperkuat rantai pasok energi bersih.

Kemudian membuka lapangan kerja baru dan mendorong kesejahteraan petani lokal di daerah. Jadi semua manfaat bisa dirasakan banyak pihak.

Pembantu Presiden Prabowo itu menyampaikan, Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) berminat untuk berinvestasi dalam pengembangan industri bioetanol di Indonesia.

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi global Toyota, buat mengamankan pasokan bahan bakar bagi kendaraan flex-fuel berbasis bioetanol.

Toyota Resmi Ekspor 3 Juta Mobil dari Indonesia
Photo : KatadataOTO

Sekaligus mendukung kebijakan Pemerintah Indonesia, dalam upaya mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil impor.

Terakhir dalam rangka mendukung kebijakan E10, saat ini tengah dikaji rencana pengembangan fasilitas dengan kapasitas produksi sebesar 60.000 kiloliter per tahun dan nilai investasi Rp 2,5 triliun.

Sekadar mengingatkan kebutuhan bioetanol di Tanah Air mencapai 40 juta kiloliter per tahun. Lalu dengan penerapan E10 menjadi 4 juta kiloliter pada 2027.


Terkini

komunitas
Honda Bikers Day 2026

Honda Bikers Day 2026 Diramaikan Lebih dari 32 Ribu Peserta

Honda Bikers Day 2026 sukses diselenggarakan di Lapangan Panglima Jenderal Sudirman, Ambarawa, Jawa Tengah

otosport
Marc Marquez

Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marquez Menang

Marc Marquez menjadi yang terdepan di sprint race MotoGP Australia 2026 dan Jorge Martin mengalami kecelakaan

otosport
MotoGP Australia 2026

Link Live Streaming MotoGP Australia 2026: Marquez Siap Dominasi

Marc Marquez berpeluang untuk menjadi pemenang di MotoGP Australia 2026 dan menumbangkan Jorge Martin

komunitas
Honda Bikers Day 2026

Puluhan Ribu Pengendara Siap Ramaikan Honda Bikers Day 2026

Honda Bikers Day 2026 akan digelar di Ambara, Jawa Tengah dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah

motor
Astra Motor

Strategi Astra Motor Tingkatkan Budaya Aman Berkendara di Jateng

Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, diharapkan bisa mendorong kesadaraan berkendara aman di jalan

motor
Motor REEV Chery

Chery Daftarkan Paten Motor REEV, Mirip Yamaha Fino

Chery bersiap ikut meramaikan pasar kendaraan roda dua, patenkan satu desain motor berteknologi REEV

mobil
Denza

BYD Dituntut Pemegang Merek Denza di RI Pasca Ganti Nama

Sengketa kepemilikan merek Denza masih berlanjut, BYD kini dituntut PT Raden Reza Adi sebesar Rp 9 triliun

news
PEVS 2026

PEVS 2026 Akan Digelar Pekan Depan, Ada 9 Merek Mobil Listrik

PEVS 2026 akan diikuti oleh 38 brand motor dan mobil listrik dan tidak ketinggalan industri pendukung lain