Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran
03 April 2026, 15:39 WIB
Kepolisian minta pemudik hindari jalur alternatif dari Garut ke Bandung karena dinilai cukup berbahaya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski ada kepadatan di jalan utama, Kepolisian Resor Garut menyarankan masyarakat menghindari jalur alternatif. Rute yang dimaksud adalah penghubung Kabupaten Bandung dengan Garut seperti Cipajati, Kamojang maupun Cisewu.
Hal ini karena jalurnya terbilang cukup berbahaya khususnya di malam hari dan saat kondisi hujan.
"Kami tidak rekomendasikan, alasannya jalannya kurang lebar, kondisi jalan kurang baik," kata Iptu Aang Andi Suhandi, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut dilansir Antara (05/04).
Ia menjelaskan bahwa di selain jalan utama, di wilayahnya ada beberapa jalur anternatif yang menghubungkan Garut dengan Bandung. Jalur tersebut adalah Kamojang, Kecamatan Samarang kemudian Cijapati, Kecamatan Kadungora dan Cisewu di jalur selatan Garut.
Namun selain sempit, kondisi jalannya pun kurang baik dan kurang penerangan. Padahal ada banyak turunan serta tanjakan berbahaya.
Pernyataan sama disampaikan Satria Budi, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut. Ia mengungkap bahwa ketiga jalan alternatif tersebut tidak direkomendasikan untuk kendaraan besar, seperti bus dan perjalanan malam hari.
Ia menyebutkan secara umum kondisi jalan aspal cukup bagus buat dilintasi. Namun ada potensi bahaya lainnya yaitu jalur yang terdapat tikungan, tanjakan, turunan hingga faktor cuaca.
"Aman tapi tidak dianjurkan untuk perjalanan malam hari dan kendaraan besar juga dilarang melintas," ungkapnya.
Ia menyampaikan jalur alternatif yang menghubungkan dengan Bandung itu tidak hanya banyak tikungan, tanjakan dan turunan curam tapi daerahnya juga sepi. Terutama jalur Cisewu karena terdapat perkebunan serta rawan longsor.
Jika terpaksa harus melewati jalur alternatif itu, kata dia, sebaiknya bisa dilakukan secara konvoi agar saling mengawasi serta membantu apabila terjadi sesuatu di jalan.
"Kalau mau malam hari bisa dilakukan dengan konvoi agar bisa saling jaga," tegasnya.
Meski menyarankan untuk menghindari jalur alternatif tetapi jalan utama Garut sebenarnya mengalami kepadatan. Pada Jumat (04/04) telah terjadi kepadatan saat sore hari khususnya persimpangan Sigobing yang merupakan titik pertemuan beberapa lokasi wisata.
Kemacetan pun membuat kepolisian mengambil beberapa langkah seperti sistem satu arah untuk mengurai kepadatan. Strategi tersebut pun dinilai cukup efektif karena kepadatan lalu lintas berangsur mencair.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 April 2026, 15:39 WIB
27 Maret 2026, 15:00 WIB
27 Maret 2026, 11:00 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
26 Maret 2026, 09:00 WIB
Terkini
11 April 2026, 21:57 WIB
Yadea OSta memiliki keunggulan fitur keselamatan dan jarak tempuh yang cukup jauh hingga 150 kilometer
11 April 2026, 17:28 WIB
Festival otomotif dan lifestyle Jaecoo Land digelar 11-12 April 2026 di One Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan
11 April 2026, 13:33 WIB
Fuso menerapkan sejumlah strategi yang dapat memudahkan konsumen menghemat waktu dan biaya perawatan
11 April 2026, 13:00 WIB
Pilihan Daihatsu Sigra bekas lansiran 2023 ditawarkan dengan beragam kemudahan termasuk DP Rp 8 juta
11 April 2026, 11:00 WIB
Crescendo dan Harmonic Harmony meramaikan dan menyabet sejumlah prestasi gemilang di ajang internasional
11 April 2026, 10:46 WIB
Changan Deepal S05 siap untuk menjadi kendaraan elektrifikasi jenis REEV pertama di Indonesia dalam waktu dekat
11 April 2026, 09:00 WIB
Motul menggandeng Bimota yang lebih dari sekadar kerja sama namun merekomendasikan kepada pengendara
11 April 2026, 07:11 WIB
Wuling menghadirkan Mitra EV sampai Formo Max guna menjawab kebutuhan para pengusaha di GIICOMVEC 2026