Kepolisian Resmi Hentikan Operasi Ketupat 2026
26 Maret 2026, 09:00 WIB
Kepolisian ungkap masih banyak pemudik belum kembali ke Jakarta yang berpotensi sebabkan kemacetan di akhir pekan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski puncak arus balik sudah dilalui, kepolisian mengungkap masih banyak pemudik yang bellum kembali ke daerah asal. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya diperkirakan masih cukup besar.
Mereka diperkirakan baru akan kembali secara bertahap karena memanfaatkan program Work From Anywhere.
“Kalau kami lihat dari proyeksinya, masih 42 persen yang belum masuk ke Jakarta. Operasi Ketupat sudah selesai tetapi kegiatan rutin kepolisian ditingkatkan,” ungkap Irjen Pol. Agus Suryonugroho Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri dilansir Antara (26/03).
Para pemudik tersebut bakal kembali jelang akhir program WFA yaitu pada 28 hingga 29 Maret 2026. Sehingga petugas kepolisian masih berada di lapangan untuk mengamankan para pemudik lokal di wilayah aglomerasi.
“Saat ini masih aglomerasi kegiatan di kampung halaman yang dimungkinkan nanti pada tanggal 29 Maret ada puncak balik kedua,” ucapnya kemudian.
Masyarakat pun diharapkan kembali ke daerah asal lebih awal guna menghindari kemacetan lalu lintas. Untuk memudahkan, sejumlah ruas tol di Trans Jawa akan diberikan potongan tarif sehingga biaya perjalanan jadi lebih hemat.
Sebelumnya diberitakan bahwa Polri telah menghentikan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 pada Rabu (25/3). Kegiatan tersebut pun digantikan dengan KRYD guna mengamankan para pemudik di masa arus balik.
Agus mengatakan selama Operasi Ketupat, volume lalu lintas pada puncak arus mudik tertinggi sepanjang sejarah dengan sebesar 270.315 kendaraan. Jumlah ini tumbuh 4,62 persen bila dibandingkan 2025.
Saat puncak arus mudik 2025 hanya ada 258.512 kendaraan yang melintas keluar dari Ibu Kota. Meski mencatatkan rekor baru, arus lalu lintas diklaim tetap terkendali sehingga kemacetan parah bisa terhindari.
Pasalnya pihaknya telah melakukan beragam upaya pencegahan termasuk menggelar rekayasa lalu lintas seperti one way nasional.
Tak hanya itu, kepolisian juga membuka sejumlah tol secara fungsional guna memecah kepadatan lalu lintas. Sehingga masyarakat bisa lebih mudah memilih rute yang sesuai kebutuhan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Maret 2026, 09:00 WIB
22 Maret 2026, 11:00 WIB
19 Maret 2026, 13:17 WIB
18 Maret 2026, 21:45 WIB
18 Maret 2026, 09:01 WIB
Terkini
26 Maret 2026, 13:00 WIB
Desain mobil identik dengan BYD Atto 3 Facelift terdaftar di laman DJKI, ada sejumlah ubahan eksterior
26 Maret 2026, 11:00 WIB
Kebijakan WFH yang akan dijalankan disebut bisa mengurangi konsumsi BBM hingga 20 persen di tengah perang Iran
26 Maret 2026, 09:00 WIB
Kepolisian akhirnya resmi hentikan operasi Ketupat 2026 yang sudah dilaksanakan selama 13 tanpa henti
26 Maret 2026, 07:00 WIB
Sekitar 60 ribu unit SUV Hyundai Palisade ditarik kembali atau recall karena ada kendala pada power seat
26 Maret 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta tetap diberlakukan meski pemerintah tengah menerapkan Work From Anywhere
26 Maret 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang beroperasi hari ini, simak persyaratan dan biaya untuk mendapatkannya
26 Maret 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan pengendara mengurus dokumen, SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda hari ini
25 Maret 2026, 17:40 WIB
Sistem one way nasional resmi dihentikan kepolisian dengan melandainya arus balik yang melintas di jalan tol