Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran
03 April 2026, 15:39 WIB
Kepolisian ungkap masih banyak pemudik belum kembali ke Jakarta yang berpotensi sebabkan kemacetan di akhir pekan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski puncak arus balik sudah dilalui, kepolisian mengungkap masih banyak pemudik yang bellum kembali ke daerah asal. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya diperkirakan masih cukup besar.
Mereka diperkirakan baru akan kembali secara bertahap karena memanfaatkan program Work From Anywhere.
“Kalau kami lihat dari proyeksinya, masih 42 persen yang belum masuk ke Jakarta. Operasi Ketupat sudah selesai tetapi kegiatan rutin kepolisian ditingkatkan,” ungkap Irjen Pol. Agus Suryonugroho Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri dilansir Antara (26/03).
Para pemudik tersebut bakal kembali jelang akhir program WFA yaitu pada 28 hingga 29 Maret 2026. Sehingga petugas kepolisian masih berada di lapangan untuk mengamankan para pemudik lokal di wilayah aglomerasi.
“Saat ini masih aglomerasi kegiatan di kampung halaman yang dimungkinkan nanti pada tanggal 29 Maret ada puncak balik kedua,” ucapnya kemudian.
Masyarakat pun diharapkan kembali ke daerah asal lebih awal guna menghindari kemacetan lalu lintas. Untuk memudahkan, sejumlah ruas tol di Trans Jawa akan diberikan potongan tarif sehingga biaya perjalanan jadi lebih hemat.
Sebelumnya diberitakan bahwa Polri telah menghentikan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 pada Rabu (25/3). Kegiatan tersebut pun digantikan dengan KRYD guna mengamankan para pemudik di masa arus balik.
Agus mengatakan selama Operasi Ketupat, volume lalu lintas pada puncak arus mudik tertinggi sepanjang sejarah dengan sebesar 270.315 kendaraan. Jumlah ini tumbuh 4,62 persen bila dibandingkan 2025.
Saat puncak arus mudik 2025 hanya ada 258.512 kendaraan yang melintas keluar dari Ibu Kota. Meski mencatatkan rekor baru, arus lalu lintas diklaim tetap terkendali sehingga kemacetan parah bisa terhindari.
Pasalnya pihaknya telah melakukan beragam upaya pencegahan termasuk menggelar rekayasa lalu lintas seperti one way nasional.
Tak hanya itu, kepolisian juga membuka sejumlah tol secara fungsional guna memecah kepadatan lalu lintas. Sehingga masyarakat bisa lebih mudah memilih rute yang sesuai kebutuhan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 April 2026, 15:39 WIB
27 Maret 2026, 11:00 WIB
26 Maret 2026, 09:00 WIB
22 Maret 2026, 11:00 WIB
19 Maret 2026, 13:17 WIB
Terkini
12 Mei 2026, 22:00 WIB
Changan berniat mengubah SUV 5-seater Nevo Q07 menjadi 7-seater untuk konsumen di Indonesia tahun depan
12 Mei 2026, 21:22 WIB
InJourney dan GSrek berkolaborasi untuk menunjukkan komitmennya dalam hal membangun kawasan pariwisata
12 Mei 2026, 19:28 WIB
Polda Metro Jaya baru saja menggerebek sebuah gudang yang berisikan 1.494 motor ilegal di Jakarta Selatan
12 Mei 2026, 19:21 WIB
Menurut laporan AISI, pada April 2026 pasar motor baru alami pertumbuhan hingga menyentuh angka 520.975 unit
12 Mei 2026, 12:54 WIB
Sejumlah wiraniaga BYD sudah mulai mengumumkan kehadiran BYD Atto 1 versi baru yang sudah dirakit lokal
12 Mei 2026, 06:06 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini kembali diberlakukan untuk bisa mengurai sedikit kemacetan di Ibu Kota
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Dua manufaktur mobil listrik asal Tiongkok melihat adanya peluang besar menjual EV di Cina, ini alasannya
11 Mei 2026, 17:03 WIB
Kehadiran BYD M6 PHEV makin dekat ke Indonesia setelah kode mobilnya diduga terdaftar di dokumen Permendagri