Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran

Kondisi tol Trans Jawa yang baik diklaim telah menjadi salah satu faktor lancarnya arus mudik Lebaran 2026

Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran
Adi Hidayat

KatadataOTO – Setelah musim mudik Lebaran 2026 berakhir, pemerintah pun mulai melakukan evaluasi. Dalam paparannya, Dody Hanggodo Menteri Pekerjaan Umum mengungkap situasinya terbilang lebih lancar dibanding momen serupa tahun lalu.

Menurutnya, situasi ini menunjukkan ruas jalan terbilang membaik. Terutama pada ruas tol Trans Jawa yang menjadi jalur utama.

“Sepintas kalau saya melihatnya lebih baik daripada tahun lalu (2025),” kata Dody (03/04).

Situasi ini menurutnya disebabkan oleh adanya dukungan sistem pemantauan lalu lintas berbasis teknologi yang digunakan oleh badan usaha jalan tol. Sejumlah fasilitas seperti kamera pengawas (CCTV), radar serta sistem pemantauan kendaraan dinilai telah membantu pengambilan keputusan agar lebih cepat.

“Sehingga arus pergerakan mobil itu bisa terdeteksi dengan mudah dan menjadi bahan bagi semua pihak untuk mengambil kebijakan,” ujar dia.

Tol Trans Jawa
Photo: Antara

Berdasarkan data dari PT Jasa Marga, waktu tempuh puncak perjalanan dari Cawang hingga Banyumanik tercatat sekitar 5 jam 46 menit pada arus mudik. Sedangkan pada arus balik, waktu tempuh perjalanan tercatat sekitar 5 jam 12 menit pada periode puncak.

Sementara berdasarkan data transaksi kendaraan, rata-rata perjalanan dari Cikatama menuju Kalikangkung mencapai sekitar 7,4 jam dengan median sekitar 6,6 jam.

Hal serupa juga didapatkan oleh Kementerian PU. Mereka mencatat kecepatan rata-rata kendaraan masih berada di atas standar pelayanan minimum (SPM) sebesar 60 km per jam.

Pada puncak arus mudik, kecepatan rata-rata kendaraan tercatat sekitar 73,8 km per jam, sedangkan ketika balik meningkat menjadi sekitar 83,7 km per jam.

Meski demikian ia mengakui bahwa masih ada beberapa titik kemacetan yang terjadi akibat kondisi lalu lintas yang sangat padat terutama di sekitar rest area.

Salah satu perhatian utama adalah kawasan rest area KM 57 jalan Tol Jakarta-Cikampek yang menyebabkan perlambatan arus kendaraan.

Tarif tol Trans Jawa
Photo: KatadataOTO

“Memang ada sedikit kemacetan di MBZ, itu lebih disebabkan karena di rest area KM 57,” ujar dia.

Namun secara keseluruhan, ia menilai kondisi arus mudik dan balik Lebaran 2026 tetap terkendali. Kementerian PU juga akan melakukan evaluasi bersama para pemangku kepentingan guna meningkatkan kualitas layanan infrastruktur jalan pada periode libur berikutnya.


Terkini

mobil
Xpeng X9 EREV

Xpeng Akuisisi Mayoritas Saham Milik Erajaya

Xpeng kembali menunjukkan komitmen jangka panjangnya dalam menjual kendaraan roda empat di pasar Indonesia

mobil
Merek Mobil Cina Terlaris

Merek Mobil Cina Terlaris April 2026, BYD Terdepan

BYD jadi merek mobil Cina dengan penjualan terbanyak di Indonesia pada April 2026 disusul Jaecoo dan Wuling

news
Adira

Adira Expo Kembali Digelar di Jakarta, Tebar Banyak Promo

Adira Expo Tebar Promo diklaim mampu menjawab kebutuhan para konsumen, terkhusus soal mobil dan motor baru

mobil
Jetour T2

Jetour Catat Penjualan Positif di April 2026, T2 Jadi Andalan

Penjualan Jetour secara retail stabil dan mengalami kenaikan sejak awal 2026, totalnya tembus 822 unit

otosport
Klasemen Sementara MotoGP 2026

Klasemen Sementara MotoGP 2026: Bezzecchi Memperlebar Jarak

Marco Bezzecchi berhasil mengumpulkan 142 poin pada puncak klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Catalunya

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Senin 18 Mei 2026 Cek Lokasinya

Skema Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku mulai dari ini setelah libur panjang untuk sedikit mengurai kemacetan

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal SIM Keliling Bandung 18 Mei 2026, Cek Lokasi di Sini

SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat

mobil
Hyundai

Nasib Harga Mobil Hyundai saat Pasar Otomotif Bergejolak

Hyundai mengaku enggan menaikkan harga mobil baru mereka meski banyak rintangan menghadang pasar otomotif