Hyundai Sambut Wacana Insentif Khusus Buat EV dengan Baterai Nikel
08 Januari 2026, 12:00 WIB
Kemenperin dorong ekspor otomotif dari Fuso, Daihatsu dan Isuzu agar incar pasar yang lebih luas dibanding sekarang
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Kementerian Perindustrian atau Kemenperin dorong ekspor otomotif dari tiga pabrikan Jepang yaitu Fuso, Daihatsu dan Isuzu. Hal ini disampaikan Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian siang hari tadi.
Saat ini ia sedang melakukan kunjungan ke Jepang untuk menemui sejumlah pabrikan otomotif dunia. Tujuannya adalah agar mereka menjadikan Indonesia sebagai basis produksi lebih besar dibanding sekarang.
“Dalam pertemuan dengan para principal industri otomotif di Jepang, kami mendorong peningkatan ekspor dari Fuso, Daihatsu, dan Isuzu,” tegas Agus.
Menperin telah meminta Fuso agar menjajaki pasar ekspor khususnya ke negara ASEAN dan Australia dari Indonesia. Pasalnya pabrikan asal Jepang tersebut berhasil menjual kendaraan komersial dalam jumlah besar namun produksinya tidak dilakukan di Tanah Air.
“Dengan memperhatikan letak geografis, kami memandang bahwa ekspor Fuso ke Australia akan lebih menguntungkan bila dilakukan dari Indonesia dibanding dari Jepang,” jelas Agus Gumiwang.
Namun ia juga meminta agar Fuso meningkatkan jumlah Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Untuk itu, Menperin mendukung Fuso agar memanfaatkan insentif yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia dalam berinvestasi.
Selanjutnya Daihatsu Motor melalui PT Astra Daihatsu Motor telah melakukan ekspor ke 77 negara serta total volume 160.000 unit pada tahun 2022. Kemudian di Mei 2023 mereka telah mencapai milestone produksi 8 juta unit dengan 17 persen diantaranya dikirim ke pasar global.
Jumlah ini terus meningkat karena Daihatsu telah menambah investasi mereka sebesar Rp2.9 triliun untuk pembangunan pabrik baru. Dengan demikian kapasitas produksinya akan lebih besar di masa depan.
“Kami juga mendorong Daihatsu untuk ambil bagian dalam pengembangan kendaraan elektrifikasi (xEV), khususnya guna mendukung ekosistem electric vehicle (EV) di Indonesia. Negara ini merupakan pasar yang potensial bagi Daihatsu,” tegas Menperin.
Sementara saat bertemui dengan Isuzu Motors Ltd., Menperin mengapresiasi kinerja karena Traga telah mulai di ekspor ke beberapa negara. Mulai tahun 2024, Isuzu juga akan memproduksi UD Trucks di Karawang yang merupakan pemindahan basis produksi dari Thailand.
“Pihak Isuzu menyampaikan akan memindahkan pabrik truk dari Thailand ke Indonesia dan mulai berproduksi pada tahun 2024. Kami menyampaikan apresiasi atas keputusan tersebut serta berharap pemindahan basis produksi dapat berjalan baik,” pungkas Agus.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Januari 2026, 12:00 WIB
07 Januari 2026, 11:00 WIB
06 Januari 2026, 12:00 WIB
06 Januari 2026, 11:00 WIB
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Terkini
08 Januari 2026, 12:00 WIB
Wacana insentif lebih besar buat mobil listrik yang menggunakan baterai berbahan nikel bakal menguntungkan Hyundai
08 Januari 2026, 11:00 WIB
Serangan AS ke Venezuela beberapa waktu lalu berpotensi sebabkan penurunan ekspor Toyota ke negara tersebut
08 Januari 2026, 10:00 WIB
Harga di bawah Rp 300 juta masih dipertahankan, namun inden Daihatsu Rocky Hybrid tahun ini sampai tiga bulan
08 Januari 2026, 09:00 WIB
Pencabutan SIM dalam jangka waktu tertentu dinilai jadi hukuman yang bisa memberikan efek jera ke pengendara
08 Januari 2026, 08:00 WIB
Penerapan kebijakan opsen PKB dan BBNKB di beberapa daerah di Indonesia berpotensi mengalami perubahan
08 Januari 2026, 07:00 WIB
Meluncur sebagai Toyota Hilux Travo di Thailand, pikap generasi kesembilan ini terdaftar di laman DJKI
08 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta digelar pada puluhan ruas jalan utama untuk atasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota
08 Januari 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi, jadi pastikan Anda tidak telat ketika menyambanginya