Pemerintah Tegaskan Bakal Percepat Pembangunan Ekosistem EV
10 April 2026, 15:04 WIB
Kemenperin dorong ekspor otomotif dari Fuso, Daihatsu dan Isuzu agar incar pasar yang lebih luas dibanding sekarang
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Kementerian Perindustrian atau Kemenperin dorong ekspor otomotif dari tiga pabrikan Jepang yaitu Fuso, Daihatsu dan Isuzu. Hal ini disampaikan Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian siang hari tadi.
Saat ini ia sedang melakukan kunjungan ke Jepang untuk menemui sejumlah pabrikan otomotif dunia. Tujuannya adalah agar mereka menjadikan Indonesia sebagai basis produksi lebih besar dibanding sekarang.
“Dalam pertemuan dengan para principal industri otomotif di Jepang, kami mendorong peningkatan ekspor dari Fuso, Daihatsu, dan Isuzu,” tegas Agus.
Menperin telah meminta Fuso agar menjajaki pasar ekspor khususnya ke negara ASEAN dan Australia dari Indonesia. Pasalnya pabrikan asal Jepang tersebut berhasil menjual kendaraan komersial dalam jumlah besar namun produksinya tidak dilakukan di Tanah Air.
“Dengan memperhatikan letak geografis, kami memandang bahwa ekspor Fuso ke Australia akan lebih menguntungkan bila dilakukan dari Indonesia dibanding dari Jepang,” jelas Agus Gumiwang.
Namun ia juga meminta agar Fuso meningkatkan jumlah Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Untuk itu, Menperin mendukung Fuso agar memanfaatkan insentif yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia dalam berinvestasi.
Selanjutnya Daihatsu Motor melalui PT Astra Daihatsu Motor telah melakukan ekspor ke 77 negara serta total volume 160.000 unit pada tahun 2022. Kemudian di Mei 2023 mereka telah mencapai milestone produksi 8 juta unit dengan 17 persen diantaranya dikirim ke pasar global.
Jumlah ini terus meningkat karena Daihatsu telah menambah investasi mereka sebesar Rp2.9 triliun untuk pembangunan pabrik baru. Dengan demikian kapasitas produksinya akan lebih besar di masa depan.
“Kami juga mendorong Daihatsu untuk ambil bagian dalam pengembangan kendaraan elektrifikasi (xEV), khususnya guna mendukung ekosistem electric vehicle (EV) di Indonesia. Negara ini merupakan pasar yang potensial bagi Daihatsu,” tegas Menperin.
Sementara saat bertemui dengan Isuzu Motors Ltd., Menperin mengapresiasi kinerja karena Traga telah mulai di ekspor ke beberapa negara. Mulai tahun 2024, Isuzu juga akan memproduksi UD Trucks di Karawang yang merupakan pemindahan basis produksi dari Thailand.
“Pihak Isuzu menyampaikan akan memindahkan pabrik truk dari Thailand ke Indonesia dan mulai berproduksi pada tahun 2024. Kami menyampaikan apresiasi atas keputusan tersebut serta berharap pemindahan basis produksi dapat berjalan baik,” pungkas Agus.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 April 2026, 15:04 WIB
07 April 2026, 11:06 WIB
03 April 2026, 15:39 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
30 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
23 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sengketa kepemilikan merek Denza masih berlanjut, BYD kini dituntut PT Raden Reza Adi sebesar Rp 9 triliun
23 Oktober 2026, 15:00 WIB
PEVS 2026 akan diikuti oleh 38 brand motor dan mobil listrik dan tidak ketinggalan industri pendukung lain
23 Oktober 2026, 13:00 WIB
Chery Indonesia akan melakukan studi terkait kesesuaian SUV Omoda X untuk pasar Tanah Air di masa depan
23 Oktober 2026, 11:00 WIB
AiMOGA Robotics, perusahaan robotik dari Chery Group resmi membuka pemesanan untuk robot pintar Mobo
23 Oktober 2026, 09:00 WIB
Asia CAN 2026 diikuti oleh peserta dari sembilan negara berbeda, mereka saling adu kemampuan meracik audio
22 Oktober 2026, 21:16 WIB
Track My Chery Q memberikan akses kepada konsumen untuk memantau perkembangan unit sejak tahap produksi
22 Oktober 2026, 15:44 WIB
Debut di Chery Brand Night, Tiggo X7 dan all new Tiggo 7 jadi amunisi baru untuk penjualan di pasar global
22 Oktober 2026, 13:08 WIB
Toyota Innova Zenix Hybrid kini dilengkapi T Intouch terbaru, berbagai fungsi kendaraan dapat diakses dari HP