Periklindo Akhirnya Sebut Mobil Hybrid Berhak Dapat Insentif
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
Daihatsu produksi mobil listrik mulai tahun depan untuk bersaing dengan produsen kendaraan global lain
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Daihatsu produksi mobil listrik mulai tahun depan. Hal ini disampaikan Matsubayashi Sunao, Chairman Daihatsu Motor Co., Ltd pada Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Selasa (06/06).
Ia mengatakan bahwa memproduksi mobil listrik tidak bisa dilakukan sembarangan. Menurutnya perlu kerja keras untuk menyiapkan line up produksi yang sesuai dengan daya beli masyarakat.
“Selain itu, Daihatsu belum memproduksi EV di Jepang. Rencananya tahun depan baru akan memulai produksi EV,” ujar Matsubayashi.
Daihatsu sendiri memang saat ini tertinggal dalam persaingan karena mereka belum memiliki line up kendaraan elektrifikasi. Padahal mereka sempat mengenalkan Daihatsu Ayla EV Concept pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023.
Saat ini Agus Gumiwang tengah melalukan kunjungan ke Jepang untuk mengajak perusahaan otomotif mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Salah satu yang dikunjunginya adalah Daihatsu karena memiliki pasar cukup besar di Indonesia.
Ia pun telah memastikan pemerintah akan membantu perusahaan dengan beragam fasilitas insentif. Hal ini pun sudah mereka tunjukkan pada beberapa perusahaan otomotif lain yang telah mendapat kemudahan tersebut.
“Kami berharap Daihatsu dapat ikut berpartisipasi, karena baru ada dua perusahaan yang eligible masuk dalam program ini,” tuturnya.
Tak hanya itu, ia juga menyampaikan bahwa telah ada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Aturan tersebut diharapkan bisa mendorong ekosistem EV di Tanah Air.
“Dengan adanya peraturan yang mewajibkan kementerian atau lembaga dan pemerintah daerah agar membelanjakan anggaran untuk kendaraan listrik, permintaan terhadap EV di Indonesia menjadi potensial digarap Daihatsu,” sebutnya.
Tak hanya itu, Agus juga menyampaikan bahwa akan melakukan evaluasi terhadap program Low-Cost Green Car (LCGC). Pasalnya segmen tersebut memiliki segmen berbeda dengan kendaraan listrik.
Padahal boleh dikatakan disana merupakan lumpung penjualan dari Daihatsu di Indonesia. Sigra misalnya merupakan model terlaris mereka.
“Jadi kami mengatur level maksimum dari standar emission yang keluar dari mobil tersebut. Tentu level maksimumnya akan kami evaluasi, apakah perlu diperketat,” tegas Agus.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
26 Oktober 2026, 17:17 WIB
23 Oktober 2026, 15:00 WIB
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
22 Oktober 2026, 09:00 WIB
Terkini
29 Oktober 2026, 09:00 WIB
Buat pencinta skutik, new Honda Genio mendapatkan beberapa opsi kelir anyar yang bikin tampilannya beda
29 Oktober 2026, 07:00 WIB
Di bawah naungan PT Permata Otomotif Indonesia (POI), Peugeot Motorcycle kembali hadir di pasar Indonesia
28 Oktober 2026, 23:44 WIB
Kia Puri resmi dibuka, hasil kerjasama dengan PT Sinar Inti Harapan dan akan terus bertambah di kemudian hari
28 Oktober 2026, 16:13 WIB
Rangkaian seri GIIAS berlanjut, kini GIIAS Makassar 2026 resmi dibuka diramaikan berbagai model elektrifikasi
28 Oktober 2026, 13:00 WIB
Komponen CVT pada motor matik perlu diperiksa secara berkala, ini gejalanya jika terjadi potensi kerusakan
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
Periklindo menilai mobil hybrid turut berkontribusi dalam pengurangan konsumsi BBM dan emisi CO2 di Indonesia
28 Oktober 2026, 09:00 WIB
Muncul wacana insentif mobil hybrid, realisasinya berpeluang menambah angka penjualan lini kendaraan HEV
28 Oktober 2026, 07:00 WIB
Kepolisian coba mengantisipasi penumpukan kendaraan di sejumlah titik saat ada Demo Mahasiswa 28 Oktober 2026