Chery Q Debut di GIIAS 2026, Sudah Terpesan 3.000 Unit
19 Juli 2026, 12:00 WIB
Daihatsu produksi mobil listrik mulai tahun depan untuk bersaing dengan produsen kendaraan global lain
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Daihatsu produksi mobil listrik mulai tahun depan. Hal ini disampaikan Matsubayashi Sunao, Chairman Daihatsu Motor Co., Ltd pada Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Selasa (06/06).
Ia mengatakan bahwa memproduksi mobil listrik tidak bisa dilakukan sembarangan. Menurutnya perlu kerja keras untuk menyiapkan line up produksi yang sesuai dengan daya beli masyarakat.
“Selain itu, Daihatsu belum memproduksi EV di Jepang. Rencananya tahun depan baru akan memulai produksi EV,” ujar Matsubayashi.
Daihatsu sendiri memang saat ini tertinggal dalam persaingan karena mereka belum memiliki line up kendaraan elektrifikasi. Padahal mereka sempat mengenalkan Daihatsu Ayla EV Concept pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023.
Saat ini Agus Gumiwang tengah melalukan kunjungan ke Jepang untuk mengajak perusahaan otomotif mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Salah satu yang dikunjunginya adalah Daihatsu karena memiliki pasar cukup besar di Indonesia.
Ia pun telah memastikan pemerintah akan membantu perusahaan dengan beragam fasilitas insentif. Hal ini pun sudah mereka tunjukkan pada beberapa perusahaan otomotif lain yang telah mendapat kemudahan tersebut.
“Kami berharap Daihatsu dapat ikut berpartisipasi, karena baru ada dua perusahaan yang eligible masuk dalam program ini,” tuturnya.
Tak hanya itu, ia juga menyampaikan bahwa telah ada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Aturan tersebut diharapkan bisa mendorong ekosistem EV di Tanah Air.
“Dengan adanya peraturan yang mewajibkan kementerian atau lembaga dan pemerintah daerah agar membelanjakan anggaran untuk kendaraan listrik, permintaan terhadap EV di Indonesia menjadi potensial digarap Daihatsu,” sebutnya.
Tak hanya itu, Agus juga menyampaikan bahwa akan melakukan evaluasi terhadap program Low-Cost Green Car (LCGC). Pasalnya segmen tersebut memiliki segmen berbeda dengan kendaraan listrik.
Padahal boleh dikatakan disana merupakan lumpung penjualan dari Daihatsu di Indonesia. Sigra misalnya merupakan model terlaris mereka.
“Jadi kami mengatur level maksimum dari standar emission yang keluar dari mobil tersebut. Tentu level maksimumnya akan kami evaluasi, apakah perlu diperketat,” tegas Agus.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Juli 2026, 12:00 WIB
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
14 Juli 2026, 22:00 WIB
13 Juli 2026, 09:00 WIB
Terkini
22 Juli 2026, 22:04 WIB
Geely Okavango sudah terdaftar di Indonesia, SUV bermesin bensin yang diyakini masuk setelah Coolray
22 Juli 2026, 19:13 WIB
DFSK E5 Plus resmi dijual dengan harga Rp 500 juta-550 jutaan, terpesan ribuan unit sejak dibuka kerannya
22 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo resmi bergabung ke tim pabrikan Honda mulai MotoGP 2027 dengan kontrak selama dua tahun
22 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta dapat melayani perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak persyaratannya
22 Juli 2026, 06:00 WIB
Pengguna kendaraan roda empat harap memperhatikan aturan ganjil genap Jakarta hari ini yang dimulai sejak pagi
22 Juli 2026, 06:00 WIB
Kepolisian berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung
21 Juli 2026, 23:36 WIB
Fitur V2L pada Chery Tiggo 9 CSH bisa berguna saat rumah tengah mengalami pemadaman listrik secara massal
21 Juli 2026, 21:23 WIB
Changan Deepal S05 resmi dipasarkan untuk para konsumen di Indonesia, mobil ini dipasarkan dalam dua varian