Kepolisian Siapkan Strategi Baru Atasi Kemacetan Jakarta di 2026
02 Januari 2026, 08:00 WIB
Kapolda Metro Jaya akui belum ada cara atasi macet Jakarta secara optimal sehingga kepadatan terus terjadi
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Walau beragam cara sudah dilakukan kemacetan lalu lintas di Jakarta seakan tidak ada habis. Kepadatan yang terjadi khususnya pagi dan sore hari membuat perjalanan menjadi lebih lama dari seharusnya
Irjen Pol Karyoto, Kapolda Metro Jaya mengaku belum ada cara yang tepat untuk mengatasi macet Jakarta. Pasalnya semua skenario saat ini hanya bisa mengurangi namun tak bisa mengatasi secara optimal.
“Memang kami belum bisa menekan angka kepadatan lalu lintas. Berbagai diskusi sudah dilakukan tapi belum menemukan formula yang tepat bagaimana mengatasi kemacetan," ucapnya saat acara Rilis Akhir Tahun Polda Metro Jaya 2023 (28/12).
Ia mengatakan bahwa aturan ganjil genap Jakarta memang berhasil mengurangi kemacetan. Tetapi skenario tersebut tidak bisa diterapkan pada semua jenis kendaraan dan diterapkan setiap waktu.
"Kalau genap dan ganjil diberlakukan pada semua jenis kendaraan masyarakat tidak akan setuju apalagi bila di seluruh jam waktu nanti masyarakat meminta pajak separuh. Karena kalau saya punya mobil genap, pasti hanya keluar hanya di genap saja jadi bayar pajak hanya genap atau ganjil," ungkapnya.
Pengawasan ganjil genap Jakarta pun dilakukan dengan beragam cara. Salah satu yang paling optimal adalah kehadiran tilang ETLE karena bisa merekam beragam pelanggaran lalu lintas pada pukul berapapun.
Tak hanya itu, kepolisian bersama sejumlah pemangku kebijakan masih mencari formula terbaik untuk mengurangi kepadatan. Termasuk dengan menurunkan petugas di jam-jam rawan macet guna mengatur lalu lintas.
Dilansir Antara, selain kemacetan kasus yang mendapat perhatian adalah kecelakaan lalu lintas. Sepanjang 2023 jumlah kecelakaan di wilayah hukum Polda Metro Jaya mencapai 11.629 kasus atau naik dibanding tahun lalu sebesar 10.494 kejadian.
"Untuk korban meninggal dunia tahun 2023 menurun 11 persen menjadi 79 orang dibanding tahun 2022. Tetapi korban luka berat meningkat 36 persen yaitu 608 orang. Korban luka ringan juga meningkat 11 persen yaitu 1.149 orang,” pungkas Irjen Pol Karyoto.
Namun perlu diketahui bahwa angka tersebut belum termasuk dengan angka di Desember 2023. Sehingga bukan tidak mungkin jumlahnya akan bertambah setelah pergantian tahun.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Januari 2026, 08:00 WIB
09 Oktober 2025, 07:00 WIB
25 September 2025, 07:57 WIB
18 September 2025, 08:00 WIB
16 September 2025, 07:00 WIB
Terkini
07 September 2026, 21:43 WIB
Chery Q menjadi mobil listrik pendatang baru yang menawarkan berbagai fitur kekinian kepada para konsumen
07 September 2026, 12:34 WIB
Gelaran Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi wadah untuk anak bersama keluarga menikmati akhir pekan
07 September 2026, 10:16 WIB
Robot AiMOGA Mornine kembali mendapatkan sertifikasi dari benua Uni Eropa di aspek hardware dan software
07 September 2026, 06:00 WIB
Hari ini kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk membantu masyarakat di wilayah Kota Kembang
07 September 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa melakukan perjalanan di jalan Ibu Kota dengan nyaman, simak puluhan titik ganjil genap Jakarta
06 September 2026, 12:15 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi tempat mengekspresikan bakat, wadah berkumpul masyarakat dan komunitas
06 September 2026, 01:22 WIB
BYD terus memperkuat komitmen mereka untuk memajukan industri otomotif di Indonesia usai mendirikan pabrik
05 September 2026, 19:21 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas masyarakat dan anak-anak muda