Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Besok
17 Maret 2026, 17:00 WIB
Kementerian Perhubungan akan perkuat kerja sama dengan Pemda DKI buat atasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Untuk mengatasi kemacetan di Ibu Kota, Kementerian Perhubungan akan memperkuat koordinasi dengan Pemerintah DKI Jakarta. Keduanya akan menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah lokasi yang dinilai kerap terjadi kepadatan.
Ahmad Yani, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mengungkap bahwa beberapa langkah sudah dilakukan oleh Pemerintah DKI. Salah satunya adalah memperbaiki sistem Area Traffic Control System (ATCS) di beberapa jalan utama.
"Beberapa kegiatan Pemda DKI khususnya terkait dengan perbaikan sistem layanan ATCS juga sebetulnya sudah berkoordinasi dengan kami," ungkapnya dilansir Antara (16/09).
Ia menyebut pihaknya aktif berkoordinasi dengan Pemda DKI untuk menyusun pola rekayasa lalu lintas yang lebih adaptif terhadap kondisi cuaca maupun volume kendaraan harian.
Menariknya lagi, selain rekayasa lalu lintas Pemda DKI akan meminta pedoman teknis dari Kementerian Perhubungan untuk mengatur kendaraan masuk dari luar Jakarta. Tujuannya adalah agar tidak menambah beban kemacetan yang selama ini terjadi di berbagai lokasi.
"Pemda DKI saat ini juga meminta kita untuk memberikan pedoman manajemen rekayasa terutama terkait dengan kendaraan yang akan masuk dari luar Jakarta," jelasnya.
Ia mengungkap kerja sama antarinstansi menjadi sangat penting di masa depan. Terlebih sekarang ada program perluasan layanan transportasi umum seperti Transjakarta hingga wilayah penyangga.
Kebijakan tersebut dipercaya bisa mengurangi jumlah kendaraan pribadi masuk Jakarta setiap hari. Hal ini disebabkan masyarakat memiliki pilihan moda transportasi umum buat mobilitas.
"Itu adalah salah satu yang bisa dilakukan agar melancarkan arus lalu lintas di Jakarta nantinya," ucap Ahmad Yani.
Kemudian adanya simpul integrasi seperti Lebak Bulus dan Dukuh Atas dengan berbagai moda transportasi bakal diperkuat. Tujuannya agar masyarakat bisa berganti kendaraan dengan lebih mudah saat bermobilitas.
"Itu akan dikembangkan lagi dengan dukungan dari Direktorat Integrasi Transportasi dan Multimoda Kementerian Perhubungan," tambahnya kemudian.
Dengan adanya kerja sama tersebut diharapkan kepadatan bisa dikurangi di masa depan dan memudahkan mobilitas warga.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 Maret 2026, 17:00 WIB
14 Februari 2026, 11:00 WIB
10 Februari 2026, 21:00 WIB
06 Januari 2026, 15:24 WIB
02 Januari 2026, 08:00 WIB
Terkini
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi