Macet di TB Simatupang Diklaim Turun Saat Uji Coba Masuk Tol Gratis

Kemacetan di TB Simatupang diklaim mengalami penurunan setelah dilakukan uji coba masuk tol gratis di GT Fatmawati 2

Macet di TB Simatupang Diklaim Turun Saat Uji Coba Masuk Tol Gratis
  • Oleh Adi Hidayat

  • Kamis, 18 September 2025 | 08:00 WIB

KatadataOTO – Pramono Anung Wibowo, Gubernur DKI Jakarta mengungkap bahwa kepadatan di TB Simatupang  mengalami penurunan. Hal ini karena pihaknya tengah melakukan uji coba penggunaan tambahan satu lajur di gerbang Tol Fatmawati 2, Jakarta Selatan secara gratis pada pukul 17.00 hingga 20.00 WIB.

Menurunya sudah terjadi penurunan tingkat kemacetan karena lebih dari 600 kendaraan melewati jalur uji coba Tol Fatmawati 2 pada hari kedua. Jumlah tersebut naik 38 persen dibandingkan hari pertama.

“Saya mendapatkan laporan dari Kepala Dinas Perhubungan bahwa apa yang dilakukan di TB Simatupang dua hari sudah berjalan. Alhamdulillah di hari pertama itu kurang lebih 474 kendaraan melintas kemudian di hari kedua naik hampir 38 persen menjadi 600 lebih,” ungkap Pramono dilansir Antara (18/09).

Walau dinilai cukup efektif namun kebijakan akan dievaluasi apakah tetap dilanjutkan hingga akhir Oktober atau tidak. Hasil uji coba yang dilakukan bakal menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan langkah selanjutnya.

Kemacetan TB Simatupang
Photo : KatadataOTO

Adapun uji coba akan dilakukan hingga 19 September mendatang. Uji coba dilakukan pada lajur paling kiri dari gerbang tol Fatmawati 2, tanpa mengenakan biaya pada pengguna tol.

Masyarakat dari Jalan Fatmawati yang akan menuju Lebak Bulus juga tetap dapat menggunakan jalan eksisting. Kebijakan tersebut hanya berlaku untuk kendaraan roda empat.

Selain menerapkan menambah satu lajir di gerbang tol Fatmawati 2, pemerintah DKI Jakarta juga telah melakukan beberapa langkah lain untuk kurangi kemacetan. Termasuk menambah jumlah armada Transjakarta yang beroperasi di kawasan tersebut.

TB Simatupang
Photo : KatadataOTO

Tak tanggung-tanggung, sedikitnya ada tambahan 14 unit armada Transjakarta agar masyarakat beralih dari menggunakan kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Kemudian pemerintah DKI juga mengaku sudah melakukan pertemuan serta berkoordinasi dengan sejumlah pihak lainnya, yakni PAM Jaya, Paljaya, Dinas Sumber Daya Air DKI, dan Dinas Bina Marga DKI. Harapannya agar pekerjaan di kawasan tersebut bisa dipercepat sehingga pada akhir Oktober 2025 lalu lintas sudah bisa kembali normal.


Terkini

mobil
Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026

Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026

Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun

otosport
Aprilia

Aprilia Disebut Siap Kudeta Ducati pada MotoGP 2026

Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi

mobil
Wuling Almaz Darion

Wuling Almaz Darion Makin Dekat ke Indonesia, Desainnya Terdaftar

Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560

mobil
Mobil Listrik

Manufaktur Mobil Listrik Cina Disebut Belum Serap Komponen Lokal

GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen

mobil
Baterai Mobil Listrik

Cina Rancang Aturan Baru soal Keamanan Baterai Mobil Listrik

Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak

news
Bus Damri

Manuver Berbahaya Dua Bus Damri di Jalan Tol, Sopir Diberi Sanksi

Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain

mobil
Mobil Bekas

Tren Mobil Bekas di 2026, MPV dan LCGC Tetap Jadi Favorit

Model-model MPV dan LCGC masih tetap dicari konsumen mobil bekas, rentang harganya Rp 100 juta-Rp 300 jutaan

news
Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025