Pemerintah Tegaskan Bakal Percepat Pembangunan Ekosistem EV
10 April 2026, 15:04 WIB
Jokowi lihat Ehang 216 yang merupakan kendaraan yang diyakini cocok untuk mobilitas di IKN karena ramah lingkungan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Presiden Joko Widodo atau biasa disapa Jokowi lihat Ehang 216 di acara Hub Space X KAI Expo 2023. Pesawat tak berawak tersebut dibawa oleh Prestige Aviation dan berhasil menarik banyak pihak.
Pasalnya pemerintah berencana untuk mengembangkan sistem transportasi baru di Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satunya adalah dengan menghadirkan mobil terbang dan kendaraan listrik sehingga lebih ramah lingkungan.
“Taksi terbang menarik, Presiden sangat ingin mencoba itu. Memang teknologi baru harus kita terima dengan baik,” ungkap Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan Republik Indonesia (30/09)
Meski memberi dukungan tetapi dirinya tetap mengingatkan terkait keamanan dan keselamatan berkendara. Ia pun menegaskan agar kendaraan itu bisa beroperasi, pemerintah harus mematangkan regulasinya.
Sementara itu Rudy Salim, Executive Chairman Prestige Aviation mengklaim bahwa Ehang 216 memiliki banyak keunggulan. Pasalnya kendaraan tersebut sudah sukses diuji coba di beberapa negara.
“Saya optimis bahwa Urban Air Mobility merupakan masa depan transportasi Indonesia. Semoga dengan komitmen ini bisa memajukan transportasi Indonesia di masa depan," ungkap Rudy.
Dalam siaran pers, Ehang 216 adalah kendaraan udara bertenaga listrik sehingga lebih ramah lingkungan. Produk tersebut dilengkapi oleh 16 baling-baling dan delapan lengan yang bisa dilipat sehingga lebih praktis.
“Ehang 216 menggunakan teknologi elektrifikasi sehingga bisa mengurangi polusi yang disebabkan emisi. Pengisian cukup menggunakan sumber daya listrik 220V atau 380V dalam 1 jam pengecasan paling cepat,” tambah Rudy.
Kemampuan terbangnya pun terbilang menarik karena bisa mencapai ketinggian 3.000 meter dan menempuh jarak sejauh 35 km dalam waktu 21 menit. Beban yang sanggup diangkut adalah 230 kg atau sekitar dua penumpang.
Hingga berita ini dibuat, Ehang 216 sudah melakukan 30.000 penerbangan baik cargo maupun penumpang di berbagai negara. Mulai dari Jepang, Korea, Amerika Serikat, Dubai, Qatar, Kanada hingga China.
Teknologi yang disematkan pada Ehang 216 pun diyakini dapat mengurangi risiko kegagalan atau kerusakan akibat kesalahan manusia. Hal ini diharapkan bisa meningkatkan keamanan berkendara.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 April 2026, 15:04 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
19 Februari 2026, 16:27 WIB
19 Februari 2026, 15:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi