Daihatsu Gran Max Torehkan Penjualan Positif Sepanjang Maret 2026
24 April 2026, 07:00 WIB
Gempuran produk Cina turut dirasakan manufaktur kendaraan komersial di Indonesia, tidak terkecuali Isuzu
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Gempuran mobil merek Cina membuat persaingan antar merek semakin sengit. Tidak hanya di segmen kendaraan penumpang tetapi juga Commercial Vehicle (CV) atau kendaraan niaga.
Sebagai gambaran, sepanjang 2024 impor utuh truk Cina mencatatkan angka tinggi dengan nilai 647 juta USD dengan jumlah 13.669 unit.
Sedangkan mengacu pada data di Gaikindo, penjualan truk di 2024 adalah 66.570 unit atau turun 14,1 persen dari capaian 2023.
Angka itu belum termasuk impor truk milik manufaktur Tiongkok, padahal jumlahnya terbilang besar.
Pelemahan daya beli sepanjang 2025 juga turut dirasakan berbagai manufaktur kendaraan niaga.
“OEM Cina sangat agresif dalam kompetisi (penjualan truk) dan menyebabkan ancaman,” kata Makoto Goto, General Manager Regional Management Office International Sales Division Isuzu di Yokohama, Jepang pada Kamis (30/10).
Ia melihat satu strategi yang dapat dijadikan modal bersaing dengan manufaktur Cina adalah seberapa komprehensif layanan purna jual ditawarkan oleh pabrikan.
Buat kendaraan besar seperti truk di area luar kota, diler dan layanan aftersales yang mudah dijangkau tetap menjadi nilai tambah.
Hingga saat ini, Isuzu memiliki 125 diler resmi dan 166 Bengkel Mitra Isuzu (BMI) di berbagai wilayah Indonesia.
“Bisnis truk tidak hanya sebatas menjual produk ke konsumen, tetapi juga bagaimana mengurangi downtime,” tegas Goto.
Saat ini Isuzu menawarkan beberapa model kendaraan niaga buat konsumen Tanah Air. Di antaranya adalah Isuzu Traga, Elf, Giga serta Light Commercial Vehicle (LCV) MU-X dan D-Max.
Seluruhnya menyasar konsumen di berbagai bidang seperti pertambangan, perkebunanan, minyak dan gas sampai kebutuhan penyewaan atau rental company.
Di 2024, Isuzu Elf menjadi model terlaris mereka dengan angka penjualan 12.610 unit.
Capaian itu kemudian disusul Traga, model yang didesain khusus pasar Tanah Air. Penjualannya mencapai angka 10.954 unit.
Sedangkan heavy duty truck (HDT) Giga menyumbangkan penjualan 10.954 unit, 20,5 persen dari pangsa pasar HDT.
Tahun ini Isuzu tampaknya belum akan memperkenalkan produk baru namun berfokus pada layanan purna jual untuk mempertahankan angka penjualan.
Isuzu dikabarkan baru akan memboyong produk anyar ke Indonesia setidaknya di 2026, yaitu pikap kabin ganda D-Max 2026.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 April 2026, 07:00 WIB
21 April 2026, 07:00 WIB
16 April 2026, 09:00 WIB
13 April 2026, 17:59 WIB
12 April 2026, 09:00 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan
12 Mei 2026, 22:00 WIB
Changan berniat mengubah SUV 5-seater Nevo Q07 menjadi 7-seater untuk konsumen di Indonesia tahun depan
12 Mei 2026, 21:22 WIB
InJourney dan GSrek berkolaborasi untuk menunjukkan komitmennya dalam hal membangun kawasan pariwisata
12 Mei 2026, 19:28 WIB
Polda Metro Jaya baru saja menggerebek sebuah gudang yang berisikan 1.494 motor ilegal di Jakarta Selatan
12 Mei 2026, 19:21 WIB
Menurut laporan AISI, pada April 2026 pasar motor baru alami pertumbuhan hingga menyentuh angka 520.975 unit
12 Mei 2026, 12:54 WIB
Sejumlah wiraniaga BYD sudah mulai mengumumkan kehadiran BYD Atto 1 versi baru yang sudah dirakit lokal