Isuzu Berikan Nilai Tambah Bagi Para Pelanggan Setianya
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
Gempuran produk Cina turut dirasakan manufaktur kendaraan komersial di Indonesia, tidak terkecuali Isuzu
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Gempuran mobil merek Cina membuat persaingan antar merek semakin sengit. Tidak hanya di segmen kendaraan penumpang tetapi juga Commercial Vehicle (CV) atau kendaraan niaga.
Sebagai gambaran, sepanjang 2024 impor utuh truk Cina mencatatkan angka tinggi dengan nilai 647 juta USD dengan jumlah 13.669 unit.
Sedangkan mengacu pada data di Gaikindo, penjualan truk di 2024 adalah 66.570 unit atau turun 14,1 persen dari capaian 2023.
Angka itu belum termasuk impor truk milik manufaktur Tiongkok, padahal jumlahnya terbilang besar.
Pelemahan daya beli sepanjang 2025 juga turut dirasakan berbagai manufaktur kendaraan niaga.
“OEM Cina sangat agresif dalam kompetisi (penjualan truk) dan menyebabkan ancaman,” kata Makoto Goto, General Manager Regional Management Office International Sales Division Isuzu di Yokohama, Jepang pada Kamis (30/10).
Ia melihat satu strategi yang dapat dijadikan modal bersaing dengan manufaktur Cina adalah seberapa komprehensif layanan purna jual ditawarkan oleh pabrikan.
Buat kendaraan besar seperti truk di area luar kota, diler dan layanan aftersales yang mudah dijangkau tetap menjadi nilai tambah.
Hingga saat ini, Isuzu memiliki 125 diler resmi dan 166 Bengkel Mitra Isuzu (BMI) di berbagai wilayah Indonesia.
“Bisnis truk tidak hanya sebatas menjual produk ke konsumen, tetapi juga bagaimana mengurangi downtime,” tegas Goto.
Saat ini Isuzu menawarkan beberapa model kendaraan niaga buat konsumen Tanah Air. Di antaranya adalah Isuzu Traga, Elf, Giga serta Light Commercial Vehicle (LCV) MU-X dan D-Max.
Seluruhnya menyasar konsumen di berbagai bidang seperti pertambangan, perkebunanan, minyak dan gas sampai kebutuhan penyewaan atau rental company.
Di 2024, Isuzu Elf menjadi model terlaris mereka dengan angka penjualan 12.610 unit.
Capaian itu kemudian disusul Traga, model yang didesain khusus pasar Tanah Air. Penjualannya mencapai angka 10.954 unit.
Sedangkan heavy duty truck (HDT) Giga menyumbangkan penjualan 10.954 unit, 20,5 persen dari pangsa pasar HDT.
Tahun ini Isuzu tampaknya belum akan memperkenalkan produk baru namun berfokus pada layanan purna jual untuk mempertahankan angka penjualan.
Isuzu dikabarkan baru akan memboyong produk anyar ke Indonesia setidaknya di 2026, yaitu pikap kabin ganda D-Max 2026.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
07 Agustus 2026, 07:00 WIB
01 Agustus 2026, 21:00 WIB
01 Agustus 2026, 10:00 WIB
30 Juli 2026, 18:00 WIB
Terkini
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Penjualan mobil di Indonesia mengalami pemulihan di periode Juli 2026, tercatat 77.412 unit secara retail
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
Sejauh ini, kebakaran EV yang terjadi di Indonesia bukan disebabkan oleh baterai dan masih dapat dipadamkan
12 Agustus 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 i-DM resmi diluncurkan dalam ajang GIIAS 2026, SUV satu ini dipasarkan dengan banderol Rp 699 juta
12 Agustus 2026, 06:16 WIB
Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang dapat melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi A dan C
12 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dihadirkan untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang
12 Agustus 2026, 06:00 WIB
Untuk mencegah kepadatan terutama pada jam-jam sibuk di Ibu Kota, Aturan Ganjil Genap Jakarta masih andalan
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
Kaca film untuk mobil listrik harus yang mampu memberikan perlindungan pada sistem elektronik dari panas