Isuzu Kuasai 29 Persen Pangsa Pasar, Pikap Traga Laris Manis
27 Februari 2026, 16:06 WIB
Gempuran produk Cina turut dirasakan manufaktur kendaraan komersial di Indonesia, tidak terkecuali Isuzu
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Gempuran mobil merek Cina membuat persaingan antar merek semakin sengit. Tidak hanya di segmen kendaraan penumpang tetapi juga Commercial Vehicle (CV) atau kendaraan niaga.
Sebagai gambaran, sepanjang 2024 impor utuh truk Cina mencatatkan angka tinggi dengan nilai 647 juta USD dengan jumlah 13.669 unit.
Sedangkan mengacu pada data di Gaikindo, penjualan truk di 2024 adalah 66.570 unit atau turun 14,1 persen dari capaian 2023.
Angka itu belum termasuk impor truk milik manufaktur Tiongkok, padahal jumlahnya terbilang besar.
Pelemahan daya beli sepanjang 2025 juga turut dirasakan berbagai manufaktur kendaraan niaga.
“OEM Cina sangat agresif dalam kompetisi (penjualan truk) dan menyebabkan ancaman,” kata Makoto Goto, General Manager Regional Management Office International Sales Division Isuzu di Yokohama, Jepang pada Kamis (30/10).
Ia melihat satu strategi yang dapat dijadikan modal bersaing dengan manufaktur Cina adalah seberapa komprehensif layanan purna jual ditawarkan oleh pabrikan.
Buat kendaraan besar seperti truk di area luar kota, diler dan layanan aftersales yang mudah dijangkau tetap menjadi nilai tambah.
Hingga saat ini, Isuzu memiliki 125 diler resmi dan 166 Bengkel Mitra Isuzu (BMI) di berbagai wilayah Indonesia.
“Bisnis truk tidak hanya sebatas menjual produk ke konsumen, tetapi juga bagaimana mengurangi downtime,” tegas Goto.
Saat ini Isuzu menawarkan beberapa model kendaraan niaga buat konsumen Tanah Air. Di antaranya adalah Isuzu Traga, Elf, Giga serta Light Commercial Vehicle (LCV) MU-X dan D-Max.
Seluruhnya menyasar konsumen di berbagai bidang seperti pertambangan, perkebunanan, minyak dan gas sampai kebutuhan penyewaan atau rental company.
Di 2024, Isuzu Elf menjadi model terlaris mereka dengan angka penjualan 12.610 unit.
Capaian itu kemudian disusul Traga, model yang didesain khusus pasar Tanah Air. Penjualannya mencapai angka 10.954 unit.
Sedangkan heavy duty truck (HDT) Giga menyumbangkan penjualan 10.954 unit, 20,5 persen dari pangsa pasar HDT.
Tahun ini Isuzu tampaknya belum akan memperkenalkan produk baru namun berfokus pada layanan purna jual untuk mempertahankan angka penjualan.
Isuzu dikabarkan baru akan memboyong produk anyar ke Indonesia setidaknya di 2026, yaitu pikap kabin ganda D-Max 2026.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Februari 2026, 16:06 WIB
24 Februari 2026, 10:18 WIB
24 Februari 2026, 08:00 WIB
21 Februari 2026, 21:00 WIB
20 Februari 2026, 19:00 WIB
Terkini
28 Maret 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil di RI menorehkan capaian positif, tetapi masih banyak tantangan perlu dihadapi tahun ini
28 Maret 2026, 07:33 WIB
Pada akhir Maret 2026 beberapa harga motor bebek cukup stabil, hanya TVS yang melakukan penyesuaian banderol
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Nio Firefly akan mengisi kelas yang sama dengan salah satu calon mobil listrik baru di RI, Honda Super One
27 Maret 2026, 17:53 WIB
Marc Marquez memiliki peluang besar dan modal penting dalam menjalani MotoGP Amerika 2026 di akhir pekan
27 Maret 2026, 15:00 WIB
2,3 juta kendaraan diklaim sudah kembali ke Ibu Kota dan jumlahnya akan terus meningkat jelang akhir pekan
27 Maret 2026, 11:00 WIB
One way lokal di tol Trans Jawa mulai dilaksanakan guna kurangi kemacetan lalu lintas yang terjadi sejak pagi
27 Maret 2026, 09:00 WIB
Permintaan fleet untuk kendaraan niaga jadi salah satu faktor pendorong penjualan mobil di Februari 2026
27 Maret 2026, 07:31 WIB
Salah satu yang dilakukan Veda Ega Pratama adalah dengan bermain game MotoGP demi mengenali karakteristik COTA