Gaikindo Godok Aturan Baru untuk Tertibkan Peredaran Truk Cina

Nantinya truk Cina yang akan digunakan di Indonesia wajib mengikuti aturan yang berlaku seperti laik jalan

Gaikindo Godok Aturan Baru untuk Tertibkan Peredaran Truk Cina
Satrio Adhy

KatadataOTO – Keberadaan truk Cina di Indonesia terus menjadi perdebatan. Apalagi dinilai membawa dampak buruk bagi pasar kendaraan niaga.

Untuk itu Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengaku, berniat mengatasi kondisi tersebut.

"Ini yang akan dibenahi dalam arti kata dibereskan, semua yang masuk ke Indonesia itu harus diuji laik jalan," ungkap Jongkie D. Sugiarto, Vice Chairman Market Development Gaikindo, di Jakarta Utara.

Lebih jauh disebutkan bahwa, pemerintah sangat concern terhadap keberadaan truk Cina.

Truk Cina
Photo: TrenOto

Oleh sebab itu, mereka tengah menggodok peraturan baru dengan melibatkan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Menurut Jongkie meski truk Cina masuk ke Indonesia dalam bentuk investasi, namun tetap akan diwajibkan mengikuti aturan yang berlaku.

"Tapi kamu pakai kendaraan di Republik Indonesia kan? Sekarang sudah tidak ada tulisannya di jalan raya, di mana pun. Kalau di tambang juga harus laik jalan," lanjut Jongkie.

Melalui aturan anyar tersebut, semua truk Cina yang ingin diboyong ke Tanah Air harus mengikuti pengujian laik jalan.

Dengan begitu, kendaraan tersebut memiliki Sertifikasi Registrasi Uji Tipe, sehingga bisa digunakan di jalanan Indonesia.

"Yang benar saja, kalau mobil masuk ke Indonesia kan harus juga ada sertifikat laik jalannya," tegas Jongkie.

Meski begitu, Jongkie belum memberikan bocoran kapan aturan tersebut akan dijalankan.

Sebab sampai sekarang masih digodok dan dibahas oleh pemerintah. Sehingga nantinya bisa dijalankan dengan lancar.

"Kita mesti sampaikan apa yang kita temui ke pemerintah. Jadi pemerintah bisa menentukan kebijakan-kebijakan tadi," pungkas Jongkie.

Disebut Sudah Ganggu Pasar Nasional

Seperti diberitakan KatadataOTO sebelumnya, keberadaan truk Cina dinilai sudah membawa dampak negatif.

Sebagai contoh, memengaruhi pasar kendaraan niaga dan membuat penjualan turun sepanjang 2025.


Terkini

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 21 Agustus 2026 Kembali Berlaku

Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Jelang Weekend, Hari Ini 21 Agustus

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan

news
Sim keliling bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 21 Agustus, Cek Syarat dan Biayanya

Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung

mobil
BAIC

Rencana BAIC Bangun Pabrik Mandiri, Tunggu Penjualan Naik

BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan

mobil
Freelander 8

SUV Freelander 8 Mejeng di Uni Emirate Arab Jelang Debut Global

Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan

mobil
Daihatsu di GIIAS 2026

Daihatsu Catat Pertumbuhan Penjualan, Kendaraan Niaga Laris

Penjualan Daihatsu di Indonesia terus menunjukkan tren positif, mencapai angka tertingginya di Juli 2026

mobil
BYD M6 EV

Rapor SPK Mobil Cina di GIIAS 2026: BYD Moncer, GWM Terpuruk

Sejumlah merek mobil Cina tuai hasil positif di GIIAS 2026, BYD bukukan SPK terbanyak lebih dari 4.000 SPK

news
IEE Series 2026

Transisi Elektrifikasi Jadi Sorotan IEE Series 2026

IEE Series 2026 diharapkan menjadi wadah diskusi dan pertemuan pihak industri, usung tema keberlanjutan