Harga Mobil Kian Mahal, Perlu Ada Intervensi Pemerintah
10 Maret 2025, 10:00 WIB
Forwot menggelar acara Diskotik 2024 untuk membahas bagaimana masa depan industri otomotif di Tanah Air
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pasar otomotif di Indonesia memang sedang kurang bergairah di 2024. Ambil contoh untuk penjualan mobil baru di tahun ini.
Sepanjang Januari sampai November, baru ada 784.788 unit kendaraan roda empat yang tersalurkan dari pabrik ke diler alias Wholesales.
Angka di atas terkoreksi sebesar 14,7 persen bila dibandingkan dengan tahun lalu. Sebab di 2023 mampu mencatatkan 920.518 unit mobil.
Penurunan tersebut digadang-gadang karena sejumlah faktor. Seperti pengetatan kredit di awal tahun dan adanya Pilpres (Pemilihan presiden) 2024.
Kemudian libur panjang serta melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar turut membuat daya beli masyarakat merosot.
Hal ini membuat Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) melakukan revisi target penjualan. Dari semula 1,1 juta unit, kini hanya berada di 850 ribu kendaraan saja.
Berangkat dari fakta di atas, Forwot (Forum Wartawan Otomotif) menggelar Diskotik atau Diskusi Otomotif Kekinian 2024.
Acara tersebut diselenggarakan di Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada 14-15 Desember 2024. Lalu mengangkat tema Automotive Outlook 2025.
Pada ajang kali ini, terdapat sejumlah materi-materi menarik seputar perkembangan industri otomotif nasional dari sejumlah narasumber.
Dengan begitu bisa menambah wawasan serta insight baru dari sektor kendaraan roda empat maupun dua untuk tahun depan.
“Diskotik 2024 menjadi wadah bagi para rekan-rekan media bersama pelaku industri otomotif guna saling bertukar informasi sekaligus mempererat tali silaturahmi,” ujar Afrizal Abdul Rahman, ketua penyelenggara Diskotik 2024.
Dia pun berharap dengan digelarnya acara tersebut bisa memberikan dampak bagi penjualan mobil maupun motor di tahun depan.
Apalagi terdapat berbagai tantangan yang menunggu di 2025. Seperti peningkatan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) menjadi 12 persen.
Lalu masih ada opsen PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) serta BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) yang mulai berjalan pada 5 Januari 2025.
“Sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pasar otomotif nasional di masa mendatang,” tegas dia.
Sekadar informasi, Diskotik 2024 mendapatkan berbagai dukungan dari berbagai pihak. Seperti Chery Sales Indonesia, Honda Prospect Motor, Suzuki Indomobil Sales, Dyandra Promosindo, Seven Event, BYD Motor Indonesia, Wuling Motors, Maka Motors, Isuzu Astra Motor Indonesia dan Gajah Tunggal.
Selanjutnya masih ada Neta Auto Indonesia, Goodyear Indonesia, YHI Indonesia, Garda Oto, Wahana Makmur Sejati, Toyota Gazoo Racing Indonesia, JPX Helmet, Rabbit and Wheels, Bridgestone Tire Indonesia, Liqui Moly serta Lupromax Indonesia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Maret 2025, 10:00 WIB
07 Maret 2025, 13:05 WIB
02 Maret 2025, 09:00 WIB
28 Februari 2025, 11:15 WIB
27 Februari 2025, 22:00 WIB
Terkini
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik
01 April 2025, 18:19 WIB
Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi
01 April 2025, 15:00 WIB
Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada