Presiden Prabowo Rayu Toyota dan Mitsubishi Tambah Investasi
02 April 2026, 11:00 WIB
Mitsubishi Indonesia siap meningkatkan produksi L300 jika mendapat pemesanan untuk program Kopdes Merah Putih
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Program Koperasi Merah Putih (Kopdes) terus bergulir dan mulai melibatkan produsen Tanah Air.
Terkini Mitsubishi Fuso dan Isuzu sudah mendapatkan pemesanan unit. Namun masih ada pabrikan lain yang berpeluang ikut kerja sama.
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) membuka diri untuk melakukan kolaborasi.
“Kalau memang kita menerima perintah dari government, pastinya sebagai perusahaan yang baik harus bilang bisa, menyanggupi,” kata Atsushi Kurita, Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) dalam acara media Iftar, Jumat (27/02).
Lebih jauh ia mengatakan bahwa pabrik mereka di Tanah Air hanya memproduksi satu model pikap. Mitsubishi L300 menjadi satu-satunya sedangkan Triton masih impor dari Thailand.
Ia menjelaskan bahwa L300 memiliki kemampuan andal di berbagai medan jalan Indonesia. Meskipun model tersebut tidak tersedia dalam pilihan 4X4.
Namun dirinya menyakinkan bahwa kapasitas produksi pabrik MMKI (Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia) masih mencukupi.
Meskipun dirinya menyadari bahwa pemerintah tidak mungkin memesan seluruhnya. Dikabarkan beberapa perusahaan sudah dilibatkan.
“Kami belum tahu berapa yang diorder ya, karena tidak mungkin diorder ke Mitsubishi semua,” jelas Kurita.
Kemudian Kurita mengatakan bahwa MMKSI dan PT Agrinas tengah membahas proyek tersebut.
Sekadar mengingatkan bahwa PT Agrinas Pangan Nusantara tengah menjadi sorotan. Hal ini terkait pemesanan 105 ribu unit pikap dan truk dari India.
Mereka berencana melakukan impor CBU ratusan ribu unit dari negeri Bollywood. Atas keputusan tersebut, banyak pihak bereaksi.
Impor dalam jumlah besar yang dilakukan dianggap mencederai industri lokal. Dikarenakan banyak produsen telah memproduksi unit di dalam negeri.
Keputusan impor sendiri diyakini berpeluang memicu PHK besar-besaran di industri otomotif Indonesia.
Diketahui bahwa kondisi industri otomotif Tanah Air belakangan tengah melambat dan cenderung stagnan.
Dengan melibatkan produsen di dalam negeri, maka bisa membantu menggairahkan kembali industri otomotif nasional.
Pihak KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) memperkirakan bahwa produksi pikap dalam jumlah 105 ribu unit di Tanah Air, mampu menyerap setidaknya 10 ribu tenaga kerja baru.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 April 2026, 11:00 WIB
26 Maret 2026, 17:00 WIB
17 Maret 2026, 11:00 WIB
16 Maret 2026, 11:00 WIB
02 Maret 2026, 13:00 WIB
Terkini
11 April 2026, 11:00 WIB
Crescendo dan Harmonic Harmony meramaikan dan menyabet sejumlah prestasi gemilang di ajang internasional
11 April 2026, 10:46 WIB
Changan Deepal S05 siap untuk menjadi kendaraan elektrifikasi jenis REEV pertama di Indonesia dalam waktu dekat
11 April 2026, 09:00 WIB
Motul menggandeng Bimota yang lebih dari sekadar kerja sama namun merekomendasikan kepada pengendara
11 April 2026, 07:11 WIB
Wuling menghadirkan Mitra EV sampai Formo Max guna menjawab kebutuhan para pengusaha di GIICOMVEC 2026
11 April 2026, 07:00 WIB
Toyota Avanza bekas lansiran 2022 menjadi pilihan menarik untuk masyarakat karena ada banyak kemudahan yang bisa didapat
10 April 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 dipamerkan di mall wilayah Jakarta Pusat untuk mendekatkan diri dengan para konsumen setia
10 April 2026, 15:04 WIB
Pembangunan ekosistem EV bakal dipercepat pemerintah untuk mendukung kemandirian energi nasional di masa depan
10 April 2026, 13:00 WIB
Daihatsu Gran Max banyak diandalkan para pebisnis dalam mendukung mobilitas sehari-hari karena keunggulannya