Dukung Elektrifikasi, MAB Siapkan Mikrolet Bertenaga Listrik

MAB siapkan mikrolet listrik, dukung imbauan Menhub untuk dorong percepatan elektrifikasi transportasi umum

Dukung Elektrifikasi, MAB Siapkan Mikrolet Bertenaga Listrik

KatadataOTO – Kementerian Perhubungan kembali menegaskan komitmen pemerintah dalam menerapkan elektrifikasi guna mengatasi polusi. Tidak hanya di sektor kendaraan penumpang tetapi termasuk transportasi umum.

Mengingat transportasi umum seperti angkutan kota atau angkot masih banyak digunakan untuk mobilitas masyarakat sehari-hari. Kemenhub mengimbau angkutan umum termasuk angkot agar pakai mobil listrik.

Hal ini sudah mulai dilakukan oleh beberapa perusahaan taksi dan ojek online yang menggunakan kendaraan listrik sebagai operasional.

“Memang tidak mudah. Oleh karenanya kita mengimbau angkutan umum perkotaan khususnya agar menggunakan kendaraan listrik,” kata Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan beberapa waktu lalu, dikutip dari siaran resminya, Senin (9/9).

MAB siapkan mikrolet bertenaga listrik
Photo : Jakarta Smart City

Di sektor bus sudah mulai banyak terlihat seperti yang dipakai Transjakarta. Namun buat angkot memang masih terbilang minim.

Menanggapi hal tersebut, PT MAB (Mobil Anak Bangsa) atau MAB siapkan mikrolet bertenaga listrik dengan kapasitas penumpang 12 orang.

“Kita sedang menyiapkan truk, terus angkutan kota yang isi 12,” kata Moeldoko, pendiri PT MAB dan Ketua Umum Periklindo di DoubleTree Hilton, Jakarta Pusat belum lama ini.

Mengingat PT MAB tidak memiliki lini bus dan belum ada rencana mengarah ke sana, mikrolet listrik jadi salah satu upaya dukung elektrifikasi di sektor transportasi umum yang masih terbilang minim.

“Seperti mikrolet, tetapi (bertenaga) listrk. Sedang kita siapkan,” ungkap Moeldoko.

Angkot Listrik di Jawa Barat

Sebelumnya Dinas Perhubungan Kota Bogor pernah melakukan uji coba angkot bernama Alibo. Tetapi uji cobanya sudah berakhir pada 4 Juli 2024 setelah berlangsung selama tiga bulan sejak 4 April 2024.

MAB siapkan mikrolet bertenaga listrik
Photo : Antarafoto

Belum diketahui bagaimana kelanjutannya. Pihak Dishub Bogor sendiri mengkonfirmasi tidak dapat memastikan kapan angkot listrik kembali beroperasi di area Bogor.

Perlu ada dukungan dari berbagai pihak melalui kerja sama ataupun investasi guna mendukung kelancaran penggunaan angkot listrik tersebut.

“Saat ini masih menunggu koordinasi lanjut dari Perumda Trans Pakuan dengan pihak swastanya,” kata Marse Hendra Saputra, Kepala Dishub Kota Bogor seperti dikutip Antara beberapa waktu lalu.


Terkini

mobil
Mobil bekas di bawah Rp 100 juta

3 Pilihan Mobil Bekas di Bawah Rp 100 Juta Awal 2026

Mobil bekas di bawah Rp 100 juta di awal 2026 bisa menjadi pilihan menarik untuk dijadikan andalan bermobilitas

mobil
Raffi Ahmad

Koleksi Mobil Terbaru Raffi Ahmad, Ada BAIC BJ40 Plus

Raffi Ahmad terpantau memiliki kendaraan baru di garasinya termasuk BAIC BJ40 Plus dan Toyota Starlet

mobil
Hyundai Creta

Varian Baru Meluncur, Diskon Hyundai Creta Tembus Rp 45 Juta

Diskon Hyundai Creta tembus Rp 45 juta berlaku khusus unit lansiran 2025, tipe Prime jadi Rp 300 jutaan

motor
Honda UC3

Motor Listrik Baru Honda UC3 Meluncur, Harga Rp 71 Jutaan

Honda UC3 hadir untuk menggoda para konsumen di Thailand dan Vietnam dengan berbekal berbagai keunggulan

mobil
Diler Jaecoo GCP Sunter Diresmikan, Pajang Mobil Listrik J5 EV

Jaecoo Indonesia Optimis Bisa Miliki 80 Diler di 2026

Jaecoo Indonesia akui ketersediaan jaringan menjadi tantangan buat mereka di 2026 dan harus segera diatasi

news
ETLE Drone

Korlantas Resmi Operasikan ETLE Drone, Lebih Akurat Incar Pelanggar

ETLE Drone kini resmi beroperasi di lokasi yang selama ini sulit terjangkau oleh para petugas di lapangan

mobil
Ekspor Toyota Indonesia

Toyota Waspadai Dampak Krisis Geopolitik pada Industri Otomotif

Krisis geopolitik berdampak besar pada sektor otomotif, Toyota Indonesia mewaspadai pengaruhnya pada logistik dan rantai pasok

motor
Motor Baru

AISI Targetkan 6,7 Juta Unit Motor Baru Terjual pada Tahun Ini

Ada beberapa faktor mengapa AISI menetapkan target penjualan motor baru di 6,7 juta buat periode 2026