Pertamina Bersiap Adopsi Truk Elektrifikasi untuk Operasional
28 Agustus 2025, 19:00 WIB
Penggunaannya diklaim mulai masif, Moeldoko sebut truk listrik MAB banyak diminta untuk operasional di IKN
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Elektrifikasi tidak hanya merambah mobil penumpang namun juga sektor kendaraan niaga. Meski masih terlihat jauh lebih lamban, permintaannya diklaim sudah mulai masif.
Kendaraan seperti truk listrik nampaknya akan banyak digunakan untuk operasional di IKN (Ibu Kota Nusantara). Mengingat pemerintah memiliki visi membuat IKN jadi Green City atau berkonsep serba hijau.
Nantinya 80 persen transportasi publik dan 100 persen kendaraan milik penghuni IKN wajib berupa kendaraan listrik yang ramah lingkungan.
Merespons pertanyaan soal masa depan truk listrik di Indonesia, Moeldoko, Ketua Umum Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia) sekaligus Kepala Staf Kepresidenan mengatakan permintaannya mulai banyak.
Tidak hanya itu merek besutannya, PT MAB (Mobil Anak Bangsa) juga diklaim akan berpartisipasi mendukung penggunaan EV (Electric Vehicle) di IKN.
“Saya dengar dari CEO MAB, beberapa pesanan dari IKN ya untuk truk sampah, pembersih jalan dan seterusnya. Sudah cukup banyak mendukung IKN,” ujar Moeldoko di DoubleTree Hilton, Jakarta Pusat, Rabu (4/9).
Hanya saja jika bicara kendaraan lain seperti bus PT MAB belum menyediakan. Namun ditegaskan pihaknya siap apabila diminta dukungan dari pemerintah.
Menurut Moeldoko saat ini penggunaan truk listrik mulai banyak di bidang logistik. Karena dianggap cocok sebagai pengganti kendaraan berbahan bakar diesel yang lebih mahal.
“Masif ya permintaannya khususnya di logistik, perkebunan itu banyak yang minta. Karena selama ini menggunakan diesel mahal, tetapi dengan EV semua menjadi efisien,” tegas Moeldoko.
Sebagai informasi pada perhelatan PEVS 2024 (Periklindo Electric Vehicle Show) PT MAB memboyong truk listrik hasil riset dan pengembangan internal untuk diperkenalkan ke masyarakat.
Selain itu PT MAB hadirkan empat motor listrik, satu di antaranya yakni Electro ML01 masih berupa prototipe. Seluruh model diklaim sudah disesuaikan dengan selera maupun kebutuhan masyarakat Indonesia.
PT MAB sendiri menargetkan Electro ML01 mulai diproduksi akhir 2024 dan dijual dengan banderol kompetitif di bawah Rp 20 jutaan.
Sementara tiga model lain yaitu Delivery, Mojito dan City, bisa dipesan seharga Rp 20 juta sampai Rp 30 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Agustus 2025, 19:00 WIB
24 Juni 2025, 18:00 WIB
24 Juni 2025, 17:00 WIB
03 Juni 2025, 10:00 WIB
14 April 2025, 07:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif
01 April 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
01 April 2026, 06:00 WIB
Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan