Ekspor BYD Diproyeksikan Tembus 1 Juta Unit di Akhir 2025

BYD jadi manufaktur otomotif dengan jumlah ekspor terbanyak ke dua di Tiongkok, berada tepat setelah Chery

Ekspor BYD Diproyeksikan Tembus 1 Juta Unit di Akhir 2025
Serafina Ophelia

KatadataOTO – BYD gencar melakukan ekspor lini elektrifikasi ke berbagai negara sepanjang 2025. Popularitasnya di pasar global membuat angka ekspor manufaktur ini naik pesat.

Dilansir dari Carnewschina, pada November 2025 ekspor BYD mencapai 128.067 unit atau naik 313,4 persen secara year-on-year.

Sementara jika dihitung secara kumulatif di periode Januari sampai November 2025, ekspor BYD tembus angka 878.498 unit.

Capaian tersebut naik 144 persen apabila dibandingkan dengan total ekspor BYD di periode yang sama tahun lalu.

Tampilan BYD Ti7, SUV Hybrid yang Berpeluang Masuk Indonesia
Photo: Fang Cheng Bao

Pada November 2025, Chery masih memimpin sebagai merek dengan ekspor terbanyak yakni 135.190 unit. Tetapi BYD perlahan mengejar dan mempertahankan posisinya di peringkat kedua.

Kenaikan pesat ekspor BYD terjadi berkat gencarnya penetrasi mereka di berbagai negara. Penjualan lini elektrifikasi BYD disebut dominan di sejumlah negara seperti Brazil, Turki, Italia, Spanyol, Hungaria dan Kroasia.

Sementara di Singapura, BYD telah mendapatkan predikat sebagai merek otomotif dengan penjualan terlaris.

Per Desember 2025, BYD telah mengekspor mobil listrik maupun hybrid ke 119 negara yang berbeda.

BYD juga berhasil membalap penjualan Tesla di sejumlah pasar otomotif potensial, baik di wilayah Eropa maupun Asia Tenggara.

Di Indonesia sendiri, dominasi BYD bertahan berkat perkenalan produk-produk baru secara berkala.

Diawali dengan Dolphin, Atto 3 dan Seal, BYD memperluas portofolionya dengan masuk ke segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) melalui M6.

Kemudian Sport Utility Vehicle (SUV) Sealion 7 hadir, diakhiri BYD Atto 1 di penghujung tahun, tepatnya pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2025.

Menperin Sebut Insentif Otomotif 2026 Dalam Tahap Pembahasan
Photo: KatadataOTO

BYD Atto 1 mendominasi penjualan mobil listrik berkat harganya yang kompetitif, mulai dari Rp 199 jutaan untuk tipe terendahnya.

Patut diketahui bahwa seluruh unit dijual BYD di Indonesia masih berstatus Completely Built Up alias impor utuh.

Harganya bersaing karena memanfaatkan insentif mobil listrik impor. Mulai 2026, BYD wajib melakukan perakitan lokal sesuai dengan jumlah kendaraan yang telah diimpor dan terjual di dalam negeri.


Terkini

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 13 Mei 2026, Cek Lokasinya

Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku

news
SIM Keliling Bandung

Periksa Jadwal 2 Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 13 Mei

Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil

news
Ganjil Genap Jakarta

Cek Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 13 Mei 2026

Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan

mobil
Changan Q07

SUV Changan Nevo Q07 Bakal Diubah Jadi 7-seater di Indonesia

Changan berniat mengubah SUV 5-seater Nevo Q07 menjadi 7-seater untuk konsumen di Indonesia tahun depan

komunitas
InJourney

InJourney dan GSrek Indonesia Bawa Air Bersih untuk Sumba

InJourney dan GSrek berkolaborasi untuk menunjukkan komitmennya dalam hal membangun kawasan pariwisata

motor
Motor Ilegal

Ada Gudang Motor Ilegal di Jaksel, Rugikan Negara Rp 177 Miliar

Polda Metro Jaya baru saja menggerebek sebuah gudang yang berisikan 1.494 motor ilegal di Jakarta Selatan

motor
Motor Baru

Wholesales Motor Baru April 2026, Tumbuh 16 Persen Dari Bulan Lalu

Menurut laporan AISI, pada April 2026 pasar motor baru alami pertumbuhan hingga menyentuh angka 520.975 unit

mobil
BYD Atto 1

Rumor Kehadiran BYD Atto 1 NIK 2026 Menguat, Fitur Bertambah

Sejumlah wiraniaga BYD sudah mulai mengumumkan kehadiran BYD Atto 1 versi baru yang sudah dirakit lokal