10 Merek Mobil Cina Terlaris Agustus 2026, iCar Moncer
14 September 2026, 18:01 WIB
BYD jadi manufaktur otomotif dengan jumlah ekspor terbanyak ke dua di Tiongkok, berada tepat setelah Chery
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD gencar melakukan ekspor lini elektrifikasi ke berbagai negara sepanjang 2025. Popularitasnya di pasar global membuat angka ekspor manufaktur ini naik pesat.
Dilansir dari Carnewschina, pada November 2025 ekspor BYD mencapai 128.067 unit atau naik 313,4 persen secara year-on-year.
Sementara jika dihitung secara kumulatif di periode Januari sampai November 2025, ekspor BYD tembus angka 878.498 unit.
Capaian tersebut naik 144 persen apabila dibandingkan dengan total ekspor BYD di periode yang sama tahun lalu.
Pada November 2025, Chery masih memimpin sebagai merek dengan ekspor terbanyak yakni 135.190 unit. Tetapi BYD perlahan mengejar dan mempertahankan posisinya di peringkat kedua.
Kenaikan pesat ekspor BYD terjadi berkat gencarnya penetrasi mereka di berbagai negara. Penjualan lini elektrifikasi BYD disebut dominan di sejumlah negara seperti Brazil, Turki, Italia, Spanyol, Hungaria dan Kroasia.
Sementara di Singapura, BYD telah mendapatkan predikat sebagai merek otomotif dengan penjualan terlaris.
Per Desember 2025, BYD telah mengekspor mobil listrik maupun hybrid ke 119 negara yang berbeda.
BYD juga berhasil membalap penjualan Tesla di sejumlah pasar otomotif potensial, baik di wilayah Eropa maupun Asia Tenggara.
Di Indonesia sendiri, dominasi BYD bertahan berkat perkenalan produk-produk baru secara berkala.
Diawali dengan Dolphin, Atto 3 dan Seal, BYD memperluas portofolionya dengan masuk ke segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) melalui M6.
Kemudian Sport Utility Vehicle (SUV) Sealion 7 hadir, diakhiri BYD Atto 1 di penghujung tahun, tepatnya pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2025.
BYD Atto 1 mendominasi penjualan mobil listrik berkat harganya yang kompetitif, mulai dari Rp 199 jutaan untuk tipe terendahnya.
Patut diketahui bahwa seluruh unit dijual BYD di Indonesia masih berstatus Completely Built Up alias impor utuh.
Harganya bersaing karena memanfaatkan insentif mobil listrik impor. Mulai 2026, BYD wajib melakukan perakitan lokal sesuai dengan jumlah kendaraan yang telah diimpor dan terjual di dalam negeri.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 September 2026, 18:01 WIB
10 September 2026, 07:00 WIB
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
03 September 2026, 16:02 WIB
Terkini
14 September 2026, 18:02 WIB
Berbekal kemenangan di Misano pada Minggu (13/09), Marquez sukses memuncaki klasemen sementara MotoGP 2026
14 September 2026, 18:01 WIB
BYD kembali berada di puncak daftar merek mobil Cina terlaris periode Agustus 2026 disusul Jaecoo dan Geely
14 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi terbaik untuk Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
14 September 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa mengurai kemacetan panjang di sejumlah jalan protokol Ibu Kota, Ganjil Genap Jakarta masih berlaku
14 September 2026, 05:48 WIB
Kembali beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak informasi lengkap SIM keliling Jakarta hari ini
13 September 2026, 19:55 WIB
Marc Marquez kembali mendominasi dan ada di puncak klasemen sementara setelah MotoGP San Marino 2026
13 September 2026, 18:11 WIB
Astra Financial menunjukkan komitmennya akan penguatan literasi keuangan di Indonesia mencetak Duta OJK Peduli
13 September 2026, 17:47 WIB
YIMM baru saja menggelar acara Yamaha Dirt Bike Experience chapter Skill Up berlokasi di Sirkuit Cibereum