Insentif Otomotif Masih Dinanti untuk Bantu Penjualan di 2026

Gaikindo tampak menanti adanya stimulus ataupun insentif otomotif untuk bantu penjualan mobil baru di 2026

Insentif Otomotif Masih Dinanti untuk Bantu Penjualan di 2026
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Pemerintah belum memberikan sinyal terkait pemberian insentif otomotif di 2026. Padahal pemberian bantuan itu berkontribusi dalam membantu mendongkrak penjualan.

Apalagi di tengah pelemahan daya beli dan ketidakpastian kondisi ekonomi, termasuk di Indonesia.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) bahkan sampai melakukan revisi target penjualan 2025 lantaran angkanya sampai November belum memuaskan.

Di periode Januari-November 2025 penjualan mobil baru secara retail (distribusi dari diler ke konsumen) adalah 739.977 unit.

GIIAS Makassar Jadi Penutup Rangkaian Pameran Gaikindo Tahun Ini
Photo: Chery

Sementara angka wholesales atau penyaluran dari pabrik ke diler baru tembus 710.084 unit. Masih jauh dari target awal Gaikindo yang cukup ambisius di 900 ribu unit.

Belum bisa diprediksi pasti sampai kapan pelemahan daya beli di sektor otomotif terjadi. Oleh karena itu kepastian insentif masih diharapkan.

“Kami memahami, bahwa pemerintah akan mencari jalan terbaik agar industri otomotif Indonesia dapat terus membaik dan berkembang lebih pesat,” kata Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo kepada KatadataOTO, Senin (15/12).

Sepanjang 2025, insentif berkontribusi besar buat kendaraan elektrifikasi. Banyak mobil listrik bisa dijual dengan harga kompetitif bahkan turun sampai ke Rp 100 jutaan berkat subsidi.

Insentif juga diyakini jadi salah satu daya tarik utama manufaktur untuk berinvestasi di Indonesia. Tetapi ini juga harus disertai keberlanjutan kebijakan.

Dia enggan menyebutkan lebih rinci prediksi penjualan mobil baru di tahun depan. Namun tampaknya Gaikindo menanti pemerintah beri kepastian terkait insentif otomotif.

Honda hadir di GIIAS Bandung 2025
Photo: KatadataOTO

“Proyeksi di tahun 2026 kami belum bahas dengan anggota (Gaikindo),” ucap Jongkie.

Di sisi lain, pengamat otomotif memprediksi angka penjualan mobil baru di 2026 tanpa adanya insentif hanya bisa mencapai 700 ribu sampai 800 ribu unit. Itupun harus disertai perbaikan ekonomi di 2026.

“Pemulihan ini terancam karena sinyal kebijakan pemerintah masih bertolak belakang, seperti penguatan fiskal yang lambat,” kata Yannes Martinus Pasaribu, pengamat otomotif dan akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.


Terkini

motor
new honda vario evo 160

New Honda Vario Evo 160 Pakai eSAF, AHM Beri Garansi Lima Tahun

AHM meminta konsumen tidak perlu ragu dengan kualitas new Honda Vario Evo 160 yang diluncurkan di Indonesia

otosport
MotoGP Belanda 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Belanda 2026: Aprilia Kembali Dominan

Sprint Race MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen berlangsung sengit, dua rider Trackhouse Aprilia naik podium

mobil
Penjualan Mobil Mewah, BMW

Penjualan Mobil Mewah Kebal Harga Bensin, Tapi Keok Sama Kurs

Mobil mewah diyakini mengalami tantangan khususnya dari segi harga jual di tengah ketidakpastian kurs

mobil
Mitsubishi destinator

Mitsubishi Destinator Andalkan Mesin Turbo yang Responsif dan Efisien

Mitsubishi Destinator menghadirkan pengalaman berkendara yang nyaman, aman dan efisien untuk mobilitas harian

motor
Yadea Velax

Promo Yadea di PRJ 2026 Masih Berlaku, Bisa Test Ride

Yadea Indonesia membuktikan kualitas produknya melalui agenda kunjungan Wapres ke Papua beberapa waktu lalu

mobil
Mitsubishi New Pajero Sport, SUV Tangguh yang Nyaman buat Perempuan

Mitsubishi Pajero Sport, SUV Idola Keluarga Mobilitas Sehari-hari

Mitsubishi Pajero Sport tawarkan keseimbangan performa mesin dan efisiensi bahan bakar untuk keluarga

motor
Honda Ryden 160

Nama Honda Ryden 160 Didaftarkan di Indonesia, Ini Kata AHM

AHM menjelaskan kalau mereka belum memutuskan bagaimana masa depan paten Honda Ryden 160 yang mereka daftarkan

otosport
Bos Ducati Komentari Bagnaia di MotoGP Austria 2025: Mengecewakan

Francesco Bagnaia Lebih Pilih Aprilia Usai Tinggalkan Ducati

Francesco Bagnaia mendapatkan kontrak selama empat tahun dari Aprilia dan akan berduet dengan Bezzecchi