EV Farizon SV Masuk ke Sektor Transportasi Antar Kota
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
DPRD sindir pemprov DKI boros belanja kendaraan listrik karena selama ini selalu pilih varian tertinggi
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD sindir pemprov DKI boros beli kendaraan listrik. Hal ini disampaikan Justin Adrian, anggota DPRD DKI Jakarta kemarin (03/07).
Hal ini karena menurutnya pemerintah provinsi DKI kerap membeli kendaraan dengan spesifikasi tertinggi. Padahal harganya terbilang lebih tinggi namun memiliki fungsi serupa.
"DKI Jakarta membeli apa-apa spek tertinggi yang semestinya tidak perlulah karena lebih ke fungsinya sebagai alat transportasi," ungkap Justin Adrian.
Meski demkian ia tetap mendukung langkah pemerintah DKI untuk menggunakan kendaraan listrik sebagai operasional. Disitat dari Antara, dirinya menilai kebiasaan membeli mobil dengan spesifikasi tertinggi bisa memberi kesan buruk di mata masyarakat.
"Saya kira kalau kita beli mobil elektrik juga yang spek tertinggi terus saya kira kita tidak punya tenggang rasa terhadap masyarakat," kata dia.
Ia juga berharap agar pemerintah DKI tidak hanya fokus melakukan pengadaan kendaraan listrik melainkan memperbaiki transportasi umum. Menurutnya strategi tersebut bisa menciptakan kualitas udara yang baik di Ibu Kota.
Sebelumnya diberitakan bahwa pemerintah DKI tengah memproses realisasi pengadaan kendaraan elektrifikasi untuk operasional kedinasan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas udara di Jakarta tanpa mengurang mobilitas pegawai.
"Sedang dalam proses pengadaan sesuai rencana dalam RPD (Rencana Pembangunan Daerah). Akan dilakukan dalam waktu dekat ini, ungkap Heru Budi Hartono, Penjabat Gubernur DKI Jakarta.
Menurutnya saat ini baru sebagian kendaraan umum seperti bus yang sudah menggunakan bahan bakar listrik. Oleh karena itu pihaknya menilai perlu melakukan beberapa inisiatif agar ekosistem Electric Vehicle bisa berkembang lebih cepat dibanding sebelumnya.
Heru pun menyebutkan bahwa penggunaan kendaraan listrik di DKI Jakarta juga bisa menurunkan beban penggunaan bahan bakar minyak (BBM) berbahan dasar fosil dan meredam emisi karbon.
"Khusus anggaran belanja BBM untuk mobil dinas akan semakin hemat. Jadi, kelak hanya alat berat (backhoe) dan lain-lainnya yang masih mengonsumsi BBM," pungas Heru.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
10 April 2026, 15:04 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
19 Februari 2026, 16:27 WIB
19 Februari 2026, 15:00 WIB
Terkini
30 September 2026, 22:20 WIB
Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade
30 September 2026, 20:53 WIB
Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya
30 September 2026, 17:00 WIB
Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan
30 September 2026, 07:00 WIB
IMX 2026 kembali akan berlangsung pada 9-11 Oktober dan diramaikan dengan mobil-mobil modifikasi ikonik
30 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta diputuskan masih lanjut sampai akhir tahun, setelah sempat ditinjau beberapa pihak
30 September 2026, 06:00 WIB
Di akhir bulan September, SIM keliling Bandung tetap beroperasi untuk melayani masyarakat di Kota Kembang
30 September 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi fasilitas SIM keliling Jakarta yang tersedia hari ini, simak tempat dan jam operasionalnya