Ekspor Mobil Listrik Cina Bakal Meroket saat Pasar Domestik Lesu
12 Januari 2026, 14:00 WIB
Seiring kemajuan teknologi risiko juga meningkat, data pemilik mobil listrik bocor lewat SPKLU Shell
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Kemajuan teknologi di dunia otomotif diiringi dengan bertambahnya risiko. Kendali kendaraan bisa diakses melalui smartphone hingga penyimpanan data pribadi pada mobil membuat pabrikan otomotif harus lebih memperketat keamanan privasi pemilik.
Anurag Sen, seorang Security Researcher baru-baru ini menemukan database daring di dalamnya terdapat logging data terkait Shell Recharge, SPKLU (stasiun pengisian kendaraan listrik umum) milik Shell. Sekarang unitnya sudah ada ribuan di seluruh dunia.
Data yang di-host di penyimpanan cloud Amazin tersebut ternyata termasuk detil tentang konsumen atau pemilik kendaraan pengguna SPKLU Shell, bisa diakses tanpa password sehingga semua orang bisa membukanya melalui browser.
Dilansir dari TechCrunch, Senin (12/6) data yang dapat diakses termasuk nama, alamat email sampai nomor telepon milik konsumen fleet. Informasi operator fleet dan nama perusahaan juga bisa dilihat, beberapa di antaranya bahkan ada VIN (vehicle identification number).
Meski ada beragam informasi dapat ditemukan, belum diketahui imbas dari insiden ini. Pihaknya tengah melakukan analisa terkait data pemilik mobil listrik yang bocor di SPKLU Shell.
“Shell telah mengambil langkah untuk mengumpulkan dan mengidentifikasi exposure dari data Shell Recharge Solutions. Kami menginvestigasi insiden ini, terus memonitornya bersama sistem IT dan akan mengambil langkah yang perlu,” ucap Anna Arata, juru bicara Shell.
Alex Nehmy, Field Chief Security Officer Critical Industries, Japan and Asia Pacific sebelumnya pernah menyebut bahwa memang charging station atau SPKLU riskan terhadap risiko keamanan siber.
“Stasiun pengisian kendaraan listrik dapat menimbulkan beberapa risiko keamanan siber karena adanya beberapa entry points seperti sambungan kendaraan ke pengisi daya, komunikasi nirkabel, interface operator EV, layanan cloud dan pemeliharaan charger,” ucap Alex kepada TrenOto beberapa waktu lalu.
Ada sejumlah cara yang dapat dilakukan oleh pelaku kejahatan siber dalam mengeksploitasi data lewat SPKLU. Misalnya meretas interface operator EV untuk mengakses informasi pribadi milik pengguna sampai membajak jaringan EV.
Namun ia menegaskan bahwa pada akhirnya tidak ada sistem ataupun infrastruktur yang benar-benar aman dan sempurna.
Ia menegaskan keamanan siber butuh kerja sama dari dua pihak baik produsen maupun pemilik. Seorang pemilik EV bisa berkontribusi menjaga datanya dengan cara meng-update software kendaraan secara rutin, karena biasanya sudah termasuk pembaruan untuk lebih menjaga EV dari risiko siber.
“Produsen dan distributor perlu terus mengomunikasikan langkah-langkah menjaga keamanan siber bagi pemilik mobil,” ucap Alex.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Januari 2026, 14:00 WIB
12 Januari 2026, 10:00 WIB
11 Januari 2026, 17:00 WIB
10 Januari 2026, 15:00 WIB
08 Januari 2026, 18:00 WIB
Terkini
13 Januari 2026, 10:00 WIB
Patut diketahui, harga mobil LCGC di awal tahun ini terpantau masih stabil dan tidak mengalami kenaikan
13 Januari 2026, 09:00 WIB
polisi diharapkan bisa melakukan tilang di tempat bagi pengendara yang merokok daripada mencabut SIM
13 Januari 2026, 08:00 WIB
BMW, Lexus dan Mercedes-Benz menempati tangga tiga besar mobil mewah dengan penjualan terbanyak di 2025
13 Januari 2026, 07:00 WIB
Meskipun belum ada pengumuman resmi, tenaga penjual sebut harga BYD Atto 1 bakal disesuaikan tanpa insentif
13 Januari 2026, 06:00 WIB
Pemerintah gelar ganjil genap Jakarta pada puluhan jalan utama yang kerap jadi pusat kemacetan lalu lintas
13 Januari 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara, para pengendara dapat memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini
13 Januari 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta berada di sejumlah tempat sekitar Ibu Kota, namun perhatikan jam operasionalnya
12 Januari 2026, 18:00 WIB
Aprilia disebut telah melakukan banyak kemajuan, sehingga bisa membuat Bezzecchi tampil kompetitif di MotoGP