VinFast Luncurkan MPV 7-seater Rakitan Lokal, Harga Rp 300 Jutaan
20 Mei 2026, 21:34 WIB
Shell masih pede jual bensin, dianggap masih tetap menguntungkan walaupun di tengah gempuran elektrifikasi
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – PT Shell Indonesia tengah menggencarkan program kemitraan untuk menjangkau wilayah-wilayah Tanah Air selain kota-kota besar. Memasuki era elektrifikasi SPKLU (stasiun pengisian kendaraan listrik umum) jadi sesuatu yang dibutuhkan masyarakat.
Namun belum semua SPBU Shell saat ini sudah dilengkapi fasilitas tersebut. Meski di beberapa SPBU terbatas dan destination seperti area mall sudah ada stasiun pengisian yang didirikan oleh Shell.
Belum ada SPBU kemitraan yang saat ini dilengkapi SPKLU. Menanggapi hal tersebut, Agung Saputra selaku Head of Dealer Owned Network PT Shell Indonesia menjelaskan bahwa pihaknya tengah bersiap ke arah ekosistem kendaraan listrik sesuai dengan komitmen Shell Global.
Para mitra saat ini juga meyakini ke depannya SPBU masih akan tetap eksis mengingat banyaknya jumlah kendaraan konvensional di Indonesia saat ini.
“Kami melihat bahwa era itu (elektrifikasi) akan hadir. Perusahaan Shell juga sudah punya SPKLU, ada yang di SPBU maupun destination area mall,” tegas Agung saat acara Halal Bihalal Shell Indonesia 2023 di Jakarta, Selasa (16/5).
Hingga saat ini total SPKLU dari Shell ada 9 titik. Tiga di antaranya terletak di SPBU, sementara enam lainnya ditempatkan di pusat perbelanjaan.
Hal ini juga menjadi bagian dari strategi Shell secara global untuk mendukung operasional kendaraan listrik. Namun saat ini mayoritas memang masih ada di kawasan Eropa dan Amerika Serikat.
Untuk itu pihaknya saat ini belum menentukan target jumlah SPKLU. Shell tengah melihat terlebih dahulu perkembangan mobil listrik di dalam negeri.
Ia juga mengungkapkan ke depannya para mitra juga bisa membuka stasiun pengisian sendiri di SPBU-nya. Shell masih pede jual bensin meski industri otomotif mulai mengarah ke kendaraan listrik.
“Kalau dari pihak mitra ada ketertarikan (mendirikan SPKLU) tidak menutup kemungkinan. Dicari formatnya seperti apa yang cocok,” ujar Agung.
Iskandar Simarmata, mitra SPBU Shell sejak 2016 juga mengatakan bahwa ia masih optimis terhadap prospek SPBU ke depannya.
“Kami akan coba pelajari dulu SPKLU. Karena menurut kami ada peluang bisnisnya di sana,” ucap Iskandar dalam kesempatan yang sama.
Saat ini ia sudah mengoperasikan lima SPBU Shell, baik konvensional maupun modular termasuk di wilayah lapis dua atau di luar kota-kota besar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Mei 2026, 21:34 WIB
19 Mei 2026, 21:00 WIB
19 Mei 2026, 15:42 WIB
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Terkini
21 Mei 2026, 07:00 WIB
Salah satu konsumen Kalista yang merasakan dampak positif dari penggunaan truk listrik adalah Evershine Group
21 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi, jadi masyarakat jangan sampai terlambat mendatangi
21 Mei 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia untuk perpanjangan masa berlaku SIM hari ini, simak informasinya
21 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini kembali diberlakukan dengan bantuan sistem ETLE statis maupun Mobile terpadu
20 Mei 2026, 21:34 WIB
Mobil listrik 7-seater VinFast VF MPV 7 resmi diluncurkan di Indonesia, rakitan pabrik VinFast di Subang
20 Mei 2026, 20:09 WIB
Penjualan daihatsu selama empat bulan pertama tahun ini cukup positif sehingga tetap berada di posisi kedua
20 Mei 2026, 13:55 WIB
Hirohide Tagawa dipercaya untuk melakukan pengembangan kei car BYD demi mematangkan kehadiran Racco di Jepang
20 Mei 2026, 07:00 WIB
BlackAuto Battle 2026 kembali hadir dan mengusung konsep baru untuk bisa memenuhi kebutuhan para peserta