Gaikindo Sorot Maraknya Impor Kendaraan Niaga di Indonesia

Impor kendaraan niaga terkhusus truk, disebut Gaikindo sebagai biang kerok lesunya penjualan di Indonesia

Gaikindo Sorot Maraknya Impor Kendaraan Niaga di Indonesia
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Impor kendaraan niaga di Indonesia disebut menjadi salah satu penyebab lesunya industri otomotif dalam negeri.

Pihak Gaikindo mengungkapkan bahwa banyak kendaraan niaga masuk Indonesia secara impor utuh atau Completely Built Up (CBU).

Hal itu diklaim membuat persaingan kendaraan niaga di Indonesia menjadi tidak imbang antara unit impor dengan produk rakitan lokal.

“Karena apa? Kendaraan tersebut mungkin diimpor dalam keadaan utuh dan harganya menjadi tidak kompetitif,” kata Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo di Jakarta, Kamis (09/04).

Truk Cina
Photo: TrenOto

Harga kendaraan niaga impor dapat dijual dengan harga cenderung lebih rendah, sebab volume produksi di negara asalnya cukup besar.

Sehingga harga kendaraan niaga impor apalagi dalam jumlah besar, dapat menyaingi deretan produk yang sudah dirakit lokal.

Kukuh juga menyorot banyaknya kendaraan niaga impor tidak memenuhi standar serta regulasi dari pemerintah.

“Jadi itu menjadi perhatian kita semua. Apa yang terjadi adalah pasar ini menyusut, bukan hanya kendaraan komersial tetapi Indonesia saat ini menghadapi tantangan,” tegas Kukuh.

Sebagai informasi, berbagai kendaraan niaga seperti truk impor dari Cina masuk Indonesia secara ilegal. Banyak di antaranya dipakai buat aktivitas tambang.

Syarat sertifikasi emisi seperti Euro 4 yang wajib dipenuhi oleh produsen dalam negeri, umumnya tidak dipatuhi truk impor.

Ini kemudian membuat persaingan penjualan kendaraan niaga di Indonesia menjadi tidak sehat.

Konsumen kemudian mendapatkan pilihan truk Cina yang lebih murah, karena dapat menggunakan bahan bakar di bawah CN 51.

Begini Cara Cairan AdBlue Bantu Kurangi Emisi Kendaraan Diesel
Photo: Antara

Perlu diketahui, truk berstandar emisi Euro 4 harus menggunakan bahan bakar diesel dengan kandungan cetane setidaknya 51.

Sedangkan truk bermesin Euro 2 masih kompatibel pakai bahan bakar solar biasa. Sehingga dipertimbangkan sebagai opsi oleh sejumlah konsumen.

“Jadi sudah jelas di situ penurunannya terjadi karena ada importasi truk-truk dari negara lain. Sulit untuk bersaing dengan harga yang sangat kompetitif tadi,” tegas Kukuh.


Terkini

otosport
Luca Marini

Susunan Sementara Pembalap MotoGP 2027: Marini Tinggalkan Honda

Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027

news
SIM Keliling Bandung

Jangan Salah Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung 27 Agustus

Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini 27 Agustus 2026

SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya

news
Ganjil Genap Jakarta

Intip Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Kamis 27 Agustus 2026

Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah

review
Changan Nevo Q05

Impresi Pertama Changan Nevo Q05: Praktis buat Mobilitas Urban

SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya

mobil
Ford dan Geely

SUV Baru Ford Bakal Pakai Platform Geely EX5

Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Kembali Beroperasi Hari Ini, Rabu 26 Agustus

Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung Setelah Libur Maulid Nabi Muhammad

SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara