BBM yang Ditolak Vivo Bakal Dipakai Pertamina

BBM yang ditolak oleh Vivo karena adanya kandungan etanol akan tetap digunakan Pertamina buat penuhi kebutuhan pasar

BBM yang Ditolak Vivo Bakal Dipakai Pertamina
Adi Hidayat

KatadataOTO – Meski ditolak oleh SPBU swasta, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan base feul yang sudah diimpor tetap akan digunakan. Pertamina akan menggunakannya untuk memenuhi kebutuhan di Tanah Air.

Dengan demikian maka kebutuhan masyarakat terhadap BBM tetap terjaga meski hanya dilakukan Pertamina. Perusahaan pelat merah tersebut pun diklaim tidak mengalami kerugian atas pembatalan.

“Tidak ada kerugian yang terjadi karena BBM bakal dipakai sendiri sama Pertamina,” ucap Laode Sulaeman, Direktur Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas Bumi (Migas).

BBM tersebut seharusnya digunakan oleh Vivo karena sebelumnya sudah sepakat untuk membeli BBM impor dari Pertamina sebanyak 40.000 barel. Namun rencana itu dibatalkan karena dalam produk yang disediakan ternyata sudah mengandung etanol 3,5 persen.

Hasil Penyelidikan Pertamina Soal BBM Tercampur Air di Klaten
Photo : Antara

Menurut Laode, kandungan etanol dalam base fuel yang diimpor oleh Pertamina tidak melanggar spesifikasi pemerintah. Terlebih menurutnya etanol wajar ditemukan di bahan bakar ramah lingkungan (biofuel).

Ia pun menjelaskan bahwa penolakan BBM yang diimpor oleh Pertamina disebabkan Vivo memiliki spesifikasi khusus bukan karena kualitas BBM Pertamina bermasalah.

“Itu spek di mereka sendiri, tidak mau menggunakan BBM mengandung etanol. Tapi, bukan berarti kandungan tidak berada di dalam toleransi,” ujar Laode.

Perlu diketahui bahwa kelangkaan BBM di SPBU swasta disebabkan oleh habisnya kuota impor BBM. Pemerintah pun memberikan solusi agar Shell, Vivo, BP serta Exxon Mobil membeli stok tambahan melalui skema impor melalui Pertamina.

"Mereka setuju dan memang harus setuju untuk beli, berkolaborasi dengan Pertamina," ungkap Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Antara, Jumat (19/09).

BP AKR dan Shell Kehabisan Stok BBM, Vivo Aman
Photo : KatadataOTO

Dalam kesepakatannya, SPBU swasta mengajukan beberapa syarat dalam skema impor tambahan BBM lewat kolaborasi dengan Pertamina. Salah satunya adalah BBM yang dibeli merupakan base fuel lalu nantinya akan dilakukan pencampuran di tangki SPBU masing-masing.

Syarat selanjutnya adalah perusahaan bakal mengajukan survei bersama pembelian stok BBM. Mereka juga meminta adanya transparansi harga pembelian bahan bakar.


Terkini

news
Mobil pikap

Tak Perlu Impor, Menperin Sebut Indonesia Bisa Buat Pikap Mandiri

Agus Gumiwang Kartasasmita, Menperin mengatakan bahwa produksi pikap lokal mencapai satu juta unit per tahun

mobil
Gaikindo Tanggapi Impor Truk Pikap yang Tembus Ratusan Ribu Unit

Gaikindo Tanggapi Impor Truk Pikap yang Tembus Ratusan Ribu Unit

Impor truk pikap tahun ini tembus 105.000 unit, Gaikindo tegaskan industri dalam negeri masih mampu menyuplai

mobil
Impor Pikap

Indonesia Resmi Impor 105.000 Unit Pikap dari India

Ada 35.000 pikap dari Mahindra dan 70.000 unit lainnya dari Tata Motors diimpor secara utuh ke Indonesia

motor
Motor Baru

Pasar Motor Baru ASEAN Tembus 15 Juta Unit, Indonesia Mendominasi

Indonesia mampu berkontribusi cukup besar dalam pasar motor baru ASEAN, menyumbang sekitar 6,4 juta unit

motor
pemudik motor

Menhub Diminta Batasi Pemudik dengan Motor saat Lebaran 2026

DPR RI meminta Menhub untuk membuat kebijakan pelarangan mudik menggunakan sepeda motor di Lebaran 2026

mobil
Penjualan Mobil Mewah

Penjualan Mobil Mewah Januari 2026 Lesu, Volvo Turun Drastis

Mengawali 2026, penjualan mobil mewah tampak mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu

news
Ganijl Genap Puncak Bogor

Ganjil Genap Puncak Pertama di Bulan Ramadan 2026

Ganjil genap Puncak tetap diterapkan oleh kepolisian secara ketat meski sudah memasuki bulan Ramadan

mobil
GAC E8

GAC Aion Minat Luncurkan E8 Hybrid, Versi Ekonomis E9 PHEV

Alih-alih E9 PHEV, GAC Aion beri sinyal akan menghadirkan E8 Hybrid lebih dulu untuk konsumen Indonesia