Ada Kandungan Etanol, Vivo dan BP Batal Beli BBM dari Pertamina

Vivo dan BP batal beli BBM dari Pertamina karena adanya kandungan etanol pada base feul BBM yang ditawarkan

Ada Kandungan Etanol, Vivo dan BP Batal Beli BBM dari Pertamina
Adi Hidayat

KatadataOTO – SPBU Vivo dan BP batal beli base fuel bahan bakar minyak (BBM) dari Pertamina. Keputusan ini diambil karena adanya kandungan etanol sebesar 3,5 persen pada produk yang ditawarkan oleh perusahaan minyak berpelat merah.

Jumlah tersebut sebenarnya diklaim masih diperkenankan. Pasalnya ambang batas kandungan etanol yang diperkenankan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) adalah di bawah 20 persen.

“Kandungan etanol ini membuat SPBU swasta tidak melanjutkan pembelian base fuel karena ada konten etanol tersebut,” ungkap Achmad Muchtasyar, Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga dilansir Antara (02/10).

Padahal sebelumnya PT Vivo Energy Indonesia (Vivo) telah sepakat menyerap 40 ribu barel BBM dari 100 ribu barel yang diimpor oleh Pertamina. Demikian pula BP-AKR juga sempat menyatakan minatnya buat membeli produk tersebut.

Cari BBM Murah, Ini Daftar SPBU Vivo di Jakarta dan Sekitarnya
Photo : Vivo Indonesia
Pembatalan ini membuat tahap negosiasi antarbisnis (business to business/B2B) kembali ke titik awal. Sementara 100 ribu barel yang sudah diimpor oleh Pertamina tidak diserap oleh SPBU swasta.

Meski demikian, Achmad optimis SPBU swasta mau bernegosiasi dengan Pertamina untuk kargo selanjutnya yang akan tiba pekan ini.

“Tetapi teman-teman SPBU swasta berkenan, jika nanti pada kargo selanjutnya, siap bernegosiasi. Ini bukan masalah di kualitas, masalah di konten,” ucap Achmad kemudian.

Perlu diketahui bahwa kelangkaan BBM di SPBU swasta disebabkan oleh habisnya kuota impor BBM. Pemerintah pun memberikan solusi agar Shell, Vivo, BP serta Exxon Mobil membeli stok tambahan dengan skema impor melalui Pertamina.

"Mereka setuju dan memang harus setuju untuk beli, berkolaborasi dengan Pertamina," ungkap Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Antara, Jumat (19/09).

Dalam kesepakatannya, SPBU swasta mengajukan beberapa syarat dalam skema impor tambahan BBM lewat kolaborasi dengan Pertamina. Salah satunya adalah BBM yang dibeli merupakan base fuel lalu nantinya akan dilakukan pencampuran di tangki SPBU masing-masing.

Kata BP AKR Ketika Bahlil Instruksikan Beli BBM di Pertamina
Photo : BP-AKR

Syarat selanjutnya adalah perusahaan bakal mengajukan survei bersama pembelian stok BBM. Mereka juga meminta adanya transparansi harga pembelian bahan bakar.

"Kita ingin swasta maupun Pertamina harus sama-sama cengli (untung), harus semua terbuka dan sudah setuju juga terjadi open book," pungkas Bahlil.


Terkini

mobil
Produksi kendaraan

10 Produsen Mobil Terbesar Februari 2026, Toyota Mendominasi

Toyota menjadi produsen mobil terbesar di Indonesia pada Februari 2026 disusul Mitsubishi Motors dan Daihatsu

otosport
MotoGP 2026

Klasemen Sementara MotoGP 2026: Bezzecchi dan Martin Nyaman

Bezzecchi dan Martin berhasil mempertahankan posisi mereka di klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Amerika

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 30 Maret 2026, Jangan Asal Pilih Jalan

Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di sejumlah lokasi yang kerap terjadi kemacetan lalu lintas

news
SIM Keliling Bandung

Cek Lokasi SIM Keliling Bandung Jelang Akhir Maret 2026

Jelang akhir bulan, SIM keliling Bandung tetap melayani masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 30 Maret 2026

SIM keliling Jakarta kembali dioperasikan seperti biasa di awal pekan, simak lokasi serta persyaratannya

otosport
Hasil MotoGP Amerika 2026

Hasil MotoGP Amerika 2026: Dominasi Marco Bezzecchi Berlanjut

Marco Bezzecchi memenangkan MotoGP Amerika 2026 ditemani rekan segarasinya, Jorge Martin di urutan kedua

mobil
Denza Z

Denza Siapkan Model Baru Pesaing Porsche 911

Mobil listrik Denza Z bakal mengisi kelas yang sama dengan Porsche 911, gandeng Daniel Craig untuk promosinya

news
Kecelakaan arus mudik

Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diklaim Turun

Kecelakaan arus mudik dan balik Lebaran 2026 diklaim mengalami penurunan cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya