Mobil Nasional Produksi Pindad Bakal Lahir dari Karawang
21 April 2026, 21:00 WIB
Industri otomotif jadi andalan ekspor, serta jadi salah satu yang paling cepat pulih setelah pandemi
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Pasca pandemi industri dari berbagai bidang berusaha untuk kembali pulih lagi dan meningkatkan daya beli masyarakat. Dari banyak bidang, otomotif dikatakan lebih cepat bangkit terlihat dari jumlah penjualan yang cukup besar tahun ini.
Tidak hanya penjualan domestik angka ekspor juga diklaim meningkat. Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyebut bahwa industri otomotif jadi andalan ekspor di Indonesia.
“Hari ini otomotif kita jadi salah satu andalan untuk ekspor. Tahun kemarin produksi (mobil) kembali normal mendekati 1 juta, 2023 akan tembus 1 juta sementara ekspor di atas 400.000 dan diharapkan tahun ini mendekati 500.000,” ungkap Airlangga saat pembukaan acara IDE Katadata 2023 di Hotel Kempinski Grand Ballroom, Kamis (20/7).
Ekspor otomotif menurut Airlangga juga menjadi salah satu bentuk hilirisasi sektor manufaktor. Sekarang ia mengungkapkan Indonesia telah mengekspor lebih ke 79 negara, menunjukan bahwa bangsa ini telah lebih kompetitif dan bisa diterima berbagai negara.
Untuk menekan biaya produksi ke depannya juga pemerintah dikatakan bakal mulai melarang ekspor bauksit yang jadi salah satu bahan baku produksi kendaraan.
“Kemudian di nikel dari brick iron sampai stainless steel dan alumunium (untuk) kitchen. Demikian pula untuk EV (electric vehicle) karena nikel kobalt jadi salah satu bagian dari EV,” ujar Airlangga.
Sebelumnya Yohannes Nangoi selaku Ketua Umum Gaikindo juga pernah menyebutkan hal serupa bahwa ekspor di 2023 lebih baik dibandingkan sebelumnya. Ia pun memiliki targetnya sendiri untuk angka ekspor tahun ini.
“Diharapkan sekarang 500.000 dan melonjak jadi 1 juta. Indonesia ini negara terbesar ke-11 di dunia penghasil mobil, hampir tidak terbayang di 2022 kemarin kita melonjak dari urutan 15 ke 11,” ucapnya dalam konferensi pers GIIAS 2023 beberapa waktu lalu.
Menurutnya ekspor industri otomotif pasca pandemi memang belum bisa sepenuhnya dikatakan aman namun pengadaan mobil tetap tinggi, dan kebutuhan akan kendaraan bermotor akan terus ada.
“Walaupun kondisi ekonomi masih berat tapi secara global meningkat karena dibuktikan juga di Indonesia kita melihat pasar ekspor tetap besar,” tegasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
21 April 2026, 21:00 WIB
08 April 2026, 15:23 WIB
09 Maret 2026, 07:14 WIB
08 Maret 2026, 13:00 WIB
27 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
29 April 2026, 13:00 WIB
Isu Chery Group ingin mengakuisisi pabrik milik Handal di Pondok Ungu, Bekasi sempat tersiar pada akhir 2025
29 April 2026, 12:12 WIB
Ajang Kia Collezione 2026 jadi momentum penguatan lini produk manufaktur asal Korea Selatan itu di Tanah Air
29 April 2026, 11:00 WIB
Lepas E4 yang akan masuk RI bakal dirakit difasilitas produksi milik PT Handal di kawasan Pondok Ungu, Bekasi
29 April 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Destinator dibekali fitur-fitur terkini yang bisa menambah kenyamanan berkendara para konsumen
29 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di waktu terbatas, jangan sampai terlambat sebab tidak ada dispensasi
29 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini kembali berlaku yang diharapkan mampu mengurai kemacetan terutama di jam sibuk
29 April 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung agar bisa memfasilitas para pengendara di Kota Kembang hari ini
28 April 2026, 15:00 WIB
Merek mobil Cina semakin diminati berkat harga kompetitif, jadi tantangan tersendiri buat pabrikan Jepang