BYD Resmi Buka Pabrik di Subang, Mampu Produksi 150 Ribu Mobil
03 September 2026, 16:02 WIB
Industri otomotif jadi andalan ekspor, serta jadi salah satu yang paling cepat pulih setelah pandemi
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Pasca pandemi industri dari berbagai bidang berusaha untuk kembali pulih lagi dan meningkatkan daya beli masyarakat. Dari banyak bidang, otomotif dikatakan lebih cepat bangkit terlihat dari jumlah penjualan yang cukup besar tahun ini.
Tidak hanya penjualan domestik angka ekspor juga diklaim meningkat. Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyebut bahwa industri otomotif jadi andalan ekspor di Indonesia.
“Hari ini otomotif kita jadi salah satu andalan untuk ekspor. Tahun kemarin produksi (mobil) kembali normal mendekati 1 juta, 2023 akan tembus 1 juta sementara ekspor di atas 400.000 dan diharapkan tahun ini mendekati 500.000,” ungkap Airlangga saat pembukaan acara IDE Katadata 2023 di Hotel Kempinski Grand Ballroom, Kamis (20/7).
Ekspor otomotif menurut Airlangga juga menjadi salah satu bentuk hilirisasi sektor manufaktor. Sekarang ia mengungkapkan Indonesia telah mengekspor lebih ke 79 negara, menunjukan bahwa bangsa ini telah lebih kompetitif dan bisa diterima berbagai negara.
Untuk menekan biaya produksi ke depannya juga pemerintah dikatakan bakal mulai melarang ekspor bauksit yang jadi salah satu bahan baku produksi kendaraan.
“Kemudian di nikel dari brick iron sampai stainless steel dan alumunium (untuk) kitchen. Demikian pula untuk EV (electric vehicle) karena nikel kobalt jadi salah satu bagian dari EV,” ujar Airlangga.
Sebelumnya Yohannes Nangoi selaku Ketua Umum Gaikindo juga pernah menyebutkan hal serupa bahwa ekspor di 2023 lebih baik dibandingkan sebelumnya. Ia pun memiliki targetnya sendiri untuk angka ekspor tahun ini.
“Diharapkan sekarang 500.000 dan melonjak jadi 1 juta. Indonesia ini negara terbesar ke-11 di dunia penghasil mobil, hampir tidak terbayang di 2022 kemarin kita melonjak dari urutan 15 ke 11,” ucapnya dalam konferensi pers GIIAS 2023 beberapa waktu lalu.
Menurutnya ekspor industri otomotif pasca pandemi memang belum bisa sepenuhnya dikatakan aman namun pengadaan mobil tetap tinggi, dan kebutuhan akan kendaraan bermotor akan terus ada.
“Walaupun kondisi ekonomi masih berat tapi secara global meningkat karena dibuktikan juga di Indonesia kita melihat pasar ekspor tetap besar,” tegasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 September 2026, 16:02 WIB
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
09 Agustus 2026, 19:15 WIB
28 Juli 2026, 06:38 WIB
21 April 2026, 21:00 WIB
Terkini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya