Adira Expo Kembali Digelar di Jakarta, Tebar Banyak Promo
18 Mei 2026, 19:17 WIB
Meski pembiayaan kendaraan tengah lesu di 2024, Adira bagi dividen miliaran rupiah pada pemegang saham
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Penjualan kendaraan di 2024 sempat turun karena berbagai alasan. Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah persyaratan kredit diperketat membuat konsumen menunda pembelian.
Di tengah kelesuan tersebut perusahaan pembiayaan Adira bagi dividen sebesar 50 persen kepada para pemegang saham, diambil dari laba bersih 2023.
Untuk diketahui PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk belum lama telah melaksanakan RUPST (Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan) yang menghasilkan sejumlah keputusan.
Dividen tunai 50 persen dari laba bersih perusahaan per 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp 972 miliar atau setara Rp 972 per lembar saham.
Selain itu dalam RUPST juga disebutkan bahwa ada penyisihan Rp 19,4 miliar, satu persen dari laba bersih sebagai dana cadangan umum. Ini sesuai dengan Undang-Undang Perseroan Terbatas.
Tidak hanya itu perusahaan turut melaporkan penggunaan dana hasil penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Adira Finance Tahap I Tahun 2023 senilai Rp 1,7 triliun.
Kemudian Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Adira Finance Tahap I Tahun 2023 di Rp 300 miliar, Obligasi Berkelanjutan VI Adira Finance Tahap II Tahun 2023 Rp 1,25 triliun serta Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Adira Finance Tahap II Tahun 2023 Rp 300 miliar.
Seluruh dana hasil penerbitan Obligasi dan Sukuk Mudharabah lalu digunakan untuk mendanai pembiayaan konsumen sesuai kegiatan Perusahaan.
Sepanjang 2023 Adira mencatat kenaikan pangsa pasar mobil baru dan sepeda motor baru masing-masing di lima persen dan 10 persen, naik dibanding periode sama pada 2022 di 4 persen dan 8,2 persen.
Digabung dengan segmen non otomotif perusahaan ini berhasil meningkatkan penyaluran pembiayaan sebesar 31 persen year-on-year menjadi Rp 41,6 triliun.
Pembiayaan syariah mengalami kenaikan 34 persen year-on-year menjadi Rp 8,9 triliun. Ini mewakili 21 persen dari total pembiayaan baru didukung pemasaran agresif.
Secara regional di Jabodetabek sepanjang 2023 tercapai Rp 10,8 triliun, naik 28 persen year-on-year. Dari segmen otomotif kontributor terbesar adalah pembiayaan baru sepeda motor.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Mei 2026, 19:17 WIB
05 Maret 2026, 12:00 WIB
14 Desember 2025, 13:00 WIB
02 Desember 2025, 15:16 WIB
04 November 2025, 19:00 WIB
Terkini
20 September 2026, 21:41 WIB
Ajang Polytron Fest 51 memperlihatkan arah baru perusahaan yang semakin serius di industri otomotif Indonesia
20 September 2026, 20:03 WIB
Pedro Acosta bayar kesalahannya di balapan sprint, mempertahankan posisi pertama di MotoGP Austria 2026
19 September 2026, 21:00 WIB
Setelah masa perkenalan dan berhasil terjual lebih dari 1.000 unit, harga Changan Nevo Q05 resmi diumumkan
19 September 2026, 20:47 WIB
Sprint race MotoGP Austria 2026 berjalan cukup dramatis, Acosta yang sempat memimpin justru bernasib sial
19 September 2026, 20:02 WIB
ACC Carnival Medan tawarkan banyak promo menarik bagi para pengunjung hingga bisa dapat cashback Rp 1 juta
19 September 2026, 09:00 WIB
Wuling Starlight M merupakan versi baru dari Darion, ukuran jauh lebih besar dan dapat ubahan eksterior
19 September 2026, 07:00 WIB
AiMOGA yang merupakan perusahaan di bawah naungan Chery Group kembali menunjukkan komitmennya di Tanah Air
18 September 2026, 22:02 WIB
Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia