Daihatsu Catat Pertumbuhan Penjualan, Kendaraan Niaga Laris
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
Kondisi ekonomi belum pulih sepenuhnya tetapi membaik, Daihatsu ungkap persyaratan kredit mulai melonggar
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kredit macet sempat jadi salah satu kendala yang dihadapi Daihatsu di 2025. Perlu diketahui, mayoritas konsumen mereka membeli kendaraan dengan skema cicilan.
Tingginya angka kredit macet atau Non Performing Loan (NPL) berimbas pada ketatnya persyaratan untuk mencicil kendaraan baru.
Sehingga banyak konsumen kesulitan melakukan pembelian secara kredit karena survey yang ketat. Pelanggan lebih memilih untuk menunda atau bergeser ke mobil bekas.
Meskipun begitu menjelang tutup tahun Daihatsu mengungkapkan kondisinya sudah semakin membaik.
“Pada beberapa bulan terakhir sudah mulai recovery, mungkin di dua sampai tiga bulan terakhir ini membaik,” kata Sri Agung Handayani, Marketing and Corporate Communication Director PT ADM di Tangerang, beberapa waktu lalu.
Menurut Agung, survey yang dilakukan oleh pihak leasing juga tak lagi terlalu ketat seperti sebelumnya.
Perlu diketahui ada beberapa tahapan survey dilakukan oleh pihak leasing. Misal komunikasi langsung antara calon debitur dengan leasing sampai BI Checking alias pemeriksaan sejarah kredit.
Longgarnya survey kredit mobil mempermudah konsumen apabila ingin melakukan pembelian kendaraan. Kondisi ini juga diharapkan dapat membantu Daihatsu mempertahankan angka penjualannya sepanjang 2025.
“Sekarang lending rate-nya cukup baik. Suku bunga kan juga sudah turun,” tegas Agung.
Untuk semakin memudahkan konsumen membeli kendaraan, Daihatsu menyiapkan sejumlah program sepanjang akhir 2025. Khususnya untuk pembelian LCGC.
“Jadi kita mengantisipasi dengan menyiapkan banyak sales program, terutama untuk kredit. Down Payment, kemudian Term of Payment (TOP). Kita menyesuaikan kemampuan dia (konsumen),” kata Agung.
Sebagai informasi, sepanjang Januari-Oktober 2025 Daihatsu menempati posisi kedua merek mobil dengan penjualan terbanyak secara retail (distribusi dari diler ke konsumen) sebanyak 112.530 unit.
Penjualan Daihatsu sempat menyentuh angka terendahnya pada Mei 2025 yakni 9.997 unit. Namun kemudian perlahan kembali bangkit ke angka 10.000 sampai 11.000, hingga akhirnya di Oktober 12.196 unit.
Daihatsu berkontribusi 17 persen terhadap pangsa pasar secara keseluruhan. Toyota masih berada di urutan pertama, catatkan penjualan retail 209.387 unit dan market share 31,7 persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:00 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
07 Agustus 2026, 10:45 WIB
Terkini
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027
27 Agustus 2026, 06:07 WIB
Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar