Fitur Unggulan Daihatsu Rocky Hybrid, Bikin Nyaman di Perkotaan
24 Juli 2026, 22:00 WIB
Kondisi ekonomi belum pulih sepenuhnya tetapi membaik, Daihatsu ungkap persyaratan kredit mulai melonggar
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kredit macet sempat jadi salah satu kendala yang dihadapi Daihatsu di 2025. Perlu diketahui, mayoritas konsumen mereka membeli kendaraan dengan skema cicilan.
Tingginya angka kredit macet atau Non Performing Loan (NPL) berimbas pada ketatnya persyaratan untuk mencicil kendaraan baru.
Sehingga banyak konsumen kesulitan melakukan pembelian secara kredit karena survey yang ketat. Pelanggan lebih memilih untuk menunda atau bergeser ke mobil bekas.
Meskipun begitu menjelang tutup tahun Daihatsu mengungkapkan kondisinya sudah semakin membaik.
“Pada beberapa bulan terakhir sudah mulai recovery, mungkin di dua sampai tiga bulan terakhir ini membaik,” kata Sri Agung Handayani, Marketing and Corporate Communication Director PT ADM di Tangerang, beberapa waktu lalu.
Menurut Agung, survey yang dilakukan oleh pihak leasing juga tak lagi terlalu ketat seperti sebelumnya.
Perlu diketahui ada beberapa tahapan survey dilakukan oleh pihak leasing. Misal komunikasi langsung antara calon debitur dengan leasing sampai BI Checking alias pemeriksaan sejarah kredit.
Longgarnya survey kredit mobil mempermudah konsumen apabila ingin melakukan pembelian kendaraan. Kondisi ini juga diharapkan dapat membantu Daihatsu mempertahankan angka penjualannya sepanjang 2025.
“Sekarang lending rate-nya cukup baik. Suku bunga kan juga sudah turun,” tegas Agung.
Untuk semakin memudahkan konsumen membeli kendaraan, Daihatsu menyiapkan sejumlah program sepanjang akhir 2025. Khususnya untuk pembelian LCGC.
“Jadi kita mengantisipasi dengan menyiapkan banyak sales program, terutama untuk kredit. Down Payment, kemudian Term of Payment (TOP). Kita menyesuaikan kemampuan dia (konsumen),” kata Agung.
Sebagai informasi, sepanjang Januari-Oktober 2025 Daihatsu menempati posisi kedua merek mobil dengan penjualan terbanyak secara retail (distribusi dari diler ke konsumen) sebanyak 112.530 unit.
Penjualan Daihatsu sempat menyentuh angka terendahnya pada Mei 2025 yakni 9.997 unit. Namun kemudian perlahan kembali bangkit ke angka 10.000 sampai 11.000, hingga akhirnya di Oktober 12.196 unit.
Daihatsu berkontribusi 17 persen terhadap pangsa pasar secara keseluruhan. Toyota masih berada di urutan pertama, catatkan penjualan retail 209.387 unit dan market share 31,7 persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Juli 2026, 22:00 WIB
18 Juli 2026, 21:06 WIB
04 Juli 2026, 19:15 WIB
02 Juli 2026, 07:01 WIB
24 Juni 2026, 07:00 WIB
Terkini
25 Juli 2026, 08:00 WIB
Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia
24 Juli 2026, 23:00 WIB
SUV PHEV DFSK E5 Plus sudah mulai dirakit lokal di pabrik Cikande, ditawarkan dengan harga Rp 500 jutaan
24 Juli 2026, 22:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid dibekali beberapa fitur terkini guna memberikan sensasi berkendara yang berbeda
24 Juli 2026, 21:00 WIB
Astra Honda Motor Technical Skill Contest 2026 baru saja digelar dan diikuti 69 peserta dari seluruh Indonesia
24 Juli 2026, 20:22 WIB
Mobil listrik MG S5 EV memiliki potensi overheating, ada ribuan unit yang mulai ditarik dari pasaran
24 Juli 2026, 09:00 WIB
Menutup pekan terakhir di Juli 2026, Sistem lalu lintas Ganjil Genap Jakarta hari ini tetap diberlakukan
24 Juli 2026, 09:00 WIB
DFSK E5 Plus segera debut di GIIAS 2026, punya klaim daya jelajah komprehensif sampai 1.400 kilometer
24 Juli 2026, 07:00 WIB
Menurut Marc Marquez kuda besi skuad Ducati Corse untuk MotoGP 2027 masih harus dilakukan beberapa penyesuaian