Daihatsu Catat Kenaikan Penjualan, Gran Max Kontributor Utama
08 Juni 2026, 16:36 WIB
Kondisi ekonomi belum pulih sepenuhnya tetapi membaik, Daihatsu ungkap persyaratan kredit mulai melonggar
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kredit macet sempat jadi salah satu kendala yang dihadapi Daihatsu di 2025. Perlu diketahui, mayoritas konsumen mereka membeli kendaraan dengan skema cicilan.
Tingginya angka kredit macet atau Non Performing Loan (NPL) berimbas pada ketatnya persyaratan untuk mencicil kendaraan baru.
Sehingga banyak konsumen kesulitan melakukan pembelian secara kredit karena survey yang ketat. Pelanggan lebih memilih untuk menunda atau bergeser ke mobil bekas.
Meskipun begitu menjelang tutup tahun Daihatsu mengungkapkan kondisinya sudah semakin membaik.
“Pada beberapa bulan terakhir sudah mulai recovery, mungkin di dua sampai tiga bulan terakhir ini membaik,” kata Sri Agung Handayani, Marketing and Corporate Communication Director PT ADM di Tangerang, beberapa waktu lalu.
Menurut Agung, survey yang dilakukan oleh pihak leasing juga tak lagi terlalu ketat seperti sebelumnya.
Perlu diketahui ada beberapa tahapan survey dilakukan oleh pihak leasing. Misal komunikasi langsung antara calon debitur dengan leasing sampai BI Checking alias pemeriksaan sejarah kredit.
Longgarnya survey kredit mobil mempermudah konsumen apabila ingin melakukan pembelian kendaraan. Kondisi ini juga diharapkan dapat membantu Daihatsu mempertahankan angka penjualannya sepanjang 2025.
“Sekarang lending rate-nya cukup baik. Suku bunga kan juga sudah turun,” tegas Agung.
Untuk semakin memudahkan konsumen membeli kendaraan, Daihatsu menyiapkan sejumlah program sepanjang akhir 2025. Khususnya untuk pembelian LCGC.
“Jadi kita mengantisipasi dengan menyiapkan banyak sales program, terutama untuk kredit. Down Payment, kemudian Term of Payment (TOP). Kita menyesuaikan kemampuan dia (konsumen),” kata Agung.
Sebagai informasi, sepanjang Januari-Oktober 2025 Daihatsu menempati posisi kedua merek mobil dengan penjualan terbanyak secara retail (distribusi dari diler ke konsumen) sebanyak 112.530 unit.
Penjualan Daihatsu sempat menyentuh angka terendahnya pada Mei 2025 yakni 9.997 unit. Namun kemudian perlahan kembali bangkit ke angka 10.000 sampai 11.000, hingga akhirnya di Oktober 12.196 unit.
Daihatsu berkontribusi 17 persen terhadap pangsa pasar secara keseluruhan. Toyota masih berada di urutan pertama, catatkan penjualan retail 209.387 unit dan market share 31,7 persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
08 Juni 2026, 16:36 WIB
27 Mei 2026, 07:00 WIB
22 Mei 2026, 16:17 WIB
20 Mei 2026, 20:09 WIB
24 April 2026, 07:00 WIB
Terkini
09 Juni 2026, 22:58 WIB
Menurut data AISI pada Selasa (09/06), wholesales motor baru pada bulan lalu mengalami penurunan 7,9 persenan
09 Juni 2026, 21:30 WIB
Penjualan GWM kembali mengalami penurunan drastis di Mei 2026, secara retail hanya tembus 176 unit mobil
09 Juni 2026, 06:01 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta diberlakukan untuk mengatur arus lalu lintas pada jam sibuk dan diawasi ETLE
09 Juni 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta menjadi alternatif tempat perpanjangan masa berlaku SIM, ada di lima tempat
08 Juni 2026, 20:00 WIB
Kawasaki Brusky 125 digadang-gadang akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di ajang Jakarta Fair 2026
08 Juni 2026, 19:00 WIB
Audi Q5 Sportback teranyar meramaikan opsi mobil premium buat konsumen Tanah Air, simak spesifikasinya
08 Juni 2026, 18:00 WIB
Yadea Indonesia bakal berikan potongan harga khusus pameran hingga Rp 10 juta di Pekan Raya Jakarta 2026
08 Juni 2026, 17:00 WIB
Marc Marquez berhasil membukukan 108 poin pada papan klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri di Hungaria