42.579 Pelanggar Terjaring Operasi Patuh Jaya 2025, Masih Bertambah

Dalam tujuh hari penyelenggaraan sedikitnya sudah ada 42.579 pelanggar yang terjaring pada Operasi Patuh Jaya

42.579 Pelanggar Terjaring Operasi Patuh Jaya 2025, Masih Bertambah

KatadataOTO – Hingga hari ketujuh Operasi Patuh Jaya 2025 telah menindak sedikitnya 42.579 pelanggar. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Banyaknya pelanggaran pun dipercaya terus bertambah karena Operasi Patuh masih akan berlangsung hingga Minggu (27/07).

“Selama tujuh hari Operasi Patuh Jaya tercatat ada 42.579 pelanggaran. Dari jumlah itu ETLE Statis menjaring 19.597 kendaraan, ETLE mobile 8.359, tilang manual 2.221 dan teguran 12.402,” ungkap Kombes Pol Komarudin, Dirlantas Polda Metro Jaya dilansir Antara (21/07).

Dari jumlah itu pengendara roda dua adalah yang paling banyak melakukan pelanggaran dengan 34.053 pelanggar. Kasusnya pun bermacam-macam mulai tidak menggunakan helm standar hingga melawan arus.

Operasi Patuh Jaya
Photo : @TMCPoldaMetro

Pengendara yang kedapatan tidak menggunakan helm SNI mendominasi dengan 14.189 kasus. Kemudian disusul melawan arus sebanyak 8.985 perkara.

Selanjutnya yang berboncengan lebih dari satu orang ada 56 pelanggaran, berkendara di bawah umur 17 kasus dan lain-lain ada 10.806 kejadian.

Sementara untuk pelanggaran kendaraan roda empat jumlahnya terbilang lebih sedikit yaitu hanya 8.526 kasus.

Tidak menggunakan sabuk pengaman menjadi catatan terbanyak dengan 7.088 kasus, menggunakan ponsel saat berkendara ada 213 perkara, melawan arus ada 1 kejadian dan lain-lain ada 1.219 pelanggaran.

Selain itu, selama Operasi Patuh Jaya 2025 juga sudah terjadi 146 kecelakaan. Dalam insiden itu ada delapan orang meninggal dunia, 33 luka berat dan 139 luka ringan.

Operasi Patuh Jaya 2025
Photo : @TMCPoldaMetro

Polda Metro Jaya juga bakal sangat fokus untuk memberantas penggunaan pelat nomor palsu Operasi Jaya 2025.

"Saya ingin menegaskan untuk tidak memberi toleransi terhadap praktik penggunaan pelat palsu yang semakin marak," kata Irjen Pol Karyoto, Kapolda Metro Jaya saat pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Jaya 2025 di Jakarta, Senin (14/7).

Daftar Pelanggaran yang Diincar Operasi Patuh Jaya 2025

  1. Menggunakan ponsel saat membawa kendaraan
  2. Pengendara di bawah umur
  3. Pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari 1 orang
  4. Tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI)
  5. Tidak menggunakan safety belt atau sabuk pengaman
  6. Pengemudi dalam pengaruh alkohol
  7. Melawan Arus
  8. Melebihi batas kecepatan
  9. Kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi TNKB
  10. Kendaraan dengan pelat nomor palsu

Terkini

otosport
Aprilia

Aprilia Diyakini Menjadi Ancaman Serius Bagi Ducati di MotoGP 2026

Aprilia disebut telah melakukan banyak kemajuan, sehingga bisa membuat Bezzecchi tampil kompetitif di MotoGP

mobil
Honda City Hatchback

City Hatchback Tak Lagi Disuplai ke Diler, Honda Buka Suara

Terpantau sejak Agustus 2025, Honda City Hatchback sudah tak lagi disuplai ke diler dan stoknya mulai kosong

mobil
BYD

BYD Punya Sub Merek Baru, Tawarkan Mobil buat Armada Taksi

BYD memisahkan model-model yang akan ditawarkan sebagai mobil penumpang dan komersial untuk armada taksi

mobil
Mobil Cina

BYD Jadi Merek Mobil Cina Terlaris di 2025, Jual 44 Ribu Unit

BYD, Wuling dan Chery menjadi tiga besar merek mobil Cina dengan penjualan retail terbanyak tahun lalu

mobil
PHEV Chery

Ekspor Mobil Listrik Cina Bakal Meroket saat Pasar Domestik Lesu

Pasar mobil listrik di Cina diprediksi melambat pada 2026 karena beberapa faktor, seperti penghentian subsidi

otopedia
Honda Super One

Mengenal COE yang Buat Harga Honda Super One Melambung Tinggi

Setiap kendaraan yang mengaspal di jalanan Singapura, termasuk Honda Super One wajib mempunyai dokumen COE

mobil
Ekspor Suzuki

Suzuki Optimis Ekspor 40 Ribu Kendaraan di 2026

Suzuki bakal terus meningkatkan jumlah ekspor mereka di 2026 meski beberapa negara mengeluarkan kebijakan baru

news
Rekayasa lalu lintas

Awas Macet, Ada Rekayasa Lalu Lintas Saat Pembongkaran Tiang Monorel

Pemerintah bakal lakukan rekayasa lalu lintas saat pembongkaran tiang monorel yang dilakukan saat malam hari