Tilang Manual Kembali Dipakai Saat Operasi Patuh Jaya 2025

Kepolisian kembali pakai tilang manual saat Operasi Patuh Jaya 2025 karena tak semua wilayah diawasi kamera ETLE

Tilang Manual Kembali Dipakai Saat Operasi Patuh Jaya 2025

KatadataOTO – Kepolisian dipastikan tidak hanya mengandalkan tilang elektronik saat Operasi Patuh 2025. Hal ini karena masih banyak wilayah yang belum tersedia kamera Eletronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Padahal kepatuhan masyarakat seharusnya tidak hanya di jalan utama tetapi juga di seluruh wilayah. Oleh sebab itu, tilang manual pun kembali diberlakukan selama Operasi Patuh Jaya 2025 digelar.

"Salah satu target operasi adalah melawan arus. Untuk ruas-ruas jalan yang tidak ada ETLE baik statis maupun mobile harus dilakukan penindakan tilang konvensional atau manual," ungkap Kombes Pol Komarudin, Dirlantas Polda Metro Jaya dilansir Antara (16/07).

Menurut dia, tilang manual memang tetap digunakan karena konsep penegakan hukum pada operasi kali ini tidak lagi stasioner tapi hunting system.

Operasi Patuh Jaya
Photo : @TMCPoldaMetro

"Jadi anggota menyasar titik-titik yang sering terjadi pelanggaran seperti anak-anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor. Tidak mungkin mereka mengendarai di jalan protokol," ungkapnya.

Ia pun menegaskan bahwa petugas di lapangan sudah mendapat arahan khusus. Sehingga potensi pungutan liar bisa ditekan.

“Dalam latihan pra operasi sudah disampaikan dan selalu ditekankan bahwa tidak boleh ada penyimpangan. Masyarakat silahkan lapor bila ada tindakan tak profesional," jelasnya.

Perlu diketahui bahwa Polda Metro Jaya mengerahkan 2.938 personel gabungan dalam Operasi Patuh Jaya 2025. Kegiatan dilaksanakan selama 14 hari mulai 14 hingga 27 Juli 2025.

Pada hari pertama yaitu Senin 14 Juli 2025 sudah dilakukan penindakan terhadap 3.572 pelanggaran. Jumlah tersebut diperkirakan bakal terus bertambah di hari-hari berikutnya.

Operasi Patuh Jaya
Photo : @TMCPoldaMetro

Setidaknya ada tujuh pelanggaran diincar selama kegiatan berlangsung. Diharapkan masyarakat pun lebih taat dalam berkendara untuk menciptakan keselamatan di jalan.

7 Pelanggaran Diincar Saat Operasi Patuh 2025

  • Pengendara yang menggunakan ponsel atau gawai pintar saat membawa mobil juga motor
  • Pengendara di bawah umur
  • Pengendara yang tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI)
  • Pengemudi yang tidak menggunakan safety belt atau sabuk pengaman
  • Pengendara yang melanggar rambu atau Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL)
  • Melawan Arus
  • Kendaraan roda dua maupun empat yang melebihi batas kecepatan

Terkini

mobil
All-Terrain Circuit Experience BYD

Sirkuit All-Terrain BYD Tawarkan Pengalaman Unik Buat Pengunjung

BYD hadirkan Sirkuit All-Terrain untuk membuktikan ketangguhan teknologi kendaraan listrik yang mereka kembangkan

mobil
MotoGP

Penjelasan Aturan Restart Motor di MotoGP, Berlaku Tahun Ini

FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP

otosport
MotoGP 2027

Kata Rossi Soal Peraturan MotoGP 2027, Tetap Andalkan Ducati

Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan

mobil
Mobil Listrik

Insiden Mobil Listrik Terbakar saat Diparkir, Ini Analisanya

Insiden mobil listrik terbakar tidak semata-mata disebabkan oleh baterai, berikut analisa EVSafe Indonesia

mobil
Toyota Innova Zenix

Susul Avanza, Harga Toyota Innova Zenix Naik di Awal Tahun

Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan

mobil
Harga Hyundai Ioniq 5

Harga Hyundai Ioniq 5 Naik Rp 81 Juta di Pertengahan Januari 2026

Harga Hyundai Ioniq 5 langsung terkerek tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga bisa memberatkan konsumen

mobil
Mobil listrik MG

Tahun Baru, MG Tawarkan Promo Menarik Dua Produk Unggulan

MG Motor Indonesia menggelar program penawaran menarik untuk konsumen setia di Tanah Air di awal 2026

mobil
Insentif Otomotif

Airlangga Ungkap Tengah Kaji Insentif Otomotif di 2026

Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan