Produsen Oli Eneos Lebarkan Sayap Lewat Sepakbola

Eneos lebarkan sayap bisnisnya dengan menggandeng tim sepakbola Lga 1 asal Pulau Dewata yakni Bali United

Produsen Oli Eneos Lebarkan Sayap Lewat Sepakbola
Denny Basudewa

TRENOTO – Pelumas Eneos Indonesia lebarkan sayapnya di Tanah Air dengan cara masuk ke dunia olahraga sepakbola. Merek pelumas asal Jepang tersbut sudah kerap terdengar di berbagai ajang otomotif baik nasional maupun internasional.

Eneos sendiri sudah menjadi sponsor ajang balap internasional seperti MotoGP, D1 Grand Prix, Le Mans dan masih banyak lagi. Di ajang balap nasional, produsen oli Eneos telah berkecimpung di kejuaraan balap mobil ISSOM, Slalom, ARRC dan masih banyak lagi.

Kiprahnya di dunia otomotif sudah tidak diragukan lagi. Namun baru-baru ini mereka melebarkan sayap dengan menggandeng dunia olahraga sepakbola.

Sebelumnya mereka sepakat untuk menjadi official motor oil partner tim sepakbola asal Italia yakni AC Milan. Lalu Eneos Indonesia memberikan dukungan kepada tim sepakbola Tanah Air yakni Bali United.

Photo : Istimewa

Melalui kesepakatan tersebut di atas, Eneos berkomitmen untuk terus mendukung dunia otomotif dan olahraga khususnya. Langkahnya juga disebutkan sebagai upayanya dalam memperkenalkan pelumas berkualitas terbaik lebih luas lagi.

Bali United yang berlaga di Liga 1 akan menjalani musim 2022/2023 dengan sponsor baru. Penandatanganan kerjasama dilakukan pada 20 Juni 2022 dan secara resmi logo Eneos akan menempel di jersey serta atribut materi promosi.

“Kami sangat senang dapat bergabung sebagai salah satu sponsor tim Bali United yang merupakan tim juara Liga 1, selama dua musim terakhir,” kata Tanaka Nobutoshi, President Director PT Nippon Oil Indonesia (Eneos).

Melalui kolaborasi tersebut, Eneos Indonesia berharap bisa lebih memperkenalkan produk-produk unggulannya. Harapannya superter Bali United bisa lebih mengenal merek Eneos sebagai oli berkualitas.

Photo : eneos

Disebutkan bahwa Eneos di Indonesia menawarkan pelumas untuk kendaraan roda dua dan empat. Produknya yang dipasarkan di Tanah Air dikatakan mendapat pengawasan ketat dengan standar Jepang.

Lebih jauh dikatakan penggunaan Eneos pada mesin kendaraan terbukti bisa mengurangi emisi karbon, meningkatkan penghematan bahan bakar, mengurangi keausan komponen penting mesin hingga memberikan performa tinggi pada kendaraan.

Mendapat dukungan dari 17 sub-distributor di seluruh Indonesia, PT Nippon Oil Indonesia memastikan produk-produk unggulannya bisa dengan mudah didapatkan calon konsumen.


Terkini

mobil
Geely dan Zeekr

Modal Zeekr Bersaing setelah Gagal di 2025, Siap Dirakit Lokal

Zeekr kembali ke RI di bawah naungan Geely Auto Indonesia dan bakal segera dirakit lokal di masa mendatang

news
Isuzu

Isuzu Kuasai 29 Persen Pangsa Pasar, Pikap Traga Laris Manis

Isuzu berhasil mempertahankan kinerja mereka sepanjang tahun lalu meski banyak rintangan yang menghadang

news
Ganjil genap Puncak

Ganjil Genap Puncak 27 Februari 2026, Awas Diputar Balik

Ganjil genap Puncak kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan khususnya di jalur utama

news
Yogyakarta

8 Juta Orang Diperkirakan Melintas di DIY Saat Mudik Lebaran 2026

Dishub DIY memperkirakan ada 8 juta mobilitas saat arus mudik Lebaran 2026 sehingga mereka siapkan rekayasa lalu lintas

mobil
Jaecoo

Jaecoo Siapkan 14 Bengkel Siaga Saat Arus Mudik Lebaran 2026

Jaecoo siapkan 14 bengkel siaga saat arus mudik Lebaran 2026 yang bakal segera berlangsung di Tanah Air

mobil
Pajero Sport

Mitsubishi Pajero Sport, SUV Andal Menerjang Medan Berat

SUV Ladder Frame seperti Mitsubishi Pajero Sport bisa diandalkan untuk menempuh berbagai medan menanatang

motor
New Honda CB150 Verza Dapat Warna Baru, Harga Rp 20 Jutaan

AHM Buka Peluang Pasok Motor Baru untuk Kopdes Merah Putih

AHM bersedia memenuhi permintaan atau kebutuhan motor baru jika ada permintaan dari Agrinas Pangan Nusantara

mobil
Ekspor

Ekspor Mobil CBU Bantu Maksimalkan Kapasitas Produksi di RI

Ekspor mobil CBU di Indonesia pada 2025 mengoptimalkan kemampuan produksi di RI yakni 2,59 juta unit per tahun