Motul Umumkan Penyesuaian Harga Imbas Perang
02 Mei 2026, 07:00 WIB
Selain perilaku berkendara, kerap mengabaikan waktu penggantian oli bisa menyebabkan kerusakan mesin
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Mesin kendaraan baik mobil maupun motor akan bekerja ekstra keras ketika jika tidak mendapat perawatan berkala. Ditambah lagi kerap menempuh jalan macet juga panas.
Perawatan mesin kendaraan yang paling sederhana untuk dilakukan adalah rutin mengganti pelumas. Meskipun terlihat sepele, namun peran oli dalam ruang bakar sangat penting.
Jika terlambat saja bisa menurunkan performa. Apabila dibiarkan tanpa penggantian sama sekali, jantung mekanis bisa terancam mengalami kerusakan serius.
Sekadar informasi bahwa pelumas bertugas melindungi dan melapisi komponen dalam mesin. Teknologi yang berkembang membuat zat kimia berbentuk cairan tersebut mampu membersihkan sisa pembakaran, peredam panas, pencegah korosi hingga mengurangi getaran.
“Penggantian oli merupakan hal yang wajib dilakukan. Hal ini terkait dengan kinerja dan performa kendaraan itu sendiri,” jelas Imran Razy, General Manager PT Nippon Oil Indonesia dalam siaran pers (23/08).
Lebih lanjut disebutkan bahwa interval ganti oli untuk mobil setiap 5.000 – 10.000 km. Sedangkan pada sepeda motor di kisaran 3.000 – 4.000 km.
Acuan di atas bisa berkurang ataupun bertambah sesuai dengan pemakaian. Jika pengendara kerap menempuh medan berat dan jarak jauh, akan lebih baik dipercepat jedanya.
Dalam memilih pelumas sendiri, pemilik kendaraan tidak bisa asal-asalan. Tidak hanya kualitas, namun spesifikasinya juga harus diperhatikan.
Karena apabila tidak sesuai dengan kebutuhan mesin, maka ditakutkan bisa menyebabkan penurunan performa. Lebih jauh bahkan mengakibatkan kerusakan.
Dalam menentukan pilihan pelumas yang tepat, konsumen harus menyesuaikan tingkat kekentalannya. Karena setiap kendaraan secara umum membutuhkan spesifikasi berbeda dan tertuang di buku manual.
Disebutkan bahwa pada unit keluaran terbaru kerap membutuhkan oli berviskositas 0W-20 atau 5W-30. Lalu untuk mesin lawas harus lebih kental seperti 20W-50 atau 10W-40.
ENEOS sebagai produsen oli mengembangkan produk yang telah disesuaikan dengan mobil maupun motor pabrikan Jepang.
Adapun mereka menyediakan berbagai pilihan viskositas. Sehingga menjangkau beragam jenis kendaraan, baik baru maupun lama.
ENEOS X sendiri merupakan produk terkini yang disempurnakan dengan New Additive Titanium. Teknologi tersebut terbukti mampu memberikan perlindungan komponen pada mesin.
“Oli ENEOS berteknologi tinggi serta menggunakan base oil dan aditif pilihan. Guna memastikan kendaraan yang dipakai memiliki performa terbaik,” tutur Imran.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 Mei 2026, 07:00 WIB
18 Maret 2026, 21:45 WIB
10 Februari 2026, 14:00 WIB
07 Februari 2026, 11:06 WIB
29 Januari 2026, 10:00 WIB
Terkini
18 Mei 2026, 19:19 WIB
BYD jadi merek mobil Cina dengan penjualan terbanyak di Indonesia pada April 2026 disusul Jaecoo dan Wuling
18 Mei 2026, 19:17 WIB
Adira Expo Tebar Promo diklaim mampu menjawab kebutuhan para konsumen, terkhusus soal mobil dan motor baru
18 Mei 2026, 13:00 WIB
Penjualan Jetour secara retail stabil dan mengalami kenaikan sejak awal 2026, totalnya tembus 822 unit
18 Mei 2026, 11:21 WIB
Marco Bezzecchi berhasil mengumpulkan 142 poin pada puncak klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Catalunya
18 Mei 2026, 06:06 WIB
Skema Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku mulai dari ini setelah libur panjang untuk sedikit mengurai kemacetan
18 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Hyundai mengaku enggan menaikkan harga mobil baru mereka meski banyak rintangan menghadang pasar otomotif
17 Mei 2026, 20:56 WIB
MotoGP Catalunya 2026 berlangsung dramatis, bendera merah dikibarkan dua kali dan tiga pembalap gagal finish