Motul Transfer Edukasi Bengkel Independen di Palembang
26 September 2026, 07:00 WIB
Selain perilaku berkendara, kerap mengabaikan waktu penggantian oli bisa menyebabkan kerusakan mesin
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Mesin kendaraan baik mobil maupun motor akan bekerja ekstra keras ketika jika tidak mendapat perawatan berkala. Ditambah lagi kerap menempuh jalan macet juga panas.
Perawatan mesin kendaraan yang paling sederhana untuk dilakukan adalah rutin mengganti pelumas. Meskipun terlihat sepele, namun peran oli dalam ruang bakar sangat penting.
Jika terlambat saja bisa menurunkan performa. Apabila dibiarkan tanpa penggantian sama sekali, jantung mekanis bisa terancam mengalami kerusakan serius.
Sekadar informasi bahwa pelumas bertugas melindungi dan melapisi komponen dalam mesin. Teknologi yang berkembang membuat zat kimia berbentuk cairan tersebut mampu membersihkan sisa pembakaran, peredam panas, pencegah korosi hingga mengurangi getaran.
“Penggantian oli merupakan hal yang wajib dilakukan. Hal ini terkait dengan kinerja dan performa kendaraan itu sendiri,” jelas Imran Razy, General Manager PT Nippon Oil Indonesia dalam siaran pers (23/08).
Lebih lanjut disebutkan bahwa interval ganti oli untuk mobil setiap 5.000 – 10.000 km. Sedangkan pada sepeda motor di kisaran 3.000 – 4.000 km.
Acuan di atas bisa berkurang ataupun bertambah sesuai dengan pemakaian. Jika pengendara kerap menempuh medan berat dan jarak jauh, akan lebih baik dipercepat jedanya.
Dalam memilih pelumas sendiri, pemilik kendaraan tidak bisa asal-asalan. Tidak hanya kualitas, namun spesifikasinya juga harus diperhatikan.
Karena apabila tidak sesuai dengan kebutuhan mesin, maka ditakutkan bisa menyebabkan penurunan performa. Lebih jauh bahkan mengakibatkan kerusakan.
Dalam menentukan pilihan pelumas yang tepat, konsumen harus menyesuaikan tingkat kekentalannya. Karena setiap kendaraan secara umum membutuhkan spesifikasi berbeda dan tertuang di buku manual.
Disebutkan bahwa pada unit keluaran terbaru kerap membutuhkan oli berviskositas 0W-20 atau 5W-30. Lalu untuk mesin lawas harus lebih kental seperti 20W-50 atau 10W-40.
ENEOS sebagai produsen oli mengembangkan produk yang telah disesuaikan dengan mobil maupun motor pabrikan Jepang.
Adapun mereka menyediakan berbagai pilihan viskositas. Sehingga menjangkau beragam jenis kendaraan, baik baru maupun lama.
ENEOS X sendiri merupakan produk terkini yang disempurnakan dengan New Additive Titanium. Teknologi tersebut terbukti mampu memberikan perlindungan komponen pada mesin.
“Oli ENEOS berteknologi tinggi serta menggunakan base oil dan aditif pilihan. Guna memastikan kendaraan yang dipakai memiliki performa terbaik,” tutur Imran.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 September 2026, 07:00 WIB
25 September 2026, 17:22 WIB
16 September 2026, 09:00 WIB
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
23 Agustus 2026, 21:10 WIB
Terkini
03 Oktober 2026, 07:00 WIB
Para pengunjung GIIAS Semarang 2026, bisa langsung mencoba motor dan mobil incaran selama pameran berlangsung
02 Oktober 2026, 17:22 WIB
Mazda masih akan menggunakan sejumlah model mobil listrik Changan sebagai basis, Deepal S05 jadi kandidat
02 Oktober 2026, 14:26 WIB
Diyakini kalah gugatan dari PT Worcas Nusantara Abadi, BYD mengumumkan pergantian nama Denza jadi Danza
02 Oktober 2026, 08:13 WIB
AHM baru saja memberikan opsi warna maupun grafis baru pada moge mereka, yakni Honda CRF1100L Africa Twin
02 Oktober 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan salah satu fasilitas untuk memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara
02 Oktober 2026, 06:00 WIB
Setelah dievaluasi, kebijakan Ganjil Genap Jakarta terbukti mampu mengatur arus lalu lintas di Ibu Kota
02 Oktober 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta di akhir pekan beroperasi di lima lokasi terbatas, layani perpanjangan masa berlaku kartu
01 Oktober 2026, 21:00 WIB
Belum diumumkan besarannya, namun tarif Transjakarta serta Transjabodetabek dipastikan naik mulai 2027