Aldi Satya Mahendra Mendapat Sanjungan Banyak Pihak

Aldi Satya Mahendra mendapat pujian dari banyak pihak atas prestasinya yang membanggakan di dunia balap

Aldi Satya Mahendra Mendapat Sanjungan Banyak Pihak
Denny Basudewa

KatadataOTO – Aldi Satya Mahendra menorehkan prestasi yang membanggakan banyak orang. Tidak hanya di Indonesia, namun juga di berbagai negara lain terkhusus di Asia Tenggara.

Hal ini dikarenakan pemuda kelahiran Bantul, Jawa Tengah tersebut meraih gelar juara dunia WorldSSP300 2024. Ia menjadi orang Indonesia pertama yang meraih predikat tersebut.

Pencapaian sang pembalap juga membuat para sponsor ikut merasakan euphoria. ENEOS sebagai sponsor utama tim Yamaha Racing Indonesia mengungkapkan apresiasi tinggi.

“ENEOS sebagai pabrikan pelumas terpercaya, ikut bangga dan Bahagia atas prestasi yang dicapai Aldi. Terlebih prestasi ini belum pernah diraih sebelumnya oleh pembalap Indonesia,” kata Imran Razy, General Manager PT Nippon Oil Indonesia (ENEOS) melalui siaran pers (30/10).

Profil Aldi Satya Mahendra, Darah Balap Mengalir dari Keluarga
Photo : Instagram @aldihendra_57

ENEOS sendiri diklaim sebagai pelumas nomor 1 di Jepang. Oli tersebut juga telah lama dipercaya oleh tim balap Monster Yamaha di ajang MotoGP.

Untuk kelas Asia sendiri ENEOS juga telah menjadi andalan para pembalap seperti di ajang ARRC (Asia Road Racing Championship) WorldSSP300 dan masih banyak lagi.

“Kami sebagai produsen memiliki tanggung jawab untuk memajukan capaian prestasi pembalap Indonesia dalam lingkup internasional,” jelas Imran.

Tidak hanya membanggakan masyarakat Tanah Air, karena Aldi menjadi juara dunia WorldSSP300 pertama yang berasal dari Asia. Adik dari Galang Hendra Pratama ini mengalahkan para Rider Eropa dan sudah memiliki nama besar.

Berbekal prestasi yang diraihnya, menjadi modal penting bagi Aldi untuk menatap masa depan. Didukung banyak pihak terutama sponsor, menambah rasa percaya sang pembalap.

Profil Aldi Satya Mahendra, Darah Balap Mengalir dari Keluarga
Photo : WSBK

“Pelumas ENEOS telah menjadi bagian penting dari performa motor saya, menjaga mesin tetap dalam kondisi terbaik. Aku berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik dan membuat semua orang bangga,” tutur Aldi.

Dikatakan bahwa Aldi juga mengandalkan pelumas ENEOS pada kendaraan sehari-hari. Ia mengaku tidak hanya menghasilkan performa lebih baik, namun juga efisien.

“Saya tidak perlu khawatir tentang perawatan yang terlalu sering. Dengan kualitas yang terjamin, ENEOS adalah pilihan yang tepat bagi siapa pun,” ungkap Aldi.


Terkini

mobil
Impor Pikap

Impor Pikap Ribuan Unit dari India Rugikan Industri Komponen

GIAMM sebut industri komponen otomotif berpotensi dirugikan oleh keputusan impor ratusan ribu pikap dari India

news
Impor Pikap

DPR RI Kecam Impor Pikap dari India untuk Koperasi Merah Putih

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI menilai impor pikap akan berdampak buruk bagi industri otomotif di dalam negeri

news
IIMS 2026

IIMS 2026 Diklaim Bukukan Transaksi Rp 8,7 Triliun, Naik Tipis

Menurut data yang dihimpun, total transaksi di IIMS 2026 hanya naik sekitar Rp 700 miliar dari tahun lalu

modifikasi
Suzuki

Inspirasi Modifikasi dari Pemenang Jimny Custom Contest

Suzuki Jimny modifikasi hadir di IIMS 2026 sebagai bahan referensi maupun inspirasi modifikasi para pengunjung

news
Mobil pikap

Tak Perlu Impor, Menperin Sebut Indonesia Bisa Buat Pikap Mandiri

Agus Gumiwang Kartasasmita, Menperin mengatakan bahwa produksi pikap lokal mencapai satu juta unit per tahun

mobil
Gaikindo Tanggapi Impor Truk Pikap yang Tembus Ratusan Ribu Unit

Gaikindo Tanggapi Impor Truk Pikap yang Tembus Ratusan Ribu Unit

Impor truk pikap tahun ini tembus 105.000 unit, Gaikindo tegaskan industri dalam negeri masih mampu menyuplai

mobil
Impor Pikap

Indonesia Resmi Impor 105.000 Unit Pikap dari India

Ada 35.000 pikap dari Mahindra dan 70.000 unit lainnya dari Tata Motors diimpor secara utuh ke Indonesia

motor
Motor Baru

Pasar Motor Baru ASEAN Tembus 15 Juta Unit, Indonesia Mendominasi

Indonesia mampu berkontribusi cukup besar dalam pasar motor baru ASEAN, menyumbang sekitar 6,4 juta unit