Lesehan Enduro Pertamina Kembali Manjakan Pemudik di Lebaran 2026
15 Maret 2026, 13:00 WIB
4 cara mudah mendeteksi oli palsu yang merugikan konsumen karena bahan dasarnya pembuatannya tidak jelas
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Oli palsu bisa merugikan konsumen karena dibuat tanpa standar khusus dan umumnya menggunakan bahan dasar pelumas bekas. Dampaknya pada mesin kendaraan bisa merusak komponen di dalamnya.
PT Pertamina Lubricants (PTPL) berkomitmen untuk selalu menghadirkan produk pelumas berkualitas tinggi. Adapun standar pabriknya sendiri sudah berkelas dunia sehingga bisa diandalkan dalam memproduksi pelumas untuk segmen otomotif maupun industri.
“Sudah menjadi tanggung jawab kami untuk memberikan produk terbaik bagi konsumen dan masyarakat. Dengan banyaknya kasus pelumas palsu belakangan ini kami mendukung upaya yang dilakukan penegak hukum,” ucap Werry Prayogi, Direktur Utama PTPL dalam siaran persnya (07/06).
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan menindak tegas para pelaku pemalsuan. Hal tersebut dikatakan karena sebagai bagian dari perlindungan konsumen.
Lebih lanjut dikatakan kerugian atas pelumas palsu bukan hanya dirasakan oleh konsumen. Namun juga dialami oleh negara dan masyarakat secara keseluruhan.
“Secara jangka pendek pelumas palsu dapat menurunkan performa mesin, karena tidak melumasi mesin dengan baik. Secara jangka panjang membuat umur mesin lebih pendek dan banyak parts yang harus diganti lebih dini,” tutur Nurudin, Technical Specialist PTPL.
Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa kasus pemalsuan pelumas pada mesin diesel dapat langsung merusak mesin. Karena oli palsu dibuat tanpa additive detergent khusus untuk mesin diesel.
Sama halnya pada pelumas industri yang spesifik seperti kompresor. Pelumas palsu jenis ini bisa langsung merusak sistem kompresor.
“Produk kami sudah mengantungi sertifikasi SNI untuk berbagai varian otomotif dan industri. Semakin banyaknya pelumas SNI, maka perlindungan konsumen semakin terjaga karena mutunya lebih terkontrol,” ungkap Werry.
Pelumas Pertamina ditunjang dengan sumber daya baik human capital, technology, knowledge, financial, production facility dan R&D yang andal. Adapun pelumas Pertamina disebutkan telah mengantungi lisensi dari API, ACEA, JASO dari Original Engine Manufacturer (OEM).
Lalu selain memperhatikan ciri di atas, konsumen juga dihimbau untuk melakukan pembelian di bengkel terpercaya atau outlet resmi Pertamina Lubricants seperti SPBU, Olimart dan Enduro Express.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Maret 2026, 13:00 WIB
05 Maret 2026, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 09:00 WIB
18 Desember 2025, 17:07 WIB
09 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia
02 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk
02 April 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini