Pasar Motor Baru ASEAN Tembus 15 Juta Unit, Indonesia Mendominasi
20 Februari 2026, 17:00 WIB
Penjualan motor sepanjang Januari sampai Agustus mencatatkan 4,3 juta unit, meningkat sekitar 3,1 persen
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Aisi (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) kembali merilis angka penjualan motor di Indonesia. Kali ini untuk data perdagangan sepanjang Agustus 2024.
Melansir laman resmi mereka pada Senin (9/9), terdapat 573.886 unit kendaraan roda dua yang terniaga di pasar domestik bulan lalu.
Angka tersebut meningkat sekitar 7,3 persen jika dibandingkan dengan Agustus 2023. Sebab tahun lalu hanya ada 534.379 unit.
Sementara jika diakumulasi dari awal tahun sampai Agustus 2024, penjualan motor di Indonesia menorehkan angka 4.342.781 unit.
Jumlah di atas naik tipis sekitar 3,1 persen bila dibandingkan dengan periode serupa tahun lalu. Pasalnya di 2023 mencatatkan 4.211.737 kendaraan roda dua.
Sedangkan buat ekspor, pengiriman motor baru di Agustus 2024 ada di angka 56.715 unit. Naik 2,6 persen dari 55.247 unit di 2023.
Di sisi lain matic masih mendominasi pasar kendaraan roda dua selama delapan bulan belakangan. Mampu berkontribusi sampai 90.14 persen secara domestik.
Lalu untuk model Underbone menyumbang penjualan 5,37 persen. Sementara Sport hanya ada di angka 4,99 persen.
Kemudian buat penjualan motor secara ekspor, matic tetap mendominasi walau lebih kecil, yakni 45,40 persen. Sedangkan Underbone 26,69 persen dan Sport 27,91 persen.
Bila dilihat torehan di atas terbilang cukup positif. Mengingat sektor otomotif mengalami kelesuan sejak awal tahun.
Hal itu terjadi karena sejumlah faktor, seperti pengetatan kredit, gelaran Pemilu 2024 sampai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar.
Namun penjualan motor masih menunjukan kerja yang baik. Kondisinya perlahan-lahan terus membaik sejak Mei 2024.
Bila tren ini terus berlanjut, maka bukan tidak mungkin target 6,2 juta unit yang telah ditetapkan Aisi bisa tercapai. Mereka cukup membukukan penjualan motor 1,8 jutaan unit lagi.
Namun ada syarat yang harus dipenuhi, yakni wajib mencatatkan 464 unit setiap bulannya. Sehingga angka di atas bisa dicapai di akhir tahun nanti.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Februari 2026, 17:00 WIB
20 Februari 2026, 16:00 WIB
19 Februari 2026, 14:00 WIB
10 Februari 2026, 14:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
21 Februari 2026, 21:00 WIB
Isuzu merupakan salah satu produsen kendaraan niaga yang sudah merakit lokal truk dan mobil pikap di RI
21 Februari 2026, 19:00 WIB
Pemerintah telah menyiapkan 10 tol fungsional untuk beroperasi saat mudik Lebaran 2026 agar mengurangi kemacetan
21 Februari 2026, 17:00 WIB
Michelin mengingatkan masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman agar memperhatikan kondisi ban kendaraan
21 Februari 2026, 13:00 WIB
GIAMM sebut industri komponen otomotif berpotensi dirugikan oleh keputusan impor ratusan ribu pikap dari India
21 Februari 2026, 11:00 WIB
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI menilai impor pikap akan berdampak buruk bagi industri otomotif di dalam negeri
21 Februari 2026, 09:00 WIB
Menurut data yang dihimpun, total transaksi di IIMS 2026 hanya naik sekitar Rp 700 miliar dari tahun lalu
21 Februari 2026, 07:00 WIB
Suzuki Jimny modifikasi hadir di IIMS 2026 sebagai bahan referensi maupun inspirasi modifikasi para pengunjung
20 Februari 2026, 20:00 WIB
Agus Gumiwang Kartasasmita, Menperin mengatakan bahwa produksi pikap lokal mencapai satu juta unit per tahun