Yamaha Luncurkan Y-On, Layanan Digital Praktis buat Pelanggan
15 April 2026, 18:00 WIB
Terdapat beberapa kekurangan serta kelebihan jika pemerintah tetap mau menerapkan rem ABS pada sepeda motor
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah Malaysia telah mewajibkan sepeda memiliki rem ABS (Anti-lock Braking System). Kebijakan tersebut bakal diterapkan mulai awal 2025.
Nantinya seluruh kendaraan roda dua dengan mesin berkapasitas 150 cc harus memiliki fitur tersebut. Sebab dinilai bisa menurunkan angka kecelakaan di jalan.
Menurut Institut Penelitian Keselamatan Jalan Raya Malaysia (Miros) rem ABS dapat membantu mencegah terjadinya selip sehingga pengendara tidak kehilangan kendali atas kendaraan mereka.
Di sisi lain Indonesia pun berniat melakukan langkah serupa. Pemerintah tengah menggodok penerapan rem ABS di motor.
Meski begitu wacana tersebut menuai pro dan kontra. Sebagian pihak menilai kalau penerapan fitur keselamatan satu ini masih kurang tepat.
“Sebenarnya jika masyarakat paham bagaimana menggunakan rem yang tepat pada kendaraan, tentu fitur ABS tidak terlalu penting untuk dipakai,” ujar Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT WMS (Wahana Makmur Sejati) kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Lebih jauh Agus menjelaskan kalau penggunaan rem ABS tidak boleh asal. Apalagi jika sampai terjadi kerusakan pada part satu ini.
Pemilik motor harus mendatangi bengkel yang tepat. Wajib mengerti dengan seluk beluk fitur ABS di kendaraan roda dua.
“Sebab fitur ABS terhubung dengan kelistrikan di bagian panel Dashboard serta memiliki modulator sendiri. Berbeda sama rem tromol atau cakram biasa,” Agus menambahkan.
Nah jika sampai rusak, biaya perbaikannya cukup menguras dompet. Sebab harga Modulator ABS sendiri sekitar Rp 5 juta sampai Rp 6 juta.
Jumlah di atas belum termasuk biaya pemasangan. Jadi Anda harus mengeluarkan uang yang cukup banyak buat perbaikan.
“Selain itu fitur ABS terkadang jika mengalami panas berlebih maka dapat mengurangi daya kerja rem tersebut,” tegas Agus.
KatadataOTO pun coba merangkum kelebihan serta kekurangan rem ABS dari berbagai sumber, berikut ringkasannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 April 2026, 18:00 WIB
26 Februari 2026, 08:00 WIB
20 Februari 2026, 16:00 WIB
10 Februari 2026, 14:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
26 April 2026, 13:00 WIB
Konsumen Indonesia dinilai lebih menyukai mobil listrik berukuran kecil, Jetour masih melakukan studi
26 April 2026, 11:00 WIB
Changan Lumin versi 4 pintu diyakini akan menyapa Indonesia untuk konsumen yang membutuhkan ruang lebih lapang
26 April 2026, 09:59 WIB
Lepas L6 PHEV tengah melakukan Global Journey of Elegant Driving usai dikenalkan di Beijing Auto Show 2026
25 April 2026, 15:00 WIB
Motul berkolaborasi dengan EMP untuk terlibat di ajang balap motor ketahanan FIM EWC World Endurance Championship
25 April 2026, 13:00 WIB
Changan memperkenalkan teknologi BlueCore Hybrid yang memiliki efisiensi dalam penggunaan bahan bakar
25 April 2026, 11:00 WIB
Lepas membawa beberapa produk unggulan dalam ajang Beijing Auto Show 2026, masing-masing adalah L4 dan L6
25 April 2026, 09:01 WIB
Marc Marquez dan Francesco Bagnaia mempunyai catatan apik meraih kemenangan dalam ajang MotoGP Spanyol 2026
25 April 2026, 08:56 WIB
Cargloss Group memasuki usia 40 tahun dan berganti kepemimpinan menuju masa depan lebih terintegrasi