Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Menjadi salah satu strategi meningkatkan penggunaan kendaraan ramah lingkungan, Pemprov Bali siapkan jalur motor listrik
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Provinsi Bali sedang menyiapkan jalur motor listrik agar wisatawan lebih mudah dan nyaman saat menuju objek wisata. Hal tersebut diungkapkan Ida Bagus Ngurah Arda selaku Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Bali.
"Kalau ke tempat wisata itu akan ada jalur-jalur motor listrik jadi memang ke depannya ada rencana seperti itu. Dinas Perhubungan yang lebih tepat mengenai pembagian jalurnya nanti," kata Ngurah Arda.
Selain memberikan kenyamanan bagi pengendara kendaraan ramah lingkungan, upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan keinginan masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik. Terlebih saat ini Pemprov Bali memiliki visi mewujudkan udara bersih dengan memanfaatkan Energi Baru Terbarukan (EBT).
"Kita optimis juga karena tentunya tidak perlu menggunakan BBM dan ramah lingkungan, meskipun harga BBM naik tidak pusing lagi dan tidak perlu memikirkan itu. Sehingga akan lebih hemat, pemeliharaan dan suku cadangnya lebih sederhana dibandingkan motor konvensional," ujar Arda.
Melihat sumber energi bagi kendaraan konvensional yang terus menipis, mau tidak mau masyarakat akan beralih menggunakan kendaraan listrik.
"Alangkah baiknya masyarakat bisa memanfaatkan kendaraan-kendaraan yang tidak bergantungan dengan energi yang bersumber dari fosil contohnya BBM. Kita memanfaatkan kendaraan yang merupakan hasil dari energi terbarukan seperti motor listrik," kata dia.
Sementara itu, penggunaan motor listrik di Bali saat ini kian meningkat. Terlebih setelah kenaikan harga BBM.
"Selama dua bulan terakhir makin banyak peminatnya untuk membeli kendaraan listrik. Apalagi ada kenaikan harga BBM. Mereka sudah mulai berpikir dan beralih ke motor listrik karena estimasi untuk harga perawatan dan biaya pengisian jauh lebih murah," kata Reza Hidayat, Manajer Area GESITS Bali Pratama.
Secara teknis, Reza menjelaskan bahwa kendaraan konvensional dengan bahan bakar 1 liter Rp10.000 mampu menempuh jarak 40-50 kilometer. Dibandingkan motor listrik, BBM 1 liter setara dengan pengisian tiga jam atau Rp2.500-Rp3.000.
"Jadi tebal perbandingannya. Juga kalau misalkan servis berkala kalau tidak ada kendala sampai 13 ribu kilometer tidak usah diservis, karena servis sebenarnya hanya pembersihan kampas rem, dan pengecekan kelistrikan," ujarnya.
Resmi memeriahkan pasar otomotif Bali pada 2020, Gesits berhasil menjual 600 unit motor listrik dengan pembelian tertinggi di tahun 2022 terutama pada September.
"Pasca-BBM naik antreannya sudah delapan orang. Saya juga sedikit kaget, kalau buat saya ini penjualan tertinggi karena kalau delapan biasanya kami harus menunggu akhir bulan," katanya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
31 Juli 2026, 16:58 WIB
21 Juli 2026, 09:47 WIB
19 Juli 2026, 14:00 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan