CEO Yamaha Indonesia Hengkang ke Jepang, Ini Penggantinya

CEO Yamaha Indonesia mengakhiri masa pengabdiannya dan harus kembali ke Jepang untuk meneruskan karir di sana

CEO Yamaha Indonesia Hengkang ke Jepang, Ini Penggantinya
  • Oleh Satrio Adhy

  • Selasa, 27 Desember 2022 | 22:07 WIB

TRENOTO – Kabar mengejutkan datang dari PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Sebab Minoru Morimoto, Presiden Direktur dan CEO mereka menyelesaikan tugasnya di Tanah Air pada Sabtu (31/12).

Kabar tersebut diketahui dari salam perpisahan pria asal matahari terbit. Dia merasa sangat berkesan bisa mengembangkan dunia roda dua selama pengabdiannya.

“Tiba waktunya bagi saya mengucapkan selamat berpisah kepada Anda semua, karena saya akan kembali ke Yamaha Motor Jepang pada awal Januari 2023. Dalam 7.5 tahun terakhir saya beruntung dapat bekerja untuk pasar Indonesia,” ujar Morimoto.

Photo : Istimewa

Lebih lanjut ia mengatakan kalau bahagia bisa menghadirkan berbagai produk terbarunnya. Seperti keluarga Maxi serta Classy yang begitu laku di Tanah Air.

“Tidak hanya itu saya juga berupaya keras membangun budaya balap melalui Yamaha Sunday Race, Yamaha Endurance Festival, Yamaha Enduro Challenge, kejuaraan ARRC, World Super Sports 300 hingga 600,” lanjutnya.

Atas segala terobosannya di dunia otomotif Indonesia Morimoto sangat senang bisa berkarir di Tanah Air. Soalnya dia merasa diterima di sini.

Nahkoda Yamaha tersebut sangat berharap setelah kepergiannya para pelanggan tetap setia menggunakan berbagai produk berlambang garpu tala. Sebab dia berjanji terus menggunakan motornya di Jepang nanti.

Baca Juga: Baru Meluncur, Penjualan Yamaha Xmax di Bali Capai Ratusan Unit

Meskipun berposisi sebagai pucuk pimpinan, Morimoto memang dikenal kerap motoran di sela-sela kesibukannya.

“Waktunya telah tiba bagi saya mengucapkan selamat berpisah. Betapa beruntungnya saya karena telah bekerja untuk negara Indonesia begitu baik. Saya berharap dapat bertemu Anda kembali di Yamaha serta di mana pun,” pungkasnya.

Nantinya posisi CEO Yamaha Indonesia akan diisi oleh orang lokal, yakni Dyonisius Beti. Pria kerap disapa Dyon didampingi Takeshita Naotaka sebagai Wakil Presiden yang aktif pada 1 Januari 2023.

Photo : Istimewa

“Saya sangat yakin bahwa manajemen YIMM baru pasti bisa memimpin Yamaha Indonesia berkembang lebih maju juga memberikan prioritas utama pada diler dan konsumen Yamaha lebih dari sebelumnya. Dukungan Anda bagi manajemen baru YIMM akan sangat kami hargai,” tegas Morimoto

Sebagai informasi Dyonisius Beti saat ini menjabat sebagai Executive Vice President & COO PT YIMM.


Terkini

motor
Harga motor matic

Harga Motor Matic Murah di Awal 2026, Fazzio dan Filano Naik

Beberapa harga motor matic murah Yamaha terpantau mengalami kenaikan dengan besaran bervariasi di Januari

mobil
Daihatsu Rocky Hybrid

Harga Daihatsu Rocky Hybrid Januari 2026, Masih Rp 299 Jutaan

Daihatsu Rocky Hybrid belum mengalami penyesuaian harga di Januari 2026, sudah mulai dikirim ke konsumen

mobil
Omoda

Omoda Siap Debut di Indonesia, Bawa Empat Produk

Terlihat empat siluet mobil di laman resmi Omoda Indonesia, salah satunya diduga SUV hybrid Omoda O9

news
SIM Keliling Bandung

ITC Kebon Pala Satu Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini

Untuk mengurus dokumen berkendara, masyarakat bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 7 Januari, Catat Syaratnya

SIM keliling Jakarta tersebar di lima lokasi berbeda sekitar Ibu Kota, memudahkan pemohon memperpanjang SIM

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 7 Desember 2026, Dikawal Puluhan Petugas

Pembatasan ganjil genap Jakarta diterapkan pada puluhan ruas jalan dengan pengawalan petugas di beberapa titik

modifikasi
Toyota GT86

Modifikasi Toyota GT86 Liberty Walk Racikan dari Kota Gudeg

Toyota GT86 masih menjadi mobil yang menantang untuk dimodifikasi karena memiliki potensi cukup besar

otopedia
Francesco Bagnaia

Francesco Bagnaia Disebut Terlalu Meremehkan Marquez di MotoGP

Performa Francesco Bagnaia turun drastis di MotoGP 2025, kesulitan bersaing dengan rekan setimnya di Ducati