Mau Charge Mobil Listrik di Rumah, Jangan Sembarangan
20 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut Budi terdapat 4 penyebab motor listrik terbakar, salah satunya sering dialami oleh para pengguna
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kini motor listrik murah banyak beredar di pasar Indonesia. Masyarakat juga mulai masif menggunakan kendaraan roda dua setrum.
Selain itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meluncurkan motor listrik subsidi. Menggoda para pencinta otomotif buat beralih dari kendaraan konvensional.
Apalagi terdapat 57 motor listrik subsidi bisa dibeli. Harganya pun sangat beragam, mulai di bawah Rp 10 juta sampai Rp 30 jutaan, tinggal disesuaikan sama kantong konsumen Indonesia.
Meski begitu banyak pengguna belum sadar ada bahaya besar yang mengintai, yakni terbakarnya kendaraan setrum.
Sebab jika sampai dilahap si jago merah, maka akan sulit buat dipadamkan. Seperti dikatakan oleh Budi Satriyo Purnomosidi, Product Manager Fire Business PT Indolok Bakti Utama.
“Biasanya Thermal Runaway terjadi cukup cepat, sekitar 30-40 detik saja. Kemudian motor listrik terbakar,” ujar Budi kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Lebih jauh dia menuturkan ada empat penyebab motor listrik terbakar. Mulai dari korsleting, benturan, Overcharging, sampai Overheating.
“Nah yang biasa dialami masyarakat adalah Overcharging. Karena kita tidak akan sadar hal itu terjadi, setiap baterai kan memiliki Life Cycle,” Budi menambahkan.
Patut diketahui Overcharging adalah ketika baterai terlalu lama dicas bahkan saat kondisi sudah penuh. Efek sampingnya penampung daya bisa melembung dan meledak.
Budi pun menyarankan buat para pemilik guna memperhatikan Life Cycle baterai motor listrik. Hal ini penting agar meminimalisir risiko terjadi kebakaran.
Kemudian melakukan proses pengecasan dengan benar. Tidak asal-asalan serta menggunakan alat pengisian yang sesuai.
“Kalau kita memahami juga mempelajari dengan benar dan menjalankan proses pengecasan sesuai prosedur maka motor listrik terbakar bisa dihindari,” tegas dia.
Terakhir Budi menyarankan buat menjaga kondisi baterai. Jangan sampai terbentur, suhu tidak boleh panas maupun melakukan pengecasan berlebih.
Arus listrik di dalam baterai bisa tidak stabil ketika diisi daya dan mengalami Short Circuiting atau korsleting. Pada kondisi terparah kendaraaan bakal dilahap api.
Jatuh atau terkena benda tumpul dapat menyebabkan baterai motor listrik mengalami kerusakan, sehingga berisiko meledak maupun terbakar.
Hal ini biasa terjadi karena pengisian daya dilakukan secara berlebihan, membuat suhu baterai menjadi terlalu panas dan merusak komponen di dalamnya.
Jika baterai terpapar oleh panas tinggi dalam waktu lama dapat menyebabkan Thermal Runaway. Kemudian motor listrik bakal terbakar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Januari 2026, 09:00 WIB
20 Januari 2026, 07:00 WIB
19 Januari 2026, 16:00 WIB
17 Januari 2026, 13:00 WIB
15 Januari 2026, 16:00 WIB
Terkini
21 Januari 2026, 16:08 WIB
Yamaha Nmax maupun Xmax kini tampil beda setelah diberikan livery khusus, yakni 25 tahun Maxi yang sporty
21 Januari 2026, 15:00 WIB
Hampir dua tahun sejak peluncuran L8, Aletra akhirnya siap menghadirkan produk baru buat konsumen tahun ini
21 Januari 2026, 14:09 WIB
Mobil listrik terbaru Mitsubishi memiliki ukuran kompak dan bahasa desain baru pakai basis Foxtron Bria
21 Januari 2026, 13:34 WIB
Yamaha Tmax DX model 2026 hadir untuk menggoda para pencinta touring berkantong tebal yang ada di Indonesia
21 Januari 2026, 12:00 WIB
Lepas bakal fokus untuk meluncurkan SUV serta sedan di Indonesia dengan desain premium yang keunggulan tersendiri
21 Januari 2026, 11:00 WIB
Polytron menegaskan bakal meluncurkan mobil listrik baru di 2026 untuk memperkuat pasarnya di Tanah Air
21 Januari 2026, 10:23 WIB
Menurut Geely, jika mereka bisa membuat mobil listrik dengan nilai TKDN tinggi maka bisa membawa banyak dampak
21 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut Ducati, Desmo450 MX Factory terbuka digunakan untuk keperluan balap motocross di dalam negeri