TVS Tebar Diskon Hingga Rp 2 Juta dan Voucher Belanja di PRJ 2026
12 Juni 2026, 21:28 WIB
Menurut Budi terdapat 4 penyebab motor listrik terbakar, salah satunya sering dialami oleh para pengguna
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kini motor listrik murah banyak beredar di pasar Indonesia. Masyarakat juga mulai masif menggunakan kendaraan roda dua setrum.
Selain itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meluncurkan motor listrik subsidi. Menggoda para pencinta otomotif buat beralih dari kendaraan konvensional.
Apalagi terdapat 57 motor listrik subsidi bisa dibeli. Harganya pun sangat beragam, mulai di bawah Rp 10 juta sampai Rp 30 jutaan, tinggal disesuaikan sama kantong konsumen Indonesia.
Meski begitu banyak pengguna belum sadar ada bahaya besar yang mengintai, yakni terbakarnya kendaraan setrum.
Sebab jika sampai dilahap si jago merah, maka akan sulit buat dipadamkan. Seperti dikatakan oleh Budi Satriyo Purnomosidi, Product Manager Fire Business PT Indolok Bakti Utama.
“Biasanya Thermal Runaway terjadi cukup cepat, sekitar 30-40 detik saja. Kemudian motor listrik terbakar,” ujar Budi kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Lebih jauh dia menuturkan ada empat penyebab motor listrik terbakar. Mulai dari korsleting, benturan, Overcharging, sampai Overheating.
“Nah yang biasa dialami masyarakat adalah Overcharging. Karena kita tidak akan sadar hal itu terjadi, setiap baterai kan memiliki Life Cycle,” Budi menambahkan.
Patut diketahui Overcharging adalah ketika baterai terlalu lama dicas bahkan saat kondisi sudah penuh. Efek sampingnya penampung daya bisa melembung dan meledak.
Budi pun menyarankan buat para pemilik guna memperhatikan Life Cycle baterai motor listrik. Hal ini penting agar meminimalisir risiko terjadi kebakaran.
Kemudian melakukan proses pengecasan dengan benar. Tidak asal-asalan serta menggunakan alat pengisian yang sesuai.
“Kalau kita memahami juga mempelajari dengan benar dan menjalankan proses pengecasan sesuai prosedur maka motor listrik terbakar bisa dihindari,” tegas dia.
Terakhir Budi menyarankan buat menjaga kondisi baterai. Jangan sampai terbentur, suhu tidak boleh panas maupun melakukan pengecasan berlebih.
Arus listrik di dalam baterai bisa tidak stabil ketika diisi daya dan mengalami Short Circuiting atau korsleting. Pada kondisi terparah kendaraaan bakal dilahap api.
Jatuh atau terkena benda tumpul dapat menyebabkan baterai motor listrik mengalami kerusakan, sehingga berisiko meledak maupun terbakar.
Hal ini biasa terjadi karena pengisian daya dilakukan secara berlebihan, membuat suhu baterai menjadi terlalu panas dan merusak komponen di dalamnya.
Jika baterai terpapar oleh panas tinggi dalam waktu lama dapat menyebabkan Thermal Runaway. Kemudian motor listrik bakal terbakar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Juni 2026, 21:28 WIB
08 Juni 2026, 18:00 WIB
22 Mei 2026, 07:00 WIB
14 Mei 2026, 11:31 WIB
09 Mei 2026, 11:00 WIB
Terkini
13 Juni 2026, 21:35 WIB
Astra Honda Racing Team sukses di race pertama ARRC Motegi, Jepang dengan membawa dua podium via Herjun dan Irfan
13 Juni 2026, 20:27 WIB
Nama Hyundai Staria Hybrid telah terdaftar di laman Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026
13 Juni 2026, 18:28 WIB
Menurut Pindad, masalah yang terjadi pada mobil kepresidenan Prabowo terjadi pada awal-awal penggunaan
13 Juni 2026, 07:38 WIB
Ajang Daihatsu National SMK Skill Contest merupakan kompetisi untuk menyiapkan generasi mendatang tahan banting
12 Juni 2026, 23:51 WIB
BYD M6 DM akan bersaing di kelas MPV ramah lingkungan lain di Indonesia mengandalkan harga dan teknologinya
12 Juni 2026, 22:24 WIB
MPMX kembali menggelar program MPM Bisa untuk memberdayakan ekonomi penyandang disabilitas di Indonesia
12 Juni 2026, 21:33 WIB
Motul Indonesia Energy terus berupaya untuk memberikan pemahanan bahwa merawat motor harus dilakukan rutin
12 Juni 2026, 21:28 WIB
TVS perkenalkan sejumlah model motor baru di Pekan Raya Jakarta 2026 dan tebar promo diskon jutaan rupiah