GAC Aion Kejar TKDN 60 Persen Untuk 2027
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
Di saat Tesla alami penurunan terbesar sejak 2012, mobil listrik Xiaomi SU7 diminati sampai 70.000 pemesanan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Xiaomi SU7 belum lama ini meluncur sebagai sedan bertenaga listrik yang diklaim memiliki harga kompetitif. Di pasar China dijual 209.900 Yuan atau setara Rp 467,8 jutaan buat tipe terendah.
Banderol lebih rendah dari Tesla, hanya sekitar satu bulan sejak peluncurannya model itu berhasil mengantongi sekitar 70.000 pemesanan seperti disampaikan oleh Lei Jun, Founder dan CEO Xiaomi.
Saat ini ia menegaskan Xiaomi akan fokus pada SU7. Belum ada rencana untuk mengembangkan produk lain yang punya pasar menarik seperti offroad.
“Kemudian buat (pengembangan) software saya pastikan diterapkan paling tidak satu bulan sekali. Kalau ada masalah harus diperbaiki dalam waktu cepat,” kata Lei Jun ketika ditanya soal pengembangan Xiaomi SU7, dilansir dari Autoblog, Selasa (24/4).
Karena harga kompetitif, kehadiran Xiaomi SU7 disebut membuat perang harga di pasar China semakin memanas. Beberapa merek mulali memberikan potongan agar bisa tetap diminati.
Sementara itu bicara pengiriman, 5.000 unit pertama merupakan edisi khusus sudah mulai dikirim ke konsumen di 3 April. Lainnya harus menunggu sampai 30 minggu atau bahkan lebih lama.
Di tengah ketatnya persaingan mobil listrik China, Tesla alami kerugian terparah sejak 2012 mencatat penurunan penjualan 8,5 persen di kuartal pertama 2024.
Hal ini diklaim lebih buruk bahkan dibandingkan yang dialami Tesla pada awal pandemi di 2020. Ditambah lagi ada sekitar 4.000 Cybertruck direcall akibat kendala di pedal gas.
Namun mereka menjelaskan dalang di balik penurunan tersebut adalah konflik di Laut Merah, serangan di Gigafactory Berlin sampai pembaruan Model 3 yang memperlambat penjualan.
Tesla sempat mengungkapkan persaingan semakin intens dengan banyaknya produsen fokus menjual mobil hybrid. Salah satu kendala terbesar yakni mobil listrik China yang ditawarkan bervariasi dan dilego murah.
Elon Musk, CEO Tesla akhirnya perlu rombak strategi dan menyiapkan mobil listrik murah di masa mendatang. Hanya saja belum diketahui pasti kapan rencana tersebut direalisasikan.
“Kalau melihat jadwal kita sekarang produksi akan dilakukan akhir 2025, sekitar pertengahannya. Ini diindikasikan oleh jadwal kita saat ini,” ungkap Elon.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Terkini
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan