Alva N3 Next Gen Meluncur di IIMS 2026, Jarak Tempuh Lebih Jauh

Alva N3 Next Gen ditawarkan dengan dua opsi pembelian, yakni kepemilikan baterai atau sewa penampung daya

Alva N3 Next Gen Meluncur di IIMS 2026, Jarak Tempuh Lebih Jauh
Satrio Adhy
  • Oleh Satrio Adhy

  • Jum'at, 06 Februari 2026 | 14:00 WIB

KatadataOTOAlva tidak mau ketinggalan dalam memanaskan persaingan motor listrik. Terkini mereka meluncurkan N3 Next Gen.

Langkah tersebut dilakukan dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Kamis (05/02).

Peluncuran Alva N3 Next Gen, merupakan komitmen mereka dalam menghadirkan inovasi berkelanjutan.

“Dengan menitikberatkan inovasi teknologi, ekosistem yang terintegrasi serta kemudahan kepemilikan, kami optimistis Alva N3 Next Gen dapat menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia,” ungkap Putu Swaditya Ayudha, Chief Marketing Officer Alva di IIMS 2026.

Alva
Photo: KatadataOTO

Adit menuturkan, kehadiran motor listrik baru Alva adalah upaya untuk memenuhi kebutuhan para konsumen di Tanah Air.

Apalagi saat ini mereka tengah berupaya untuk mendorong masyarakat, buat beralih menggunakan kendaraan roda dua setrum.

Oleh sebab itu, Alva N3 Next Gen diberikan beberapa penyegaran. Seperti penyematan baterai serta sistem pengisian daya baru.

“Baterai N3 Next Gen ini kapasitasnya lebih besar. Selain itu sudah mendukung Boost Charging,” dia melanjutkan.

Lebih jauh dijabarkan, baterai Alva N3 Next Gen ini mempunyai kapasitas sampai 3,3 kWh. Menawarkan daya jelajah sampai 140 km dalam satu kali pengecasan.

Lalu sanggup membawa motor listrik Alva tersebut berjalan, di kecepatan maksimum 80 km per jam.

Tidak berhenti sampai di situ, proses pengisian daya lebih singkat. Dari kondisi baterai 10 persen hingga 50 persen hanya 25 menit.

Bikin tambah menarik, Alva turut menawarkan skema sewa baterai. Langkah tersebut dinilai lebih adil.

“Nama programnya Bebas Pas. Singkatan dari berlangganan Baterai Sewa Proporsional Asyik Sesuai,” tegas Adit.

Lewat program di atas, pemilik Alva N3 Next Gen cukup mengeluarkan biaya berlangganan dasar Rp 125 ribu per bulan.

Jika motor digunakan 0–700 km sebulan, tidak ada tambahan biaya lagi yang dikenakan ke pemilik motor.

Alva
Photo: KatadataOTO

Sedangkan bila penggunaan sebulan 701–1.800 km terkena tambahan paket seharga Rp 75 ribu. Kemudian lebih dari 1.800 km dibebani biaya paket Rp 225 ribu.

Patut diketahui, harga Alva N3 Next Gen dengan baterai adalah Rp 35,5 juta. Sementara bila memilih skema sewa baterai hanya Rp 20,5 juta.

Jumlah di atas sudah berstatus On the Road (OTR) DKI Jakarta. Lalu untuk daerah lain sedikit lebih tinggi.


Terkini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia

mobil
BYD Atto 1

BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR

Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru

mobil
Chery QQ

Belum Rilis, Chery QQ 3 EV Bisa Dipesan Dengan Modal Rp 5 Juta

Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta

mobil
Changan REEV

Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah

Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta

komunitas
Suzuki

Burgman Fun Rally 2026 Jadi Wadah Kumpul Komunitas Motor Suzuki

Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka

komunitas
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 Jelajah Pintu Gerbang Sumatera

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung