Pemerintah akan Berikan Insentif Buat Kendaraan Komersial
11 Juni 2025, 21:02 WIB
UD Trucks Indonesia gelar pelatihan safety driving di GIIAS 2023 untuk meningkatkan keselamatan berkendara
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – UD Trucks Indonesia memberi pelatihan safety driving pada para pengemudi truk di GIIAS 2023 (19/08) di ICE BSD. Pelatihan ini digelar sebagai bentuk tanggung jawab pabrikan dalam mempromosikan keselamatan berkendara.
Terlebih kepedulian masyarakat terhadap keselamatan berkendara sudah semakin tinggi. Perusahaan pun sangat percaya bahwa memastikan keselamatan pengemudi, penumpang dan pejalan kaki harus menjadi prioritas utama dalam industri kendaraan komersial
“Kami berkomitmen untuk menciptakan masa depan yang lebih aman bagi masyarakat Indonesia,” ungkap Christine Arifin, Marketing and Business Development Head UD Trucks Indonesia.
Oleh karena itulah UD Trucks Indonesia memastikan modelnya memenuhi standar beragam hal termasuk keselamatan. Beragam teknologi serta fitur pendukung telah dipasang untuk melindungi sopir, penumpang dan pengguna jalan lain.
Solusi UD Trucks Indonesia mencakup berbagai fitur terkini antara lain sistem mitigasi tabrakan, peringatan keberangkatan jalur hingga cruise control adaptif. Teknologi mutakhir ini tidak hanya meningkatkan keselamatan kendaraan tetapi juga mengurangi konsumsi bahan bakar dan mengurangi emisi.
Meski demikian kecelakaan masih tetap bisa terjadi di lapangan karena lebih dari 90 persen penyebabnya berasal dari pengendara. Hal ini disampaikan Sony Susmana, perwakilan dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI).
Menurutnya pengemudi harus memiliki kompetensi hard skill dan soft skill dalam berkendara. Terutama pemegang SIM B yang mempunyai tanggung jawab besar memastikan unitnya dalam keadaan baik saat beroperasi.
“Apapun yang mendasari kecelakaan lalu lintas seperti jalan rusak, cuaca buruk maupun kerusakan kendaraan, pengemudi tetap memiliki tanggung jawab penuh. Karena itulah mereka harus meningkatkan kewaspadaan,” jelas Sony.
Kemudian bila menemukan potensi kerusakan sebaiknya tidak memaksakan diri tetap berangkat menggunakan unitnya. Dengan demikian maka risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara optimal.
Selama ini insiden yang melibatkan kendaraan berukuran besar cukup umum terjadi di Indonesia. Tidak jarang dari kejadian tersebut menyebabkan korban meninggal dunia sehingga perlu mendapat perhatian lebih dari semua pihak.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Juni 2025, 21:02 WIB
12 Desember 2024, 13:00 WIB
11 Desember 2024, 10:00 WIB
16 Oktober 2024, 11:00 WIB
20 September 2024, 19:00 WIB
Terkini
03 Juli 2025, 22:00 WIB
Aprilia tengah menyiapkan rencana cadangan dengan mendekati Bastianini buat mengantisipasi kepergian Martin
03 Juli 2025, 21:00 WIB
Desain baru MG 4 EV resmi diperkenalkan di Cina dengan tampilan yang lebih ramah dibanding sebelumnya
03 Juli 2025, 20:00 WIB
Pengamat sorot sejumlah hal yang harus dilakukan produsen Jepang bertahan di tengah gempuran mobil BYD
03 Juli 2025, 19:00 WIB
Menurut Jaecoo dengan bergabung bersama Chery mereka tidak gentar buat bersaing dengan pabrikan Jepang
03 Juli 2025, 18:00 WIB
Penjualan BYD Group di Juni 2025 berhasil lampaui wholesales mobil Indonesia periode Januari sampai Mei 2025
03 Juli 2025, 17:00 WIB
Peneliti ungkap masih ada produsen EV roda dua yang enggan menguji keamanan baterai dengan alasan biaya mahal
03 Juli 2025, 16:00 WIB
Kemenko Infra mengaku tengah menyiapkan aturan tarif atas dan bawah sopir logistik demi berantas truk ODOL
03 Juli 2025, 15:00 WIB
BYD Sealion 05 EV terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dan berpeluang hadir di GIIAS 2025