UD Trucks Bakal Utus Sopir Terbaik ke Jepang Ikut EMC Global
10 Agustus 2026, 12:01 WIB
UD Trucks Indonesia gelar pelatihan safety driving di GIIAS 2023 untuk meningkatkan keselamatan berkendara
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – UD Trucks Indonesia memberi pelatihan safety driving pada para pengemudi truk di GIIAS 2023 (19/08) di ICE BSD. Pelatihan ini digelar sebagai bentuk tanggung jawab pabrikan dalam mempromosikan keselamatan berkendara.
Terlebih kepedulian masyarakat terhadap keselamatan berkendara sudah semakin tinggi. Perusahaan pun sangat percaya bahwa memastikan keselamatan pengemudi, penumpang dan pejalan kaki harus menjadi prioritas utama dalam industri kendaraan komersial
“Kami berkomitmen untuk menciptakan masa depan yang lebih aman bagi masyarakat Indonesia,” ungkap Christine Arifin, Marketing and Business Development Head UD Trucks Indonesia.
Oleh karena itulah UD Trucks Indonesia memastikan modelnya memenuhi standar beragam hal termasuk keselamatan. Beragam teknologi serta fitur pendukung telah dipasang untuk melindungi sopir, penumpang dan pengguna jalan lain.
Solusi UD Trucks Indonesia mencakup berbagai fitur terkini antara lain sistem mitigasi tabrakan, peringatan keberangkatan jalur hingga cruise control adaptif. Teknologi mutakhir ini tidak hanya meningkatkan keselamatan kendaraan tetapi juga mengurangi konsumsi bahan bakar dan mengurangi emisi.
Meski demikian kecelakaan masih tetap bisa terjadi di lapangan karena lebih dari 90 persen penyebabnya berasal dari pengendara. Hal ini disampaikan Sony Susmana, perwakilan dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI).
Menurutnya pengemudi harus memiliki kompetensi hard skill dan soft skill dalam berkendara. Terutama pemegang SIM B yang mempunyai tanggung jawab besar memastikan unitnya dalam keadaan baik saat beroperasi.
“Apapun yang mendasari kecelakaan lalu lintas seperti jalan rusak, cuaca buruk maupun kerusakan kendaraan, pengemudi tetap memiliki tanggung jawab penuh. Karena itulah mereka harus meningkatkan kewaspadaan,” jelas Sony.
Kemudian bila menemukan potensi kerusakan sebaiknya tidak memaksakan diri tetap berangkat menggunakan unitnya. Dengan demikian maka risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara optimal.
Selama ini insiden yang melibatkan kendaraan berukuran besar cukup umum terjadi di Indonesia. Tidak jarang dari kejadian tersebut menyebabkan korban meninggal dunia sehingga perlu mendapat perhatian lebih dari semua pihak.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Agustus 2026, 12:01 WIB
07 Agustus 2026, 10:00 WIB
05 Agustus 2026, 12:00 WIB
29 Juli 2026, 23:41 WIB
22 Mei 2026, 13:00 WIB
Terkini
24 Oktober 2026, 16:12 WIB
Marc Marquez menjadi yang terdepan di sprint race MotoGP Australia 2026 dan Jorge Martin mengalami kecelakaan
24 Oktober 2026, 15:00 WIB
Marc Marquez berpeluang untuk menjadi pemenang di MotoGP Australia 2026 dan menumbangkan Jorge Martin
24 Oktober 2026, 13:00 WIB
Honda Bikers Day 2026 akan digelar di Ambara, Jawa Tengah dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah
24 Oktober 2026, 10:15 WIB
Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, diharapkan bisa mendorong kesadaraan berkendara aman di jalan
24 Oktober 2026, 07:00 WIB
Chery bersiap ikut meramaikan pasar kendaraan roda dua, patenkan satu desain motor berteknologi REEV
23 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sengketa kepemilikan merek Denza masih berlanjut, BYD kini dituntut PT Raden Reza Adi sebesar Rp 9 triliun
23 Oktober 2026, 15:00 WIB
PEVS 2026 akan diikuti oleh 38 brand motor dan mobil listrik dan tidak ketinggalan industri pendukung lain
23 Oktober 2026, 13:00 WIB
Chery Indonesia akan melakukan studi terkait kesesuaian SUV Omoda X untuk pasar Tanah Air di masa depan