Truk Cina Disebut Mulai Gerus Pasar Kendaraan Komersil Indonesia
23 Desember 2025, 09:00 WIB
UD Trucks Indonesia gelar pelatihan safety driving di GIIAS 2023 untuk meningkatkan keselamatan berkendara
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – UD Trucks Indonesia memberi pelatihan safety driving pada para pengemudi truk di GIIAS 2023 (19/08) di ICE BSD. Pelatihan ini digelar sebagai bentuk tanggung jawab pabrikan dalam mempromosikan keselamatan berkendara.
Terlebih kepedulian masyarakat terhadap keselamatan berkendara sudah semakin tinggi. Perusahaan pun sangat percaya bahwa memastikan keselamatan pengemudi, penumpang dan pejalan kaki harus menjadi prioritas utama dalam industri kendaraan komersial
“Kami berkomitmen untuk menciptakan masa depan yang lebih aman bagi masyarakat Indonesia,” ungkap Christine Arifin, Marketing and Business Development Head UD Trucks Indonesia.
Oleh karena itulah UD Trucks Indonesia memastikan modelnya memenuhi standar beragam hal termasuk keselamatan. Beragam teknologi serta fitur pendukung telah dipasang untuk melindungi sopir, penumpang dan pengguna jalan lain.
Solusi UD Trucks Indonesia mencakup berbagai fitur terkini antara lain sistem mitigasi tabrakan, peringatan keberangkatan jalur hingga cruise control adaptif. Teknologi mutakhir ini tidak hanya meningkatkan keselamatan kendaraan tetapi juga mengurangi konsumsi bahan bakar dan mengurangi emisi.
Meski demikian kecelakaan masih tetap bisa terjadi di lapangan karena lebih dari 90 persen penyebabnya berasal dari pengendara. Hal ini disampaikan Sony Susmana, perwakilan dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI).
Menurutnya pengemudi harus memiliki kompetensi hard skill dan soft skill dalam berkendara. Terutama pemegang SIM B yang mempunyai tanggung jawab besar memastikan unitnya dalam keadaan baik saat beroperasi.
“Apapun yang mendasari kecelakaan lalu lintas seperti jalan rusak, cuaca buruk maupun kerusakan kendaraan, pengemudi tetap memiliki tanggung jawab penuh. Karena itulah mereka harus meningkatkan kewaspadaan,” jelas Sony.
Kemudian bila menemukan potensi kerusakan sebaiknya tidak memaksakan diri tetap berangkat menggunakan unitnya. Dengan demikian maka risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara optimal.
Selama ini insiden yang melibatkan kendaraan berukuran besar cukup umum terjadi di Indonesia. Tidak jarang dari kejadian tersebut menyebabkan korban meninggal dunia sehingga perlu mendapat perhatian lebih dari semua pihak.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Desember 2025, 09:00 WIB
21 Desember 2025, 09:00 WIB
16 Desember 2025, 12:00 WIB
10 Desember 2025, 16:00 WIB
19 November 2025, 08:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya
30 Desember 2025, 11:00 WIB
Insentif otomotif sebaiknya menyasar pada pertumbuhan industri komponen di dalam negeri agar seimbang
30 Desember 2025, 10:00 WIB
Yamaha tengah mencari formulasi yang tepat buat memasarkan motor listrik Neos kepada konsumen di Indoensia
30 Desember 2025, 09:00 WIB
Enduro Service tawarkan beragam layanan seperti penggantian oli mobil dan motor sampai ganti air filter
30 Desember 2025, 08:00 WIB
Fitur dashcam pada Suzuki XL7 Hybrid bekas menjadi salah satu pelanggan melakukan pembelian ketimbang model lain
30 Desember 2025, 07:00 WIB
Arus balik Natal dan tahun baru 2026 mulai terlihat sehingga Polda Metro Jaya menyiapkan langkah antisipasi
30 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang belum terlewat dari tanggal masa berlaku
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta tetap akan digelar meski rencananya akan ada aksi unjuk rasa dari ribuan buruh di Ibu Kota