Polytron Fest 51: Makin Serius di Industri Otomotif Tanah Air
20 September 2026, 21:41 WIB
Toyota perkenalkan teknologi elektrifikasi melalui beragam cara termasuk memberi edukasi pada sejumlah SMK
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Toyota perkenalkan teknologi elektrifikasi di Tanah Air dengan beragam cara. Salah satunya dengan menghadirkan program pengembangan 10 SMK percontohan sebagai pusat vokasi edukasi elektrifikasi sehingga kompetensi lulusan meningkat sesuai kebutuhan industri.
Selain mendonasikan alat praktik berteknologi Augmented Reality, Toyota Indonesia bersama para guru merancang kurikulum praktik. Dengan demikian Sumber Daya Manusia (SDM) otomotif akan siap menyambut era elektrifikasi dan netralitas karbon.
“Kami berupaya berkontribusi pada peningkatan kemampuan SDM melalui kontribusi sosial serta berbagai inisiatif dalam program Toyota Berbagi. Pasalnya tanpa didukung sumber daya ahli dan kompeten maka tantangan transformasi industri tidak dapat berjalan,” ungkap Bob Azam Direktur Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) siang hari tadi.
Tak hanya itu Toyota Indonesia juga menggandeng dunia pendidikan dalam menyebarluaskan pengetahuan mengenai elektrifikasi pada masyarakat. Oleh karena itu mereka terus bekerjasama dengan pemerintah pusat hingga daerah serta pihak terkait lain guna mengembangkan CSR pendidikan vokasi elektrifikasi di bidang otomotif.
Serangkaian aktivitas publik advokasi teknologi elektrifikasi dilakukan pada 10 sekolah vokasi terpilih dalam tiga tahap. Pertama adalah Training Development yang terdiri dari aktivitas pelatihan dan sertifikasi kepada para pengajar SMK perwakilan dari 10 sekolah.
Tahap kedua adalah Public Lecture yang ditujukan kepada seluruh pengajar serta siswa di 10 SMK. Pada langkah terakhir yaitu Curriculum Development, Toyota Indonesia bekerjasama dengan Labtech dan UPI sebagai konsultan untuk dapat mengimplementasikan kurikulum teknologi elektrifikasi.
Para lulusan siswa SMK yang memiliki kesiapan keterampilan di bidang otomotif ini diharapkan dapat berkontribusi memenuhi kebutuhan SDM di masa depan.
“Kami buat inovasi sistem pembelajaran mengenai teknologi elektrifikasi melalui platform Augmented Reality yang materinya berbentuk komputer tablet. Materinya pun lengkap mulai dari teknologi multi-pathway, pembahasan elemen- elemen utama kendaraan elektrifikasi seperti mesin, transaxle, baterai, power control unit (PCU) hingga juga electric motor,” pungkas Bob Azam.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 September 2026, 21:41 WIB
19 September 2026, 21:00 WIB
17 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 09:00 WIB
Terkini
20 September 2026, 21:41 WIB
Ajang Polytron Fest 51 memperlihatkan arah baru perusahaan yang semakin serius di industri otomotif Indonesia
20 September 2026, 20:03 WIB
Pedro Acosta bayar kesalahannya di balapan sprint, mempertahankan posisi pertama di MotoGP Austria 2026
19 September 2026, 21:00 WIB
Setelah masa perkenalan dan berhasil terjual lebih dari 1.000 unit, harga Changan Nevo Q05 resmi diumumkan
19 September 2026, 20:47 WIB
Sprint race MotoGP Austria 2026 berjalan cukup dramatis, Acosta yang sempat memimpin justru bernasib sial
19 September 2026, 20:02 WIB
ACC Carnival Medan tawarkan banyak promo menarik bagi para pengunjung hingga bisa dapat cashback Rp 1 juta
19 September 2026, 09:00 WIB
Wuling Starlight M merupakan versi baru dari Darion, ukuran jauh lebih besar dan dapat ubahan eksterior
19 September 2026, 07:00 WIB
AiMOGA yang merupakan perusahaan di bawah naungan Chery Group kembali menunjukkan komitmennya di Tanah Air
18 September 2026, 22:02 WIB
Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia