Pengiriman 10 Ribu Jaecoo J5 EV Dikebut, Biar Bisa Dipakai Mudik
09 Maret 2026, 15:00 WIB
Toyota perkenalkan teknologi elektrifikasi melalui beragam cara termasuk memberi edukasi pada sejumlah SMK
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Toyota perkenalkan teknologi elektrifikasi di Tanah Air dengan beragam cara. Salah satunya dengan menghadirkan program pengembangan 10 SMK percontohan sebagai pusat vokasi edukasi elektrifikasi sehingga kompetensi lulusan meningkat sesuai kebutuhan industri.
Selain mendonasikan alat praktik berteknologi Augmented Reality, Toyota Indonesia bersama para guru merancang kurikulum praktik. Dengan demikian Sumber Daya Manusia (SDM) otomotif akan siap menyambut era elektrifikasi dan netralitas karbon.
“Kami berupaya berkontribusi pada peningkatan kemampuan SDM melalui kontribusi sosial serta berbagai inisiatif dalam program Toyota Berbagi. Pasalnya tanpa didukung sumber daya ahli dan kompeten maka tantangan transformasi industri tidak dapat berjalan,” ungkap Bob Azam Direktur Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) siang hari tadi.
Tak hanya itu Toyota Indonesia juga menggandeng dunia pendidikan dalam menyebarluaskan pengetahuan mengenai elektrifikasi pada masyarakat. Oleh karena itu mereka terus bekerjasama dengan pemerintah pusat hingga daerah serta pihak terkait lain guna mengembangkan CSR pendidikan vokasi elektrifikasi di bidang otomotif.
Serangkaian aktivitas publik advokasi teknologi elektrifikasi dilakukan pada 10 sekolah vokasi terpilih dalam tiga tahap. Pertama adalah Training Development yang terdiri dari aktivitas pelatihan dan sertifikasi kepada para pengajar SMK perwakilan dari 10 sekolah.
Tahap kedua adalah Public Lecture yang ditujukan kepada seluruh pengajar serta siswa di 10 SMK. Pada langkah terakhir yaitu Curriculum Development, Toyota Indonesia bekerjasama dengan Labtech dan UPI sebagai konsultan untuk dapat mengimplementasikan kurikulum teknologi elektrifikasi.
Para lulusan siswa SMK yang memiliki kesiapan keterampilan di bidang otomotif ini diharapkan dapat berkontribusi memenuhi kebutuhan SDM di masa depan.
“Kami buat inovasi sistem pembelajaran mengenai teknologi elektrifikasi melalui platform Augmented Reality yang materinya berbentuk komputer tablet. Materinya pun lengkap mulai dari teknologi multi-pathway, pembahasan elemen- elemen utama kendaraan elektrifikasi seperti mesin, transaxle, baterai, power control unit (PCU) hingga juga electric motor,” pungkas Bob Azam.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Maret 2026, 15:00 WIB
09 Maret 2026, 11:26 WIB
08 Maret 2026, 15:00 WIB
07 Maret 2026, 15:00 WIB
06 Maret 2026, 14:00 WIB
Terkini
10 Maret 2026, 11:00 WIB
Toyota merajai 10 merek mobil terlaris pada Februari 2026, mereka berhasil mencatatkan retail 44.878 unit
10 Maret 2026, 07:11 WIB
Satu unit mobil diyakini kuat merupakan BYD M6 Hybrid, dibalut kamuflase di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta
10 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 10 Maret 2026 terus dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di Ibu Kota
10 Maret 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan pengendara, kepolisian mengoperasikan SIM keliling Bandung dari dua tempat berbeda hari ini
10 Maret 2026, 06:00 WIB
Lima titik lokasi SIM keliling Jakarta bisa jadi alternatif bagi Anda yang ingin melakukan perpanjangan SIM
09 Maret 2026, 17:00 WIB
Menurut data di laman resmi AISI, para produsen berhasil mendistribusikan 587.354 motor baru di Februari
09 Maret 2026, 15:00 WIB
Sampai saat ini, sudah 7.000 Jaecoo J5 EV yang sudah berhasil terkirim ke garasi para konsumen di Indonesia
09 Maret 2026, 11:26 WIB
Secara retail, penjualan mobil baru di Februari 2026 mencatatkan tren positif dibandingkan bulan sebelumnya