Tampilan EV Bikinan Hyundai dan BAIC, Modal Bersaing di Pasar Lokal

Beijing Hyundai ungkap teaser EV terbaru yang digadang sebagai Ioniq 4, modal hadapi persaingan di China

Tampilan EV Bikinan Hyundai dan BAIC, Modal Bersaing di Pasar Lokal
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Produsen otomotif Korea Selatan, Hyundai sempat kesulitan bersaing dengan membanjirnya mobil listrik asal Tiongkok. Apalagi di China, banderolnya sangat kompetitif dan cenderung terjangkau.

Pada 2023, penjualan Hyundai di China dinilai kurang baik, berbanding terbalik dari capaian mereka secara global yang tengah mengalami kenaikan.

Menjelang akhir 2024, Hyundai dan BAIC, merek lokal Tiongkok membentuk joint venture, memproduksi model Hyundai menyesuaikan kebutuhan dan selera konsumen China. 

Belum lama ini Beijing Hyundai mengungkapkan kehadiran SUV (sport utility vehicle) bertenaga listrik perdana mereka.

Mobil Listrik Hyundai
Photo : Beijing Hyundai

Dilansir dari laman resmi Beijing Hyundai, Minggu (30/03) mobil listrik itu tengah dites di kondisi cuaca dingin atau winter testing di Heihe, China.

“SUV bertenaga listrik murni pertama dari Beijing Hyundai tes musim dingin di Heihe, tantang performa pengeremannya,” bunyi keterangan Beijing Hyundai.

Sayangnya, belum ada informasi lebih lanjut terkait spesifikasi mobil listrik teranyar Beijing Hyundai. Bahkan eksterior sampai desain peleknya dibalut kamuflase.

Jadi hanya terlihat posturnya yang mirip Ioniq 9, tetapi berdimensi lebih kecil. Namun, tampang fasianya sekilas menyerupai mobil listrik Aion V.

Ioniq 9 sendiri sepertinya tidak akan dipasarkan di China. Sehingga kehadiran model ini digadang jadi penggantinya, masih mengisi seri EV Ioniq.

Terlihat pada bagian belakang, Hyundai menyematkan lampu belakang bermotif pixel, salah satu identitas lini kendaraan teranyar pabrikan berlambang H miring tersebut.

Besar peluang Hyundai akan menggunakan platform e-GMP (Electric Global Modular Platform) seperti dipakai pada lini EV Hyundai dan Kia, seperti Ioniq 5 serta Kia EV9.

Mobil Listrik Hyundai
Photo : Beijing Hyundai

Apabila menggunakan platform serupa, asumsinya mobil yang diprediksi merupakan Ioniq 4 itu dapat disematkan baterai berkapasitas besar sampai 110,3 kWh, tawarkan daya jelajah dan performa mumpuni.

Di China, Hyundai baru menjual satu model mobil listrik yaitu Ioniq 5 N. EV performa tinggi itu juga sudah mengaspal di Indonesia dengan banderol di kisaran Rp 1 miliar.

Informasi sementara, cikal bakal Ioniq 4 itu bakal dijual eksklusif di China. Hyundai punya rencana lain buat pasar global, mencakup perkenalan Ioniq 9 dan Inster versi reli di sejumlah negara.


Terkini

motor
Yamaha

Yamaha Luncurkan Y-On, Layanan Digital Praktis buat Pelanggan

Y-ON bakal diintegrasikan aplikasi Y-Connect, tawarkan tiga fungsi fitur baru buat memudahkan pengguna Yamaha

komunitas
RoRI

Komunitas Motor RoRI Rayakan Satu Dekade, Siap Touring ke Malino

RoRI berencana menggelar touring lintas chapter pada bulan ini guna merayakan satu dekade mereka berdiri

news
Motor Listrik

KPK Beri Perhatian Lebih untuk Pengadaan Motor Listrik BGN

Pengadaan ribuan motor listrik oleh BGN mendapat perhatian lebih dari KPK karena rawan tindak pidana korupsi

otopedia
mobil

5 Ciri Kerusakan Mobil yang Butuh Penanganan Serius

Mobil sebelum mengalami kerusakan biasanya menunjukkan tanda-tanda terlebih dahulu sehingga bisa diantisipasi

news
SIM keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung 15 April 2026, Jangan Salah Jadwal

Kepolisian terus berupaya memanjakan para pengendara, salah satunya dengan menghadirkan SIM keliling Bandung

news
SIM Keliling Jakarta

Catat Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta 15 April 2026

SIM keliling Jakarta merupakan fasilitas yang dihadirkan kepolisian untuk memudahkan masyarakat di Ibu Kota

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 15 April 2026, Diawasi Ketat Kepolisian

Ganjil genap Jakarta hari ini diterapkan dengan pengawasan ketat dari pilhak kepolisian yang ada di lapangan

mobil
Penjualan Mobil

Penjualan Mobil Maret 2026 Turun 14,8 Persen Imbas Libur Lebaran

Libur lebaran disebut menjadi salah satu alasan jebloknya penjualan mobil baru di RI pada periode Maret 2026