Bappenas Ungkap Strategi Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik
01 November 2026, 10:13 WIB
Beijing Hyundai ungkap teaser EV terbaru yang digadang sebagai Ioniq 4, modal hadapi persaingan di China
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Produsen otomotif Korea Selatan, Hyundai sempat kesulitan bersaing dengan membanjirnya mobil listrik asal Tiongkok. Apalagi di China, banderolnya sangat kompetitif dan cenderung terjangkau.
Pada 2023, penjualan Hyundai di China dinilai kurang baik, berbanding terbalik dari capaian mereka secara global yang tengah mengalami kenaikan.
Menjelang akhir 2024, Hyundai dan BAIC, merek lokal Tiongkok membentuk joint venture, memproduksi model Hyundai menyesuaikan kebutuhan dan selera konsumen China.
Belum lama ini Beijing Hyundai mengungkapkan kehadiran SUV (sport utility vehicle) bertenaga listrik perdana mereka.
Dilansir dari laman resmi Beijing Hyundai, Minggu (30/03) mobil listrik itu tengah dites di kondisi cuaca dingin atau winter testing di Heihe, China.
“SUV bertenaga listrik murni pertama dari Beijing Hyundai tes musim dingin di Heihe, tantang performa pengeremannya,” bunyi keterangan Beijing Hyundai.
Sayangnya, belum ada informasi lebih lanjut terkait spesifikasi mobil listrik teranyar Beijing Hyundai. Bahkan eksterior sampai desain peleknya dibalut kamuflase.
Jadi hanya terlihat posturnya yang mirip Ioniq 9, tetapi berdimensi lebih kecil. Namun, tampang fasianya sekilas menyerupai mobil listrik Aion V.
Ioniq 9 sendiri sepertinya tidak akan dipasarkan di China. Sehingga kehadiran model ini digadang jadi penggantinya, masih mengisi seri EV Ioniq.
Terlihat pada bagian belakang, Hyundai menyematkan lampu belakang bermotif pixel, salah satu identitas lini kendaraan teranyar pabrikan berlambang H miring tersebut.
Besar peluang Hyundai akan menggunakan platform e-GMP (Electric Global Modular Platform) seperti dipakai pada lini EV Hyundai dan Kia, seperti Ioniq 5 serta Kia EV9.
Apabila menggunakan platform serupa, asumsinya mobil yang diprediksi merupakan Ioniq 4 itu dapat disematkan baterai berkapasitas besar sampai 110,3 kWh, tawarkan daya jelajah dan performa mumpuni.
Di China, Hyundai baru menjual satu model mobil listrik yaitu Ioniq 5 N. EV performa tinggi itu juga sudah mengaspal di Indonesia dengan banderol di kisaran Rp 1 miliar.
Informasi sementara, cikal bakal Ioniq 4 itu bakal dijual eksklusif di China. Hyundai punya rencana lain buat pasar global, mencakup perkenalan Ioniq 9 dan Inster versi reli di sejumlah negara.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 November 2026, 10:13 WIB
29 Oktober 2026, 13:00 WIB
26 Oktober 2026, 11:00 WIB
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
21 Oktober 2026, 06:39 WIB
Terkini
03 November 2026, 11:00 WIB
Respons konsumen masih tunjukkan tren positif, AISI bidik penjualan motor baru 6,5 juta unit di akhir 2026
03 November 2026, 09:00 WIB
Bapenda DKI Jakarta menggelar pemutihan pajak kendaraan bermotor sejak Senin (02/11) guna meringankan warga
03 November 2026, 07:00 WIB
MG Motor Indonesia menyatakan penjualan SUV 5-seater ZS Hybrid+ masih sesuai dengan perkiraan di peluncuran
02 November 2026, 21:03 WIB
Chery Group terus mengembangkan pasar robot humanoid dan sejenisnya untuk pasar luar Tiongkok yakni AiMOGA
02 November 2026, 20:23 WIB
IMX 2026 baru selesai di gelar beberapa waktu lalu, pameran otomotif ini diramaikan dengan berbagai kegiatan
02 November 2026, 15:54 WIB
Adopsi motor listrik di Indonesia masih belum semasif mobil listrik, AISI ungkap persentasenya masih kecil
02 November 2026, 11:00 WIB
Marc Marquez saat ini tengah memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 usai memenangkan seri Malaysia di Sepang
02 November 2026, 09:00 WIB
Merek mobil Cina mulai menjamur dan mencatatkan penjualan positif di berbagai wilayah, terkininya di eropa